
Hyuki : Tch! *menghindar *menyerang balik
Yuika : *menahan. Ada apa Hyuki..? kau agak menahan diri ya..
Hyuki : Jangan bercanda!
Yuika : Hmph.
Hyuki : Uh-huh!!
//SERANGAN DARI BELAKANG!
Rei : HYUKI AWAS-!!
Hyuki : *menghindar
Yuika : Hmph. Tidak semudah itu!!
//SWINGG!!
Rei : Uh-huh!! *syok
//bercak darah
Hyuki : Huh.. huh.. huh.. *tertusuk di bagian kanan perut
Rei : Hyuki-!
Yuika : Kau ini gegabah juga ya.. aku pikir kau sangat membenciku, tapi kenapa kau malah menahan diri saat ada kesempatan?
Hyuki : *merenung. Berisik.. aku memang membencimu tau. Tapi.. entah kenapa aku tidak bisa mengendalikan diriku sendiri. *berfikir
Yuika : Ya.. apa sebaiknya aku menghabisimu saja. *menodongkan pistol
Rei : Tidak akan kubiarkan!! *menendang tangan Yuika
Yuika : Uh-huh!! Bagaimana bisa-?!
Rei : *memukul *menendang
Yuika : Arghh!! *terhempas
Rei : Racunnya.. hilang, apa ini racun khusus buatan Yuika? memangnya ada racun seperti ini? *berfikir
Hyuki : Ugh!
Rei : Hyuki-!
Hyuki : *menahan pendarahan dengan es nya. Huh..
Rei : Hyuki-. Lukamu-
Hyuki : Aku baik-baik saja.
Rei : Uh?
Rei : Terimakasih sudah melindungi ku.. sekarang serahkan sisanya padaku.
Hyuki : Tidak.. biar aku saja.. *berdiri
Rei : Uh! Tunggu Hyuki-?
Hyuki : *mengeluarkan pedang Samui
Rei : Tunggu Hyuki!! Jangan bilang-!
Rai : Rei!!
__ADS_1
Rei : Uh-?! niisama? niisan?
Raya : Apa yang terjadi disini-?!
Rai : Oi Hyu-!
Yuika : Arghh.. *kesakitan *syok
Hyuki : Sekarang juga.. aku akan menghabisinya. *menodongkan pedang
Yuika : Uh-huh!!
Raya : Oi tunggu dulu!! jangan seenaknya sendiri!!
Hyuki : *mengangkat pedang
Rei : HENTIKAN HYUKI!!
Rai : *berusaha menahan Hyuki
Hyuki : Uh! Lepaskan aku-!!
//PLAK!!
*suara tamparan
Hyuki : Huh!
Yuika : Uh-!!
Sayon : Rei!
Hikaru : Hentikan Hyuki. Kau kelewatan.
Hyuki : Uh-huh! a-ayah..? *melepaskan senjatanya
Hinotama : Hyuki-!
Sayon : Ada apa disini..?
Hikaru : Yuika.
Yuika : Uh!
Hikaru : Aku sudah pernah bilang padamu kan? Kalau semisalnya Hyuki berhenti bermain denganmu, kau harus menerimanya.
Yuika : Tch!
Hikaru : Kau mengerti maksudku itu kan..? *menarik dagu
Yuika : I-iya.
Haruo : Nona.
Hikaru : Hyuki kau juga, jangan lakukan hal bodoh disini.
Hyuki : Uh! aku.. minta maaf.
Hinotama : Oi ayah, kau datang kemari cuma untuk bicara saja?
Hikaru : Hmph. Jangan salah paham, sudah kubilang aku punya firasat buruk kan?
Saka : Apa firasat mu?
Hikaru : Aku rasa.. ada siluman disini.
Semuanya : Uh!
__ADS_1
Hikaru : Yuika, kau tidak mungkin bisa memasang alat pada nahkoda kapal kan? Kau pasti tau siapa siluman yang ada disini.
Saka : Kau sendiri siluman tau! (๑•̀д•́๑)
Hikaru : Berisik💢
Rei : Berarti.. siluman itu dalang sebenarnya? atau bagaimana?
Hikaru : Tidak, mereka bekerjasama dengan siluman itu. Iya kan?
Yuika : Tch.
Sayon : Lalu.. bagaimana nahkoda kapalnya sekarang?
Hikaru : Aku sudah menyuruh mereka untuk mengubah arah tujuan. Tidak ada yang keberatan.
Hinotama : Oi Yuika, kau mengenal siluman itu?!
Yuika : Itu..
Haruo : Nona, jangan-!
Hikaru : Kalian mau merahasiakan nya lagi setelah ku selamatkan dari kematian..? *tatapan sinis. Kalau semisalnya aku tidak datang Hyuki pasti sudah membunuhmu Yuika.
Hyuki : Uh!
Yuika : Haruo! katakan!!
Haruo : Uh! tapi nona-
Yuika : Sudahlah katakan saja!!
Haruo : Tch.
Hikaru : *tatapan serius
Haruo : Silumannya..
Haruo : Chef di dapur tadi.
Rai : Uh!
Rei : Uh!
Sayon : Uh! chef itu-?!
Hinotama : Rai, dimana chef tadi-?!
Rai : Tadi dia ada di dapur.
Hikaru : Aku rasa dia sudah kabur.
Hinotama : Tunggu dulu! bagaimana caranya dia kabur?!
Hikaru : *menunjukan GPS.
Semuanya : Uh!!
Hikaru :Tadi sebelum menemui Hinotama aku sempat bertemu dengan gadis itu. Karena curiga jadi ku pasangkan-
Hinotama : Tunggu dulu! dia sudah terlalu jauh, lalu jalurnya-
Hikaru : San Francisco. Kita harus menyusulnya, ikuti aku! Termasuk kalian berdua.
Haruo : Tch.
Yuika : *menatap kesal Hyuki
__ADS_1
Hyuki : *menatap balik Yuika