
Hyuki : //menebas
Rei : Uh?
Sayon : Tangan Hyuki gemetar?
Rei : Kau benar..
Sayon : Bukankah Hyuki terlalu berjuang? Dia kelihatannya sudah tidak kuat lagi.
.
.
Hyuki : Ugh!! //terhempas
Hinotama : Kita sudahi saja Hyuki. Jangan paksakan dirimu.
Hyuki : Tapi-.
Hinotama : Aku tidak punya waktu untuk melakukan hal ini. Hyuki, kita sudahi saja ini.
Hyuki : Uh! //ragu. B-baik.
Hinotama : Itu lebih baik. Ayo bangun. //mengulurkan tangan
Rei : Uh?!
.
.
.
Saka : Oi.
Hinotama : Ng? Saka?
Saka : Ada yang harus kita pastikan.
Hinotama : Uh?!
....
(Ruang umum)
Hinotama : Siapa mereka?
Saka : Entahlah.
Hikaru : Anak Hideyoshi.
Semuanya : Uh?!
Rei : Anak Hideyoshi?
?H : TCH! SIALAN LEPASKAN KAMI DARISINI!!
Saka : (๏ฟฃใธ ๏ฟฃ ๅธ dia selalu berteriak begitu.
Sayon : Kenapa tidak dilepaskan saja? Kelihatannya mereka tidak bermaksud menyerang.
Saka : Iyadeh.. Iya.. //membuka kurungan
.
.
*gigit
.
.
Saka : SA-KITT!!!
Hikaru : Huta!
Huta : Uh! //melepas
Saka : Sialan kau! ๐ข
Huta : Hmph! ๐ข
Saka : Dasar! masih kecil sudah sombong!
Sayon : Kakak jangan malah debat sama anak kecil dong. Huh..
Saka : Ck.
Hikaru : Kenapa kalian ada disini?
Huta : Uh! Mana kami tau.
Hikaru : Huta!
Huta : Tch.
Hikaru : Kau membawa Hoko bersamamu, apa yang kau pikirkan?!!
.
__ADS_1
.
*syok!
.
.
Hinotama : Ayah ternyata jago marahin anak orang ya~ (๋โธ๋)
Hyuki : Hoko? Rasanya.. nama itu tidak asing.
Rei : Kamu kenal?
Hoko : //bersembunyi di belakang Huta.
Hyuki : Uh?! Hoko.. kau.. anak yang bersama Hideyoshi itu kan?!
Hoko : //ketakutan
Hyuki : Uh!
Hinotama : Tunggu, apa maksud ini semua?
Hyuki : Saat.. Hideyoshi melakukan transplantasi menggunakan darahku, Hoko membantu Hideyoshi saat itu.
Huta : Uh!
.
.
"๐๐ข๐ถ ๐ฉ๐ข๐ณ๐ถ๐ด ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ถ๐ณ๐ถ๐ต."
.
.
Hyuki : Kalau tidak salah.. kekuatanmu itu.. Pengubahan benda mati, kan?
Hinotama : Uh!
Huta : Tch. SIALAN KAU!! APA KAU BERUSAHA MENYALAHKAN HOKO?!!
Hinotama : Hei bocah! //nada mengancam
Huta : Uh!
Hyuki : Kakak hentikan. Ini bukan salah mereka, mereka adalah korban.
Hinotama : Ha?!
Huta : Tch.
Huta : Tch. Ini tidak ada hubungannya denganmu.
Hikaru : Tentu saja ada. //geram
Hoko : //gemetar
Hyuki : Ayah. Sudah hentikan, tidak seharusnya kita menyudutkan mereka seperti ini. Biarkan aku bicara dengan mereka sebentar, ya?
Hikaru : Tch.
Huta : Hoko.
Hyuki : Uh?
Huta : Aku tidak peduli dengan diriku.. aku.. kemari.. karena ingin melindungi Hoko.
Hoko : Uh?
Huta : Si brengsek itu, dia berusaha untuk membunuh Hoko. Hoko tersiksa karena dipaksa untuk mengeluarkan kemampuannya tiap jam. Hal itu sangat menyiksa Hoko. //mengepalkan tangan. Ka-karena itulah.. jika ingin marah.. jangan marah pada Hoko. //ingin menangis
.
