
Rei : Aku akan tanyakan pada ketua OSIS. *pergi
Ryuen : Tunggu Rei! Jangan-!
Sayon : Biarkan saja..
Ryuen : Kau yakin?!
Sayon : Dia tidak bisa ditahan.. saat ini menghentikan nya pun tidak ada gunanya
(di arena)
Hirai : Uh-huh?! *menghindar
Linglyng : Tch! Meleset.
Hirai : Pertarungan nya sudah berlangsung selama 20 menit lebih. Kami masih belum bisa mengalahkan mereka, merepotkan.
Sui : Sudah kehabisan tenaga? Sebagai manusia, semua tenaga fisik kalian sangat terbatas kan? Menyedihkan.
Naka : Tch.
Linglyng : Aku sudah muak dengan semua ini. *bicara dalam hati
Hidane : Uh? Itu!
Hirai:Uh-huh?! Awas Naka!! *mendorong Naka. Argh! *terhempas
Naka : Uh-huh?!! Senior?!
Hirai : Sial!
Sui : Kau kejam juga.. Linglyng..
Linglyng : Berisik. Daritadi kau hanya basa basi saja, aku sudah muak mendengar nya.
Sui : Karena kau sudah menggunakan racun itu, sepertinya pertarungannya, akan berakhir sebentar lagi.
Naka : Kalian hanya menang menggunakan racun saja.
Semuanya : Uh?!
Naka : Apa kalian takut melawan umat manusia?!
Sui : Hmph! Jaga mulutmu dasar manusia hina. Kami tidak pernah takut pada siapapun.
Naka : Buktinya kalian hanya menang menggunakan racun itu saja. Tanpa racun itu, kalian tidak bisa menang kan?!! *kesal
Sui : Linglyng, jangan menggunakan racun itu lagi.
__ADS_1
Linglyng : Berisik. Uh-huh?!
Sui : Kau yang berisik *memegang dagu Linglyng
Linglyng : Uh.*menahan takut
Sui : Sekarang kau harus tanggungjawab.
Hirai : Argh. *kesakitan
Naka : Senior Hirai!
Hirai : Sui dan Linglyng, apa ada hubungan diantara mereka berdua?
Linglyng : Le-Lepaskan, jangan bertindak seenaknya disini. *menepis tangan Sui
Sui : Kau masih bisa berdiri? Sebagai anggota OSIS, kalian berdua boleh juga.
Naka : Diam kau! A-!
Hirai : Tenanglah Naka.
Naka : Tapi senior-?!
Hirai : Sudah ku bilang untuk tenang kan? Tidak perlu menghiraukan kata-kata nya.
Naka : Tch.
Linglyng : Uh?! *terkejut. Bo-!
Sui : Ya, kau benar.
Linglyng : Uh?! Sui?!
Naka : Jadi benar?
Sui : Aku dan Linglyng adalah saudara. Linglyng adalah adikku.
Hirai : Pantas saja.*berfikir
Naka : Mereka bersaudara?
Hirai : Kau Linglyng!
Linglyng : Uh?
Hirai : Sebenarnya, kau tidak mau mengikuti pertarungan ini kan?
Linglyng : Uh-huh?! Apa maksudmu?
__ADS_1
Hirai : Jangan pura-pura tidak tau. Kau dipaksa ikut oleh saudaramu kan?
Linglyng : Uh-huh?!
*flashback
(beberapa hari sebelum pertarungan dimulai)
*di dekat rumah tua
Linglyng : Uh?! Aku harus mengikuti nya juga?! Tidak, aku tidak mau.
Sui : Kau mau berhianat?
Linglyng : Bukan begitu. Apa kau tidak merasa takut? Pimpinan melakukan ini semua hanya demi kepentingan nya sendiri.. Dia hanya ingin balas dendam pada anaknya saja! Uh-huh!! *kedua tangannya nya putus *wajahnya digores. Huh.. Huh..
Sui : Linglyng *memegang dagu Linglyng
Linglyng : Uh-huh?!
Sui : Kau.. takut pada manusia?
Linglyng : Tidak.. aku..
Sui : Aku tidak percaya kau takut pada mahkluk hina dan rendahan seperti mereka. Kita sudah hidup lama, dan baru kali ini ku dengar kau ketakutan begitu, memangnya apa yang membuatmu sampai ketakutan?
Linglyng : Uh-huh?!! Soal.. itu..
(5 tahun yang lalu)
Linglyng : Argh! *terhempas
? : Hmph! Merepotkan.
(sekarang)
Sui: Pokoknya kau harus ikut.
Linglyng : Tung-!
Sui : Ingatlah karena siapa kau bisa menaikan pangkat mu disini.
Linglyng : Uh-huh?
Sui : Kau menjadi level 4 karena diriku, sekarang kau harus membalasnya *membisik
(sekarang)
Linglyng : Ck.
__ADS_1
...π πΌπππΌπ ππππΌ ππππ, πΎπππππ, ππππ ππΌππΌπ ππππΌ.....
...πππΌππππΉπΉ.....