
Hirai : Jadi begitu?! *menyadari sesuatu*
Naka : Tch!
Hirai : Naka, aku punya ide.
Naka : Uh?! Kau yakin?
Hirai : Ya.. Naka, kita bertukar lawan. Kau hadapi siluman yang satunya.
Naka : Baik!
Hirai : Siluman bernama Sui itu,, aku rasa dia hanya pandai memprovokasi kami, sejak pertarungan ini dimulai, dia berkali-kali memprovokasi kami dengan kata-kata nya itu, agar kami menyerangnya tanpa perhitungan, dengan begitu kami bisa lebih cepat menghabiskan tenaga.
Sui : Oi.. oi.. Apa-apaan ini? Kenapa alurnya jadi begini?
Hirai : Kemungkinan mereka sudah tau siapa saja lawan mereka nanti, tapi.. bagaimana bisa?
Hidane : Sepertinya Hirai sudah mengetahuinya.
Raya : Menurutku juga begitu..
Hidane : Hirai, dia memang cocok sebagai OSIS.
*flashback
(3 tahun lalu)
Hidane : Banyak sekali dokumennya.. *mengeluh
Raya : Sudahlah. Jika kerjaanmu cuma ngeluh saja, kapan ini semua akan beres?!
Hidane : Raya..
Raya : Apa lagi?!π’
Hidane : Bukankah sebaiknya kita mencari anggota OSIS baru? Untuk posisi sekretaris
Raya : Kenapa tidak kau saja yang cari?
Hidane : Jadi boleh?!
Raya : Menurut ku kita juga membutuhkan anggota baru, tapi kau harus memilih anggota yang tepat. Kau mengerti?
Hidane : Siap pak!
Raya : Apanya yang pak?! π’
(setelahnya)
"ππ³π¦π―π’ π£π¦π³π΅π’π³πΆπ―π¨"
__ADS_1
Hidane: Hm? *melirik ke arena. Mungkin aku bisa mencari seseorang disana. Uh?
Semuanya : Hebatt!!!
*terkagum-kagum
Hidane : Loh?
Wasit : Pemenangnya! Hiro Hirai!
Hidane : "Hiro"? Ohh, jadi dia dari klan cabang ya? Sepertinya menarik juga.
" 1 - A "
(jam istirahat)
Hidane : Permisi..
Siswa : Uh?! Senior Hidane?!
Siswa : Apa ada yang bisa kami bantu?
Hidane : Apa siswa bersama Hiro Hirai ada di kelas ini?
Siswa : Iya, dia sedang di kantin.
Hidane : Apa aku bisa meminta data tentangnya?
Hidane : Terimakasih.. Sampai ketemu lagi..
Siswa : Sampai ketemu lagi..
Hidane : Ternyata memang benar dari klan cabang ya? Aku harus memberitahu Raya.
"ππΆπ’π―π¨ ππππ"
Raya : Ha?! Kau menemukan anggota secepat ini? Apa aku bisa mempercayai mu?
Hidane : Ayolah Raya. Coba di cek dulu. Dia ini berasal dari klan cabang keluarga Hida.
Raya : Kau mengajaknya hanya karena dia dari klan cabang?
Hidane : Bukan begitu. Aku melihatnya bertarung tadi, dia sangat hebat.
Raya : Kalau begitu lebih baik tidak usah.
Hidane : Heh?!! Ξ£(οΎΠοΎοΌ)
Raya : Lagipuka sejak awal posisi sekretaris hanya ada 2 saja kan?
Hidane : Jangan begitu Raya. Mari kita pertimbangkan dulu soal dia.
__ADS_1
Raya : Bicara saja pada ketua OSIS sana.
Hidane : Baik!
(setelahnya)
*semua anggota OSIS berkumpul
Hinotama : Menambah anggota?
Hidane : Benar! Kita juga bisa menambahkan 2 jabatan lagi, seperti bendahara mungkin.
Rai : Bicara memang mudah, apa kau punya kandidatnya?
Hidane : Kakak adik sama saja. Dasar.
Rai :π’ Kau mau ku pecat??
Raya : aniki.. sudahlah. οΌ-""-οΌ)
Hinotama : Menurutku ini bukan ide buruk sih
Hidane : Tuh kan!!
Hinotama : Ada 2 siswa SMP yang membuatku tertarik dengan potensinya.
Hidane : Aku juga sudah menemukan 1 anggota lagi.
Hinotama : Kalau begitu, besok kita ajak mereka.
Raya : Serius?
Rai : Terserah kalian saja.
Hinotama : Tunggu dulu Rai. Besok aku ada tugas lo, jadi kau yang mengurusnya, oke?
Rai : Bodoh! Kenapa kau malah menyuruhku?! π’
Hinotama : Ayolah, kau hanya perlu mengawasi mereka saja..
Rai : Tch!
(keesokan harinya)
Hirai : Kemarin.. senior Hidane tiba-tiba datang kerumahku malam-malam, dia menyuruhku untuk datang ke ruang OSIS besok, apa aku membuat kesalahan? *berfikir
"ππΆπ’π―π¨ ππππ"
Hirai : Uh? Bahkan ada 2 murid SMP disini? *heran
...π πΌπππΌπ ππππΌ ππππ, πΎπππππ, ππππ ππΌππΌπ ππππΌ.....
__ADS_1
...πππΌππππΉπΉ.....