Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S5 : #24. Pemberontak dan Gadis kecil


__ADS_3

Hyuki : //menebas


Rei : Uh?


Sayon : Tangan Hyuki gemetar?


Rei : Kau benar..


Sayon : Bukankah Hyuki terlalu berjuang? Dia kelihatannya sudah tidak kuat lagi.


.


.


Hyuki : Ugh!! //terhempas


Hinotama : Kita sudahi saja Hyuki. Jangan paksakan dirimu.


Hyuki : Tapi-.


Hinotama : Aku tidak punya waktu untuk melakukan hal ini. Hyuki, kita sudahi saja ini.


Hyuki : Uh! //ragu. B-baik.


Hinotama : Itu lebih baik. Ayo bangun. //mengulurkan tangan


Rei : Uh?!


.


.


.


Saka : Oi.


Hinotama : Ng? Saka?


Saka : Ada yang harus kita pastikan.


Hinotama : Uh?!


....


(Ruang umum)


Hinotama : Siapa mereka?


Saka : Entahlah.


Hikaru : Anak Hideyoshi.


Semuanya : Uh?!


Rei : Anak Hideyoshi?


?H : TCH! SIALAN LEPASKAN KAMI DARISINI!!


Saka : (๏ฟฃใธ ๏ฟฃ ๅ‡ธ dia selalu berteriak begitu.


Sayon : Kenapa tidak dilepaskan saja? Kelihatannya mereka tidak bermaksud menyerang.


Saka : Iyadeh.. Iya.. //membuka kurungan


.


.


*gigit


.


.


Saka : SA-KITT!!!


Hikaru : Huta!


Huta : Uh! //melepas


Saka : Sialan kau! ๐Ÿ’ข


Huta : Hmph! ๐Ÿ’ข


Saka : Dasar! masih kecil sudah sombong!


Sayon : Kakak jangan malah debat sama anak kecil dong. Huh..


Saka : Ck.


Hikaru : Kenapa kalian ada disini?


Huta : Uh! Mana kami tau.


Hikaru : Huta!


Huta : Tch.


Hikaru : Kau membawa Hoko bersamamu, apa yang kau pikirkan?!!


.

__ADS_1


.


*syok!


.


.


Hinotama : Ayah ternyata jago marahin anak orang ya~ (๋ˆˆโ€ธ๋ˆˆ)


Hyuki : Hoko? Rasanya.. nama itu tidak asing.


Rei : Kamu kenal?


Hoko : //bersembunyi di belakang Huta.


Hyuki : Uh?! Hoko.. kau.. anak yang bersama Hideyoshi itu kan?!


Hoko : //ketakutan


Hyuki : Uh!


Hinotama : Tunggu, apa maksud ini semua?


Hyuki : Saat.. Hideyoshi melakukan transplantasi menggunakan darahku, Hoko membantu Hideyoshi saat itu.


Huta : Uh!


.


.


"๐˜’๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ต."


.


.


Hyuki : Kalau tidak salah.. kekuatanmu itu.. Pengubahan benda mati, kan?


Hinotama : Uh!


Huta : Tch. SIALAN KAU!! APA KAU BERUSAHA MENYALAHKAN HOKO?!!


Hinotama : Hei bocah! //nada mengancam


Huta : Uh!


Hyuki : Kakak hentikan. Ini bukan salah mereka, mereka adalah korban.


Hinotama : Ha?!


Huta : Tch.


Huta : Tch. Ini tidak ada hubungannya denganmu.


Hikaru : Tentu saja ada. //geram


Hoko : //gemetar


Hyuki : Ayah. Sudah hentikan, tidak seharusnya kita menyudutkan mereka seperti ini. Biarkan aku bicara dengan mereka sebentar, ya?


Hikaru : Tch.


Huta : Hoko.


Hyuki : Uh?


Huta : Aku tidak peduli dengan diriku.. aku.. kemari.. karena ingin melindungi Hoko.


Hoko : Uh?


Huta : Si brengsek itu, dia berusaha untuk membunuh Hoko. Hoko tersiksa karena dipaksa untuk mengeluarkan kemampuannya tiap jam. Hal itu sangat menyiksa Hoko. //mengepalkan tangan. Ka-karena itulah.. jika ingin marah.. jangan marah pada Hoko. //ingin menangis


.


.


Saka : Pfftt..


.


.


*PLAK!!


.


.


Sayon : JANGAN TERTAWA!!


Saka : Aduh.. duh.. maaf.. maaf..


