
*setelahnya..
( saat sampai di Pulau Alcatraz )
Sayon : Fuhh.. akhirnya..
Rei : Kenapa sepi sekali?
Saka : Loh? tidak ada penduduk?
Sayon : π’ polosan banget nanya nya!
Hikaru : Kemungkinan pulau ini benar-benar tidak ada penduduk.
Hinotama : Ha? kenapa?
Hikaru : Entahlah. Aku sempat baca di web, katanya ada bencana yang terjadi disini. Karena itulah penduduknya meninggalkan pulau ini.
Raya : Yang benar saja.
Rei : Tapi kalau dilihat dari situasi sekarang, tidak mungkin ada bencana yang datang kan?
Hikaru : Kemungkinan bencana yang dimaksud bukan bencana alam.
Sayon : Eh?!
Hyuki : Berarti..
Yuika : Para siluman itu kan?
Hikaru : Ya.
Sayon : Tunggu dulu.. berarti.. pulau ini benar-benar tidak bisa digunakan lagi? berarti-
Saka : Intinya..! kegunaan utama dari pulau ini adalah sebagai penjara. Katanya belum ada narapidana yang berhasil keluar.
Hinotama : Jadi.. dengan siapa kau membuat janji?
Hikaru : Bilang saja atas nama Hida Hinotama.
Semuanya : (γοΌβοΌ)
Hinotama : Ha?! tunggu bentar!! kenapa aku?!
Hikaru : Menggunakan nama mu lebih mudah di akses, karena lumayan terkenal. Aku juga harus membayar banyak karena keserakahan penjaganya. Ck.
Hinotama : Harusnya bilang dari kemarinοΌ-""-οΌ)
Hikaru : Ayo masuk. Sebelum penjaganya ketiduran.
__ADS_1
Raya : Ξ£(βΠ΄β) Tu penjaga kurang gaji kali ya
Saka : Ditugaskan untuk menjaga penjara emang ribet. Apalagi di pulau kecil kayak gini.
Rai : Yakin bukan karena kita dateng pagi-pagi? //dingin
Saka : Oh! itu juga bisa jadi alasan.
Sayon : Lah kok malah nebak-nebak sih.. huh..
Saka : Daripada diem diem gak jelas.
Sayon : Terserah dah.
)) Mohon diam di tempat. Pengunjung di larang masuk kecuali sudah membuat janji dengan penjaga sel.
Hikaru : Hinotama.
Hinotama : Kami sudah membuat janji, atas nama Hida Hinotama.
)) Begitu ya. Baiklah, kalian boleh masuk.
Sayon : Kenapa auranya terasa aneh disini?
Rei : Kau benar.
Saka : Kemungkinan karena ada mereka.
Penjaga : Tuan Hinotama kan?
Hinotama : Iya, saya.
Penjaga : Mohon maaf. Hanya 2 orang yang boleh masuk untuk menemui ketua penjaga sel.
Semuanya : Eh-? (γοΌβοΌ)
Saka : Eh-? tu- tunggu dulu! kau tidak-
Hikaru : Mana ku tau, terakhir kali aku kesini sendirian.
Sayon : Lalu sekarang.. kita harus bagaimana..?
Hikaru : Ayo masuk Hinotama. Kalian tunggu saja disini.
Rai : Ya.
Hyuki : Aku ditinggal οΌ-""-οΌ)
Rei : Ada kami disini kok.
__ADS_1
Hyuki : Hmm οΌΒ΄ο½ο½)
Saka : Ya.. sambil menunggu..
Sayon : Hm?
Saka : Ayo kita bermain poker!
Semuanya : Eh-! (γoγοΌ)
Sayon : S-sejak kapan kau membawanya?!!
Saka : Oh, tadi aku tidak sengaja memasukannya ke saku.
Sayon : Pembohong! mana ada istilah seperti itu!
Saka : Bisa saja kan. Tidak ada yang tau jalannya takdir.
Sayon : Hubungannya apa coba π’
Saka : Ayo kita main. //mix kartu
*di dalam..
Hinotama : Uh! //terdiam
Penjaga : Uh? tuan..? ada apa?
Hikaru : Hinotama, fokus. //bisik
Hinotama : Ya. M-maaf.. bisa kita lanjutkan?
Penjaga : Iya.
Hinotama : Tadi itu.. sel yang kau bicarakan? //bisik
Hikaru : Ya. Sel 14D, sel yang membunuh banyak tahanan. //bisik
Hinotama : Aura yang kurasakan tadi, rasanya seperti tekanan yang memprovokasi ku untuk menyerang //berfikir
Hikaru : Kemungkinan wanita itu bersembunyi di sekitar sini, dia tidak ada di sel 14D. Berarti.. tidak ada cara lain selain berkeliling dulu //berfikir
β ππΆπ’π―π¨ π΅πΆπ―π¨π¨πΆ β
Penjaga : Maaf sebelumnya, karena ketua sedang ada urusan.. silahkan tunggu sebentar.
Hinotama : Iya. Terimakasih.
...π πΌπππΌπ ππππΌ ππππ, πΎπππππ, ππππ ππΌππΌπ ππππΌ.....
__ADS_1
...πππΌππππΉπΉ.....