Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S3 Part 2 : #30. Keluarga Asuna


__ADS_3

"7 tahun kemudian"


"18.45 sore"


Teman : Argh! *dipukul


Saka : Kembalikan tas ku.


Teman : I-ini ambil saja..


Teman : Ayo kita pergi.


Saka : Tch! Dasar lemah!


(di perjalanan pulang)


Saka : Uh-?


Sayon : Tidak.. aku..


Teman : Ayolah.. berikan saja..


Sayon : Tidak bisa-! Uh-huh! *dipukul


Teman : Dasar keras kepala!


Sayon : Ma-


Saka : *menarik dan memeluk Sayon


Sayon : Uh?


Semua teman : Uh?!


Teman : Oi?! Siapa kau?!


Teman : Jangan bicara begitu! Dia itu Saka ketua OSIS Akademi Heiki.


Teman : Siapa peduli?! Kau tidak bisa mengurusi urusan orang lain! Kau-!


Saka : Urusan adikku juga urusanku. Kalian pikir kalian siapa? *tatapan kejam


Teman : *ketakutan


Teman : Ayo pergi, jangan cari gara-gara dengannya.


Teman : Tch!


(di rumah)


Ayah : Saka, kau bertengkar lagi?


Ibu : Seharusnya kau tidak bertengkar..

__ADS_1


Saka : Aku-


Sayon : Oniisama melakukan itu demi aku..


Ayah : Sayon?


Sayon : Aku yang membuat oniisama jadi begini.. Oniisama membantu ku saat aku dibully teman tadi. Maafkan aku..


Saka : Uh-?


Ibu : Jadi begitu..


Ayah : Kalau begitu kali ini ayah maafkan. Tapi lain kali jangan diulangi lagi.


Saka : Ba-baik.


(setelahnya)


Saka : Sa-sayon.


Sayon : Hm?


Saka : Soal yang tadi.. kenapa kau-?


Sayon : Aku membuat kesalahan ya? Maafkan aku..


Saka : Tidak, kau tidak membuat kesalahan.. Aku ingin berterimakasih padamu. Terimakasih..


Sayon : Sama-sama..


Sayon : Hm?


Saka : Malam ini.. mau kutemani tidur? Kau takut sendirian kan? Aku sudah bicara pada ibu juga sih..


Sayon : Oniisama.. boleh kok.


Saka : Uh? Baiklah.


(sekarang)


Sayon : Jadi dulu itu kau benar-benar membenciku.?


Saka : Ya.


Sayon : Sulit dipercaya..


Saka : Kau benar, aku pikir adik perempuan itu hanya akan merepotkan ku saja.


Sayon : Uh?


Saka : Tapi ternyata aku salah.. semua adik itu sama saja, mengikuti jalan kakaknya, terkadang juga mengikuti cara berpakaian atau hal yang disukai kakaknya. Tapi rasanya kau ber-


Sayon : Kau salah.

__ADS_1


Saka : Hm?


Sayon : Aku.. sangat..


Saka : Sayon, wajahmu memerah.


Sayon : Ξ£(●д●) Su-sudahlah.. lupakan saja.


Saka : Ya ampun.. kau ini tidak pernah berubah.


*di arena


Wan : Kalau begitu langsung saja kita mulai pertandingan terakhir dari Setsujin!! Perwakilan dari umat manusia,, Hida Hinotama! Melawan perwakilan umat siluman,, Zuki!!


Zuki : Hehe. *tertawa licik


Hinotama : Jadi bukan ayah sialan itu ya.?


Zuki : Maaf mengganggu reuni ayah dan anak nya tapi.. jangan lupa janji kita Hinotama.


Hinotama : Aku tidak mungkin melupakan nya bodoh.


Zuki : Syukur lah kalau begitu.


Wan : Pertandingan terakhir Setsujin! Dimulai!!


*di sisi lain


Hyuki : Asuna.. aku sudah datang sesuai dengan janjiku..


Ayah Asuna : Setelah Asuka, bahkan Asuna juga..


Ibu Asuna : Terimakasih.. terimakasih karena sudah membawa Asuna kembali.. *menangis*


Hyuki : Aku benar-benar minta maaf.. aku gagal melindungi Asuna.. aku minta maaf *merasa sangat bersalah*


Ibu : Kau-


Hyuki : Maaf.. Asuna menitipkan liontin nya tadi, jadi-


Ibu Asuna : Aku bisa melihatnya kok..


Hyuki : Uh?


Ibu Asuna : Kau bawa saja, aku yakin Asuna sangat menginginkan temannya yang membawanya. Terimakasih sudah menemani Asuna untuk yang terakhir kalinya~ *memeluk Hyuki


Hyuki : Tidak.. bukan begitu.. Aku.. gagal menyelamatkan nya.. aku sudah gagal.. bahkan aku tidak pantas.. disebut temannya.. maafkan aku.. *berlutut


Ayah Asuna : Angkat kepala mu.. tidak seharusnya kau berlutut pada kami. Bahkan dalam kondisimu yang terluka parah pun, kau masih tetap memberanikan diri untuk bertemu dengan kami. Untuk yang terakhir kalinya, terimakasih ya~


Hyuki : Sama-sama..


...π™…π˜Όπ™‰π™‚π˜Όπ™‰ π™‡π™π™‹π˜Ό 𝙇𝙄𝙆𝙀, π˜Ύπ™Šπ™ˆπ™€π™‰π™, π™‘π™Šπ™π™€ π™†π˜Όπ™‡π˜Όπ™ π™Žπ™π™†π˜Ό.....

__ADS_1


...π™π™ƒπ˜Όπ™‰π™†π™ŽπŸŒΉπŸŒΉ.....


__ADS_2