Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S4 : #13. Permata


__ADS_3

*di tempat Hyuki..


Fusa : Kau-! Berikan permata itu!


Hyuki : Tidak akan pernah.


Fusa : Ku bilang berikan-!!


Hyuki : Uh-!! *melawan


Fusa : Tch!


(*bertarung serius)


Hyuki : *menggunakan kemampuan es nya.


Fusa : Tidak akan ku biarkan! Uh-huh!! apa-?! *terjebak *melepaskan diri. Berikan permata nya! *menendang Hyuki


Hyuki : *menahan sakit


Fusa : Kenapa kau sangat peduli dengan permata dari orang yang membencimu?! *menendang Hyuki


Hyuki : Tidak boleh.. permata ini sangat berharga bagi ayah dan oniisama.. aku-. Argh! *terhempas


Fusa : Akan ku pastikan kau mati disini.


Hyuki : Fusa.. ku hargai semua hukuman yang kau berikan padaku dulu. Berkat dirimu.. sekarang.. aku bisa menjadi orang yang lebih kuat. *menggunakan pedang Samui.


Fusa : Uh-huh!!


Hyuki : Walaupun cuma setengah kekuatan,, aku pasti bisa.


Fusa : Tch!! kau-!!


Hyuki : Maaf, Fusa.


Fusa : Uh-huh!! *syok


Hyuki : *merenung.


Fusa : Dasar ****** sialan. *sinis


Hyuki : Huh?


Fusa : Beraninya kau menebasku!!


Hyuki : Maafkan aku..


Fusa : Uh-?!


Hyuki : Tolong.. maafkan aku.. *bersujud


Fusa : Kenapa.. kenapa manusia bersujud sampai sebegitunya..? Kenapa..? *lenyap


Hyuki : Aku harus pu-. Argh! *muntah darah *terbaring lemas


"๐˜๐˜บ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ช.. ๐˜๐˜บ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ช.. ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ.. ๐˜ช๐˜ฃ๐˜ถ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ด๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข.. ๐˜๐˜บ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜จ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช๐˜ด ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฉ.. " *alam bawah sadar Hyuki


Hyuki : Aku tidak bisa bergerak.. tubuhku terasa lemas.


Hikaru : Hyuki!


Hyuki : Uh-huh!


Hinotama : Hyuki, kau bisa mendengarku?


Hyuki : *mencoba bangkit


Hikaru : Kau bertarung hanya untuk melindungi permata ini..? *mengambil permata nya.


Hinotama : Uh?


Hikaru : *menghancurkannya


Hyuki : Uh-huh?!


Hinotama : Hentikan ayah! Hyuki melindungi permata itu lalu kau menghancurkannya seenaknya?!!


Hikaru : Hinotama, jika mentalnya down begitu tidak akan berguna.


Hinotama : Apa kau tidak bisa lebih peka sedikit dengan putrimu?!.


Hikaru : Berisik, sekarang kita harus pulang. Kau masih bergerak kan?


Hyuki : Iya.


Hikaru : Hinotama, kau pakai mobilmu sendiri.


Hinotama : Tck. Hyuki, tidak perlu memaksakan diri.


Hyuki : Aku tidak memaksakan diri kok.

__ADS_1


Hinotama : Ayo pulang.


Hyuki : Tapi, tempat ini-?


Hinotama : Ayah yang akan mengurusnya. Sudahlah tidak perlu memikirkan apapun lagi.


Hyuki : Maaf.


Hinotama : Aku sangat khawatir padamu.


Hyuki : Hm? Apa tadi oniisama bicara sesuatu?


Hinotama : Lupakan saja.


Hyuki : Uh?


*setelahnya


(*saat makan malam)


Hikaru : Hyuki


Hyuki : *melamun


Hikaru : Hyuki!


Hyuki : Uh-! maaf, apa ayah memanggilku?


Hikaru : Menurutmu?


Hyuki : Aku minta maaf.


Hikaru : Apa Fusa mengatakan sesuatu?


Hyuki : Uh?


Hinotama : Ada apa Hyuki?


Hyuki : Dia.. hanya bicara tentang perdamaian antara siluman dan manusia.


Hinotama : Uh?


Hikaru : Memang benar, ada beberapa siluman yang masih tidak bisa menerima kekalahan dalam setsujin.


Hinotama : Kenapa kau tidak membicarakan nya dengan mereka?


Hikaru : Itu salah satu rencana ku.


