
*di tempat Hyuki..
Fusa : Kau-! Berikan permata itu!
Hyuki : Tidak akan pernah.
Fusa : Ku bilang berikan-!!
Hyuki : Uh-!! *melawan
Fusa : Tch!
(*bertarung serius)
Hyuki : *menggunakan kemampuan es nya.
Fusa : Tidak akan ku biarkan! Uh-huh!! apa-?! *terjebak *melepaskan diri. Berikan permata nya! *menendang Hyuki
Hyuki : *menahan sakit
Fusa : Kenapa kau sangat peduli dengan permata dari orang yang membencimu?! *menendang Hyuki
Hyuki : Tidak boleh.. permata ini sangat berharga bagi ayah dan oniisama.. aku-. Argh! *terhempas
Fusa : Akan ku pastikan kau mati disini.
Hyuki : Fusa.. ku hargai semua hukuman yang kau berikan padaku dulu. Berkat dirimu.. sekarang.. aku bisa menjadi orang yang lebih kuat. *menggunakan pedang Samui.
Fusa : Uh-huh!!
Hyuki : Walaupun cuma setengah kekuatan,, aku pasti bisa.
Fusa : Tch!! kau-!!
Hyuki : Maaf, Fusa.
Fusa : Uh-huh!! *syok
Hyuki : *merenung.
Fusa : Dasar ****** sialan. *sinis
Hyuki : Huh?
Fusa : Beraninya kau menebasku!!
Hyuki : Maafkan aku..
Fusa : Uh-?!
Hyuki : Tolong.. maafkan aku.. *bersujud
Fusa : Kenapa.. kenapa manusia bersujud sampai sebegitunya..? Kenapa..? *lenyap
Hyuki : Aku harus pu-. Argh! *muntah darah *terbaring lemas
"๐๐บ๐ถ๐ฌ๐ช.. ๐๐บ๐ถ๐ฌ๐ช.. ๐ฃ๐ข๐ฏ๐จ๐ถ๐ฏ๐ญ๐ข๐ฉ.. ๐ช๐ฃ๐ถ ๐บ๐ข๐ฌ๐ช๐ฏ ๐ฌ๐ข๐ถ ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ญ๐ข๐ฌ๐ถ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฏ๐บ๐ข.. ๐๐บ๐ถ๐ฌ๐ช ๐ฃ๐ถ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐จ๐ข๐ฅ๐ช๐ด ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ญ๐ฆ๐ฎ๐ข๐ฉ.. " *alam bawah sadar Hyuki
Hyuki : Aku tidak bisa bergerak.. tubuhku terasa lemas.
Hikaru : Hyuki!
Hyuki : Uh-huh!
Hinotama : Hyuki, kau bisa mendengarku?
Hyuki : *mencoba bangkit
Hikaru : Kau bertarung hanya untuk melindungi permata ini..? *mengambil permata nya.
Hinotama : Uh?
Hikaru : *menghancurkannya
Hyuki : Uh-huh?!
Hinotama : Hentikan ayah! Hyuki melindungi permata itu lalu kau menghancurkannya seenaknya?!!
Hikaru : Hinotama, jika mentalnya down begitu tidak akan berguna.
Hinotama : Apa kau tidak bisa lebih peka sedikit dengan putrimu?!.
Hikaru : Berisik, sekarang kita harus pulang. Kau masih bergerak kan?
Hyuki : Iya.
Hikaru : Hinotama, kau pakai mobilmu sendiri.
Hinotama : Tck. Hyuki, tidak perlu memaksakan diri.
Hyuki : Aku tidak memaksakan diri kok.
__ADS_1
Hinotama : Ayo pulang.
Hyuki : Tapi, tempat ini-?
Hinotama : Ayah yang akan mengurusnya. Sudahlah tidak perlu memikirkan apapun lagi.
Hyuki : Maaf.
Hinotama : Aku sangat khawatir padamu.
Hyuki : Hm? Apa tadi oniisama bicara sesuatu?
Hinotama : Lupakan saja.
Hyuki : Uh?
*setelahnya
(*saat makan malam)
Hikaru : Hyuki
Hyuki : *melamun
Hikaru : Hyuki!
Hyuki : Uh-! maaf, apa ayah memanggilku?
Hikaru : Menurutmu?
Hyuki : Aku minta maaf.
Hikaru : Apa Fusa mengatakan sesuatu?