Raya : Huh.. apa kami terlihat seperti ingin marah padamu?


Huta : Uh?! (เฎ‡ะดเฎ‡; ) Aku.. hanya tidak suka Hoko terus diperlakukan seperti alat.


Saka : Eh-?! ๏ผˆโˆต๏ผ‰๏ผŸ


Huta : Paman Hikaru, tolong kami..! tolong Hoko! //berlutut. Mereka semua gila!!

__ADS_1


Hyuki : Huta.. sangat menyayangi Hoko ya.


.


.


Huta : Uh?!


Hyuki : Sejak dulu pun.. kalian terlihat begitu. Karena itulah aku selalu iri dengan kalian. Kalian terlihat seperti kakak beradik yang sesungguhnya.


Hinotama : Eh-? (@ใƒปะดใƒป@๏ผ‰?


Saka : Ada yang tersindir nih~ (๏ฟฃโˆ‡๏ฟฃ)


Hinotama : Hyuki apa maksudmu?!


Hyuki : I-ini tidak seperti yang kakak pikirkan, sungguh.


Hinotama : Hmm..


Hoko : Kak.. ak..?


Huta : Uh?!!


Hikaru : Uh?!


Hyuki : Hoko..?


Huta : Hoko, ka-kau bicara?!!


Hoko : *memeluk Huta


Huta : Uh!


Selama beberapa tahun terakhir, karena kelelahan.. Hoko tidak memiliki kekuatan untuk bicara. Kemampuan terus menerus di gunakan, sehingga menyiksa tubuhnya dan merusak perkembangan tubuhnya.


(*setelahnya..)


Huta : Hoko, aku senang saat kau bisa bicara lagi.


Hoko : Kakak..


Huta : Iya. *mengusap air mata


.


.


(di luar)


Saka : Romantis sekali ya~ aku ingat dulu Sayon juga begitu padaku.


Sayon : Kakak!! (๏ผžไบบ๏ผœ;) !!


Saka : Ahahaha! kenapa harus malu sih~? *menepuk-nepuk kepala Sayon. Itu hal wajar yang dilakukan adik kan~?


Sayon : Lihat situasinya dong.. *memerah


Hinotama : Kelihatannya kau tau banyak soal mereka, Hyuki.


Hyuki : Habisnya mereka anak Hideyoshi. Setiap rencana Hideyoshi selalu melibatkan anaknya.


Rei : Aku baru tau kalau Hideyoshi memiliki anak.


Hyuki : Sui dan Linglyng juga anak dari Hideyoshi.


Semuanya : Uh!!


Hyuki : Tapi sepertinya mereka sudah memutuskan hubungan. Mereka adalah anak ketiga dan keempat dari Hideyoshi.


Hinotama : ๐Ÿ’ข


Raya : Kenapa tidak kau beritahu dari awal?!


Hyuki : Eh?


Saka : Hayolohhh~ Hinotama, dahimu ada kerutannya~


Hyuki : Kakak marah?


Hinotama : Tidak, aku tidak marah. ๐Ÿ’ข *berusaha menahan amarah


Hyuki : ๏ผˆฮฉ ะ” ฮฉ๏ผ‰!


Saka : Keliatan banget boongnya (๏ฟฃโˆ‡๏ฟฃ)


Hyuki : Kakak tidak bertanya jadi aku tidak tau, aku pikir ini tidak ada hubungannya dengan masalah kita (เฎ‡ะดเฎ‡; )


Hinotama : ฮฃ(ใ‚œใ‚œ) H-hei, aku tidak marah. Kenapa kamu menangis?


Hyuki : Habisnya kakak terlihat seperti sedang marah.


Saka : Emang~


Sayon : KAK!! ๐Ÿ’ข


Hinotama : Ini tidak seperti yang kau pikirkan Hyuki!


Hyuki : *menghapus air matanya. I-iya.. maaf.


...๐™…๐˜ผ๐™‰๐™‚๐˜ผ๐™‰? ๐™‡๐™๐™‹๐˜ผ ๐™‡๐™„๐™†๐™€, ๐˜พ๐™Š๐™ˆ๐™€๐™‰๐™, ๐™‘๐™Š๐™๐™€ ๐™†๐˜ผ๐™‡๐˜ผ๐™ ๐™Ž๐™๐™†๐˜ผ.....

__ADS_1


...๐™๐™ƒ๐˜ผ๐™‰๐™†๐™Ž๐ŸŒน๐ŸŒน.....


__ADS_2