Hinotama : Ha?


Hinotama : Bukankah ini terlalu mendadak?


Hikaru : Kalau tidak cepat maka akan sulit untuk membicarakan nya.


Hinotama : Terserah kau saja.


*disisi lain.. (di rumah keluarga Shiro)


Sayon : Hei, niisan.. apa menurutmu aku ini terlalu berlebihan?


Saka : Hm? apa maksudmu?


Sayon : Tidak.. bukan apa-apa..


Saka : Ha? kau mau bicara apa?


Sayon : Sudah kubilang bukan apa-apa..


Saka : Apa soal makan malam nanti..?


Sayon : Tidak. *dingin


Saka : Liburan?


Sayon : Tidak.


Saka : Lalu apa?


Sayon : ๐Ÿ’ข SUDAH KUBILANG BUKAN APA-APA..!!


Saka : Kau mau kemana?


Sayon : Ke minimarket.


Saka : Oh, kebetulan sekali.. titip beli minuman.


Sayon : Huh.. iya.. iya..


Saka : Sayon, stok cemilannya habis.


Sayon : Iya akan kubeli nanti.

__ADS_1


Saka : Tidak perlu, biar aku saja.


Sayon : Eh?


Saka : Apa?


Sayon :๏ผˆ-""-๏ผ›)


Saka : Ayo pergi.


Sayon : Kenapa kau jadi tiba-tiba ingin keluar?


Saka : Rasanya bosan saat dirumah sendirian.


Sayon : Aku baru tau kau bisa merasa bosan juga.


Saka : Semua orang bisa merasa bosan tau.


Sayon : Aku sudah tau.


Saka : Aku akan ke tempat minuman.


Sayon : Iya.. iya.. Loh?


Saka : Ada apa?


Sayon : Mereka sedang diskon ya.


Saka : Memang apa bagusnya diskonan? snack diskonan kebanyakan rasanya murahan.


Sayon : ๐Ÿ’ข *memasukan ke keranjang


Saka : Eh-? Tunggu, kenapa kau masukan?


Sayon : Aku yang akan memakannya.


Saka : Huh.. terserah lah โ”(๏ฟฃใƒผ๏ฟฃ)โ”Œ


Sayon : Hacim! *bersin


Saka : Kau flu?


Sayon : Aku baik-baik saja.


Saka : Kau tidak demam *memegang dahi Sayon. Ya, sebentar lagi musim dingin sih..


Sayon : Sudah kubilang aku baik-baik saja.. Hacim! *bersin


Saka : Sebaiknya beli obat pilek.


Sayon : Kau mau kemana?


Saka : Kesebelah, membeli obat.


Sayon : Tidak.. tidak.. nanti biar aku saja yang beli.


Saka : Memangnya apa bedanya kalau aku yang beli?


Sayon : Aku sudah membeli semua yang kubutuhkan, ayo bayar dikasir.


Saka : Eh-? serius?


Sayon : Iya.


Kasir : Apa ada lagi yang ingin dibeli?


Sayon : Tidak, itu saja.


Kasir : Baik.. totalnya ยฅ3.649


Saka : Gawat.. dompetku ketinggalan.


Sayon : Eh-?! ฮฃ(๏พŸะ”๏พŸ๏ผ›)


Saka : Sayon, pinjam uangmu dulu.


Sayon : Mau bagaimana lagi..


Kasir : Terimakasih.. silahkan datang lagi.


Sayon : Hacim!


Saka : Sebaiknya kau beli obat sekarang.


Sayon : Iya.. iya.. huh! *lemas


Saka : S-Sayon?!


Sayon : Kenapa rasanya kaki ku sangat lemas..? rasanya kepalaku pusing.. *pandangan kabur. Huh.. huh.. huh.. *sesak nafas


Saka : Tch! *menghubungi ambulans. Halo?!

__ADS_1


...๐™…๐˜ผ๐™‰๐™‚๐˜ผ๐™‰ ๐™‡๐™๐™‹๐˜ผ ๐™‡๐™„๐™†๐™€, ๐˜พ๐™Š๐™ˆ๐™€๐™‰๐™, ๐™‘๐™Š๐™๐™€ ๐™†๐˜ผ๐™‡๐˜ผ๐™ ๐™Ž๐™๐™†๐˜ผ.....


...๐™๐™ƒ๐˜ผ๐™‰๐™†๐™Ž๐ŸŒน๐ŸŒน.....


__ADS_2