Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S3 Part 2 : #1. "Apa kau sudah siap? "


__ADS_3

Hyuki : *berdiri. Kita lanjutkan saja pertarungannya nya..


Rei : Terserah kau saja.


(di sisi lain)


Saka : Oi! Aku ingin bicara dengan kalian berdua..


Raya : Ta-


Rai : Raya, kau fokus saja pada pertarungannya.


(setelahnya)


Saka : Butuh rokok?


Rai : Terimakasih..


Saka : Hinotama?


Hinotama : Terimakasih..


Saka : Karena didalam di larang merokok aku jadi tidak bisa merokok


Rai : Kau mengajak kami kemari hanya untuk merokok?


Saka : Bukan cuma itu saja..


Hinotama : Lalu?


Saka : Soal Hyuki.. *menghisap rokok. Aku dengar dia sudah melanggar aturan akademi, bahkan sampai disidang.


Hinotama : Ya, kau benar..


Saka : Tapi Hyuki punya bakat yang hebat, dia adalah satu-satunya murid yang memiliki kemampuan es, juga bisa mengendalikan pedang ๐˜ด๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ช dengan baik. Kita tidak seharusnya kehilangan dia.


Hinotama : Ini adalah salahku, tidak seharusnya kau membebani hidupnya. Jika saja aku tidak menyerahkannya pada ayah sialan itu, Hyuki tidak mungkin jadi seperti ini..


Saka : Kau ada benarnya juga.. Lalu, soal Rei.. dia sangat pandai dalam mengatur strategi, dia juga menggunakan pedang yang digunakan sebagai lambang akademi, pedang ๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ช. Mereka berdua adalah murid terbaik yang kita miliki saat ini.


Rai : Kenapa jadi membawa nama Rei segala?


Saka : Kenapa raut wajahmu begitu? Aku tidak akan berbuat apapun pada adik perempuan mu itu.


Rai : Huh.. *menghisap rokok

__ADS_1


Saka : Mereka berdua mengingatkan ku pada kalian berdua saat masih SMA, kalian paling disegani di akademi.


Hinotama : Ya, kau-


Saka : Tapi!


Rai&Hinotama : Eh?(ยดยบโˆ€ยบ๏ฝ€)


Saka : Kalian sangat payah dalam hal pertemanan dan persahabatan, tidak seperti Rei dan Hyuki.


Rai&Hinotama : Eh-! (-"-;)


Saka : Di setiap generasi pasti ada yang mewarisi suatu hal, kemungkinan mereka bisa menggantikan tugas-tugas kita sebagai OSIS.


Rai : Tapi sekarang mereka sedang bertarung, kemungkinan hanya salah satu diantara mereka yang bisa menang.


Saka : Kalian berdua, apa kalian berdua sudah siap? Jika semisalnya kehilangan adik perempuan kesayangan kalian?


Rai : Entahlah..


Saka:Jawabanmu itu terdengar seperti "kakak yang tidak mau kehilangan adiknya"


Rai : Kau sendiri, apa kau mau kehilangan adikmu?


Saka : Jika dia memang ingin meninggalkan ku, aku tidak punya pilihan selain menerimanya. Bagaimana denganmu Hinotama?


Saka : Kenapa jawabanmu tidak ada bedanya dengan Rai?


Rai : Sudahlah.. kenapa kita jadi membicarakan adik perempuan?


Saka : Karena-


Sayon : Niisan mesum..


Semuanya : Eh-! (ยด๏ผ›ะด๏ผ›)


Saka : Sayon?!


Sayon : Kenapa kau selalu saja menghilang? Aku tidak mau membuat laporan soal pertandingan nya lagi.


Rai : Oi Saka! Jangan bilang kalau-


Saka : Benar.. Sayon yang membuat laporannya..


Rai&Hinotama : Dasar bodoh.

__ADS_1


Sayon : Maaf, aku tau isi urusan OSIS tapi.. setidaknya aku harus membawanya kembali ke arena..


Saka : Kau tidak bisa bersabar sedikit ya.. Sampai nanti, Rai.. Hinotama..


Sayon : Ayo kita pergi.. *mendorong Saka


Saka : Iya.. iya..


Rai : Hinotama.. Jika memang harus kehilangan Raya atau Rei, aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri.


Hinotama : Jika aku kehilangan Hyuki hanya karena urusan akademi, aku tidak masalah.


Rai : Begitu ya.


(di arena)


Manusia : Ayoo!! Bangkitlah!!


*sorakan


Siluman : Oi!! jangan mau kalah!! cepat bangkit!!


*sorakan


Rei&Hyuki : ..


*terbaring lemas


Hyuki : 15 menit sudah berlalu.. aku masih belum bisa mengalahkannya, tenagaku juga sudah hampir habis *berfikir*


Rei : Jika aku menyerah, aku bisa saja mengecewakan semua orang, tidak.. itu tidak boleh terjadi.. *berfikir*


Hyuki : Aku..


Rei : Tidak boleh..


Rei&Hyuki : Sampai kalah!


*bangkit kembali


Rei : Akan kugunakan sisa kekuatan milik ๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ช. Maafkan aku ๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ช, aku tidak bisa menggunakan mu sebaik yang dibayangkan semua orang *bicara dalam hati


Hyuki : Kekuatan ku, tenagaku, semuanya sudah hampir habis, di sisi lain dadaku terasa sangat sesak, aku kesulitan untuk bernafas. Aku.. memang sangat lemah.. *bicara dalam hati


...๐™…๐˜ผ๐™‰๐™‚๐˜ผ๐™‰ ๐™‡๐™๐™‹๐˜ผ ๐™‡๐™„๐™†๐™€, ๐˜พ๐™Š๐™ˆ๐™€๐™‰๐™, ๐™‘๐™Š๐™๐™€ ๐™†๐˜ผ๐™‡๐˜ผ๐™ ๐™Ž๐™๐™†๐˜ผ.....

__ADS_1


...๐™๐™ƒ๐˜ผ๐™‰๐™†๐™Ž๐ŸŒน๐ŸŒน.....


__ADS_2