Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S3 Part 2 : #6. Sepemikiran


__ADS_3

Hirai : Jadi begitu?! *menyadari sesuatu*


Naka : Tch!


Hirai : Naka, aku punya ide.


Naka : Uh?! Kau yakin?


Hirai : Ya.. Naka, kita bertukar lawan. Kau hadapi siluman yang satunya.


Naka : Baik!


Hirai : Siluman bernama Sui itu,, aku rasa dia hanya pandai memprovokasi kami, sejak pertarungan ini dimulai, dia berkali-kali memprovokasi kami dengan kata-kata nya itu, agar kami menyerangnya tanpa perhitungan, dengan begitu kami bisa lebih cepat menghabiskan tenaga.


Sui : Oi.. oi.. Apa-apaan ini? Kenapa alurnya jadi begini?


Hirai : Kemungkinan mereka sudah tau siapa saja lawan mereka nanti, tapi.. bagaimana bisa?


Hidane : Sepertinya Hirai sudah mengetahuinya.


Raya : Menurutku juga begitu..


Hidane : Hirai, dia memang cocok sebagai OSIS.


*flashback


(3 tahun lalu)


Hidane : Banyak sekali dokumennya.. *mengeluh


Raya : Sudahlah. Jika kerjaanmu cuma ngeluh saja, kapan ini semua akan beres?!


Hidane : Raya..


Raya : Apa lagi?!πŸ’’


Hidane : Bukankah sebaiknya kita mencari anggota OSIS baru? Untuk posisi sekretaris


Raya : Kenapa tidak kau saja yang cari?


Hidane : Jadi boleh?!


Raya : Menurut ku kita juga membutuhkan anggota baru, tapi kau harus memilih anggota yang tepat. Kau mengerti?


Hidane : Siap pak!


Raya : Apanya yang pak?! πŸ’’


(setelahnya)


"𝘈𝘳𝘦𝘯𝘒 𝘣𝘦𝘳𝘡𝘒𝘳𝘢𝘯𝘨"

__ADS_1


Hidane: Hm? *melirik ke arena. Mungkin aku bisa mencari seseorang disana. Uh?


Semuanya : Hebatt!!!


*terkagum-kagum


Hidane : Loh?


Wasit : Pemenangnya! Hiro Hirai!


Hidane : "Hiro"? Ohh, jadi dia dari klan cabang ya? Sepertinya menarik juga.


" 1 - A "


(jam istirahat)


Hidane : Permisi..


Siswa : Uh?! Senior Hidane?!


Siswa : Apa ada yang bisa kami bantu?


Hidane : Apa siswa bersama Hiro Hirai ada di kelas ini?


Siswa : Iya, dia sedang di kantin.


Hidane : Apa aku bisa meminta data tentangnya?


Hidane : Terimakasih.. Sampai ketemu lagi..


Siswa : Sampai ketemu lagi..


Hidane : Ternyata memang benar dari klan cabang ya? Aku harus memberitahu Raya.


"π˜™π˜Άπ˜’π˜―π˜¨ π˜–π˜šπ˜π˜š"


Raya : Ha?! Kau menemukan anggota secepat ini? Apa aku bisa mempercayai mu?


Hidane : Ayolah Raya. Coba di cek dulu. Dia ini berasal dari klan cabang keluarga Hida.


Raya : Kau mengajaknya hanya karena dia dari klan cabang?


Hidane : Bukan begitu. Aku melihatnya bertarung tadi, dia sangat hebat.


Raya : Kalau begitu lebih baik tidak usah.


Hidane : Heh?!! Ξ£(οΎŸΠ”οΎŸοΌ›)


Raya : Lagipuka sejak awal posisi sekretaris hanya ada 2 saja kan?


Hidane : Jangan begitu Raya. Mari kita pertimbangkan dulu soal dia.

__ADS_1


Raya : Bicara saja pada ketua OSIS sana.


Hidane : Baik!


(setelahnya)


*semua anggota OSIS berkumpul


Hinotama : Menambah anggota?


Hidane : Benar! Kita juga bisa menambahkan 2 jabatan lagi, seperti bendahara mungkin.


Rai : Bicara memang mudah, apa kau punya kandidatnya?


Hidane : Kakak adik sama saja. Dasar.


Rai :πŸ’’ Kau mau ku pecat??


Raya : aniki.. sudahlah. (-""-οΌ›)


Hinotama : Menurutku ini bukan ide buruk sih


Hidane : Tuh kan!!


Hinotama : Ada 2 siswa SMP yang membuatku tertarik dengan potensinya.


Hidane : Aku juga sudah menemukan 1 anggota lagi.


Hinotama : Kalau begitu, besok kita ajak mereka.


Raya : Serius?


Rai : Terserah kalian saja.


Hinotama : Tunggu dulu Rai. Besok aku ada tugas lo, jadi kau yang mengurusnya, oke?


Rai : Bodoh! Kenapa kau malah menyuruhku?! πŸ’’


Hinotama : Ayolah, kau hanya perlu mengawasi mereka saja..


Rai : Tch!


(keesokan harinya)


Hirai : Kemarin.. senior Hidane tiba-tiba datang kerumahku malam-malam, dia menyuruhku untuk datang ke ruang OSIS besok, apa aku membuat kesalahan? *berfikir


"π˜™π˜Άπ˜’π˜―π˜¨ π˜–π˜šπ˜π˜š"


Hirai : Uh? Bahkan ada 2 murid SMP disini? *heran


...π™…π˜Όπ™‰π™‚π˜Όπ™‰ π™‡π™π™‹π˜Ό 𝙇𝙄𝙆𝙀, π˜Ύπ™Šπ™ˆπ™€π™‰π™, π™‘π™Šπ™π™€ π™†π˜Όπ™‡π˜Όπ™ π™Žπ™π™†π˜Ό.....

__ADS_1


...π™π™ƒπ˜Όπ™‰π™†π™ŽπŸŒΉπŸŒΉ.....


__ADS_2