Hyuki : Uh?
Hinotama : Ada apa Hyuki?
Hyuki : Dia.. hanya bicara tentang perdamaian antara siluman dan manusia.
Hinotama : Uh?
Hikaru : Memang benar, ada beberapa siluman yang masih tidak bisa menerima kekalahan dalam setsujin.
Hinotama : Kenapa kau tidak membicarakan nya dengan mereka?
Hikaru : Itu salah satu rencana ku.
Hinotama : Ha?
Hinotama : Bukankah ini terlalu mendadak?
Hikaru : Kalau tidak cepat maka akan sulit untuk membicarakan nya.
Hinotama : Terserah kau saja.
*disisi lain.. (di rumah keluarga Shiro)
Sayon : Hei, niisan.. apa menurutmu aku ini terlalu berlebihan?
Saka : Hm? apa maksudmu?
Sayon : Tidak.. bukan apa-apa..
Saka : Ha? kau mau bicara apa?
Sayon : Sudah kubilang bukan apa-apa..
Saka : Apa soal makan malam nanti..?
Sayon : Tidak. *dingin
Saka : Liburan?
Sayon : Tidak.
Saka : Lalu apa?
Sayon : ๐ข SUDAH KUBILANG BUKAN APA-APA..!!
Saka : Kau mau kemana?
Sayon : Ke minimarket.
Saka : Oh, kebetulan sekali.. titip beli minuman.
Sayon : Huh.. iya.. iya..
Saka : Sayon, stok cemilannya habis.
Sayon : Iya akan kubeli nanti.
__ADS_1
Saka : Tidak perlu, biar aku saja.
Sayon : Eh?
Saka : Apa?
Sayon :๏ผ-""-๏ผ)
Saka : Ayo pergi.
Sayon : Kenapa kau jadi tiba-tiba ingin keluar?
Saka : Rasanya bosan saat dirumah sendirian.
Sayon : Aku baru tau kau bisa merasa bosan juga.
Saka : Semua orang bisa merasa bosan tau.
Sayon : Aku sudah tau.
Saka : Aku akan ke tempat minuman.
Sayon : Iya.. iya.. Loh?
Saka : Ada apa?
Sayon : Mereka sedang diskon ya.
Saka : Memang apa bagusnya diskonan? snack diskonan kebanyakan rasanya murahan.
Sayon : ๐ข *memasukan ke keranjang
Saka : Eh-? Tunggu, kenapa kau masukan?
Sayon : Aku yang akan memakannya.
Saka : Huh.. terserah lah โ(๏ฟฃใผ๏ฟฃ)โ
Sayon : Hacim! *bersin
Saka : Kau flu?
Sayon : Aku baik-baik saja.
Saka : Kau tidak demam *memegang dahi Sayon. Ya, sebentar lagi musim dingin sih..
Sayon : Sudah kubilang aku baik-baik saja.. Hacim! *bersin
Saka : Sebaiknya beli obat pilek.
Sayon : Kau mau kemana?
Saka : Kesebelah, membeli obat.
Sayon : Tidak.. tidak.. nanti biar aku saja yang beli.
Saka : Memangnya apa bedanya kalau aku yang beli?
Sayon : Aku sudah membeli semua yang kubutuhkan, ayo bayar dikasir.
Saka : Eh-? serius?
Sayon : Iya.
Kasir : Apa ada lagi yang ingin dibeli?
Sayon : Tidak, itu saja.
Kasir : Baik.. totalnya ยฅ3.649
Saka : Gawat.. dompetku ketinggalan.
Sayon : Eh-?! ฮฃ(๏พะ๏พ๏ผ)
Saka : Sayon, pinjam uangmu dulu.
Sayon : Mau bagaimana lagi..
Kasir : Terimakasih.. silahkan datang lagi.
Sayon : Hacim!
Saka : Sebaiknya kau beli obat sekarang.
Sayon : Iya.. iya.. huh! *lemas
Saka : S-Sayon?!
Sayon : Kenapa rasanya kaki ku sangat lemas..? rasanya kepalaku pusing.. *pandangan kabur. Huh.. huh.. huh.. *sesak nafas
Saka : Tch! *menghubungi ambulans. Halo?!
__ADS_1
...๐ ๐ผ๐๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ ๐๐๐๐, ๐พ๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐ ๐๐ผ๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ.....
...๐๐๐ผ๐๐๐๐น๐น.....