.
Saka : Pfftt..
.
.
*PLAK!!
.
.
Sayon : JANGAN TERTAWA!!
Saka : Aduh.. duh.. maaf.. maaf..
Raya : Huh.. apa kami terlihat seperti ingin marah padamu?
Huta : Uh?! (เฎะดเฎ; ) Aku.. hanya tidak suka Hoko terus diperlakukan seperti alat.
Saka : Eh-?! ๏ผโต๏ผ๏ผ
Huta : Paman Hikaru, tolong kami..! tolong Hoko! //berlutut. Mereka semua gila!!
__ADS_1
Hyuki : Huta.. sangat menyayangi Hoko ya.
.
.
Huta : Uh?!
Hyuki : Sejak dulu pun.. kalian terlihat begitu. Karena itulah aku selalu iri dengan kalian. Kalian terlihat seperti kakak beradik yang sesungguhnya.
Hinotama : Eh-? (@ใปะดใป@๏ผ?
Saka : Ada yang tersindir nih~ (๏ฟฃโ๏ฟฃ)
Hinotama : Hyuki apa maksudmu?!
Hyuki : I-ini tidak seperti yang kakak pikirkan, sungguh.
Hinotama : Hmm..
Hoko : Kak.. ak..?
Huta : Uh?!!
Hikaru : Uh?!
Hyuki : Hoko..?
Huta : Hoko, ka-kau bicara?!!
Hoko : *memeluk Huta
Huta : Uh!
Selama beberapa tahun terakhir, karena kelelahan.. Hoko tidak memiliki kekuatan untuk bicara. Kemampuan terus menerus di gunakan, sehingga menyiksa tubuhnya dan merusak perkembangan tubuhnya.
(*setelahnya..)
Huta : Hoko, aku senang saat kau bisa bicara lagi.
Hoko : Kakak..
Huta : Iya. *mengusap air mata
.
.
(di luar)
Saka : Romantis sekali ya~ aku ingat dulu Sayon juga begitu padaku.
Sayon : Kakak!! (๏ผไบบ๏ผ;) !!
Saka : Ahahaha! kenapa harus malu sih~? *menepuk-nepuk kepala Sayon. Itu hal wajar yang dilakukan adik kan~?
Sayon : Lihat situasinya dong.. *memerah
Hinotama : Kelihatannya kau tau banyak soal mereka, Hyuki.
Hyuki : Habisnya mereka anak Hideyoshi. Setiap rencana Hideyoshi selalu melibatkan anaknya.
Rei : Aku baru tau kalau Hideyoshi memiliki anak.
Hyuki : Sui dan Linglyng juga anak dari Hideyoshi.
Semuanya : Uh!!
Hyuki : Tapi sepertinya mereka sudah memutuskan hubungan. Mereka adalah anak ketiga dan keempat dari Hideyoshi.
Hinotama : ๐ข
Raya : Kenapa tidak kau beritahu dari awal?!
Hyuki : Eh?
Saka : Hayolohhh~ Hinotama, dahimu ada kerutannya~
Hyuki : Kakak marah?
Hinotama : Tidak, aku tidak marah. ๐ข *berusaha menahan amarah
Hyuki : ๏ผฮฉ ะ ฮฉ๏ผ!
Saka : Keliatan banget boongnya (๏ฟฃโ๏ฟฃ)
Hyuki : Kakak tidak bertanya jadi aku tidak tau, aku pikir ini tidak ada hubungannya dengan masalah kita (เฎะดเฎ; )
Hinotama : ฮฃ(ใใ) H-hei, aku tidak marah. Kenapa kamu menangis?
Hyuki : Habisnya kakak terlihat seperti sedang marah.
Saka : Emang~
Sayon : KAK!! ๐ข
Hinotama : Ini tidak seperti yang kau pikirkan Hyuki!
Hyuki : *menghapus air matanya. I-iya.. maaf.
...๐ ๐ผ๐๐๐ผ๐? ๐๐๐๐ผ ๐๐๐๐, ๐พ๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐ ๐๐ผ๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ.....
__ADS_1
...๐๐๐ผ๐๐๐๐น๐น.....