Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S2 : #14. Hari ketiga -- Pembantaian


__ADS_3

Rei:Huh-huh.. *menarik nafas dan menghembuskan nya*


Kei:Uh-huh?! Dimana dia?! *kebingungan*


Rei:Aku disini..


Kei:Uh?! Ah! *terhempas* Uhuk! Uhuk! Uhuk! *batuk* Tch!


Rei:Aku sudah banyak berlatih, memang benar gaya berpedang ku tidak sehebat dan seterampil dirimu. Tapi, setidaknya sekarang aku bisa menumbangkan mu.. *nada polos*


Kei:Tch! Jangan anggap kemampuan pemula mu bisa melawan ku! *menyerang menggunakan pedangnya*


Rei:Aku sudah mempelajari nya. Tentang cara menggunakan pedang ini. Sebelumnya ada yang ingin ku tanyakan padamu, apa kau mau memberitahu soal rencana kalian? Sebelum aku membunuhmu..


Kei:Kalian sudah sering bertanya seperti itu! Jawaban kami tetaplah TIDAK! *menyerang Rei*


Rei:Aku tidak punya pilihan lain.. ๐˜›๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ถ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ, ๐˜•๐˜ข๐˜จ๐˜ข ๐˜—๐˜ถ๐˜ต๐˜ช๐˜ฉ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฉ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ต. ๐˜œ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ถ๐˜ฌ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ, ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ฐ๐˜ฉ๐˜ฐ๐˜ฏ.. ๐˜‰๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ถ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ.. *terus menghindar*


Kei:Kena kau!!


Rei:SHINE.. *teknik*


Kei:Uh-huh!! *percikan darah* Apa? Apa yang terjadi? Tubuhku terasa sangat sakit.. *kesakitan*


Rei:Istirahat lah yang tenang.. *berdoa*


(di tempat Raya)


Raya:Sudah tidak ada gunanya lagi. Mereka tidak mungkin memberitahu rencana mereka, karena kesetiaan mereka pada Hideyoshi pimpinan mereka, mustahil mereka memberitahu kami.


Rai:Raya..


Raya:Uh? aniki?


Rai:Bagaimana keadaan disini?


Raya:Dia sudah mati


Rai:Sudah ku duga, sepertinya Rei juga sedang bertarung


Raya:Uh? Sekarang Rei bagaimana?


Rei:Aku baik-baik saja..

__ADS_1


Raya:Uh? Kau melawan salah satu anggota mereka?


Rei:Iya..


Rai:Begitu ya? Sepertinya kau sudah bisa menggunakan pedang itu dengan baik


Rei:Oh, pedang ini? Ya, sepertinya aku memang cocok dengan pedang ini


Rai:Kau boleh memiliki nya kalau kau mau


Rei:Uh? Serius?


Rai:Ya


Rei:Terimakasih niisama.


(di lokasi berbeda)


"๐™Ž๐™š๐™ก ๐™ฉ๐™–๐™๐™–๐™ฃ๐™–๐™ฃ ๐™ ๐™ค๐™ฉ๐™– ๐™Š๐™จ๐™–๐™ ๐™–-๐™…๐™š๐™ฅ๐™–๐™ฃ๐™œ"


Hinotama:Sudah ku duga mereka semua palsu, hampir semua polisi disini adalah siluman. *membantai seluruh penjaga*


Yuno:Uh? Dia?! Bukankah dia yang kami incar? Aku harus menghubungi.. Uh?


Yuno:Gawat.. Apa terjadi sesuatu pada mereka berdua?


(sebelumnya)


Asuka:Ah! *pingsan*


Asami:Sial! Kami tidak bisa bergerak.. Ah! *terhempas*


Sawaki:Uh?! Kalian berdua! Uh-huh?! *menghindar*


Rio:Merepotkan, harus melawan kalian lagi..


Asuka:Rio? Aku pikir kau berada di pihak kami..


Rio:Sejak kapan? Aku tidak akan pernah sudi berada di pihak pada manusia! *menyerang*


(di tempat Hinotama)


Jin:Uh? ketua OSIS?!

__ADS_1


Midori:Tch!


Hinotama:Aku tidak habis fikir, bahwa kalian akan tetap menghianati akademi. Apa sebegitu mudahnya kalian di pengaruhi oleh mereka?


Midori:Berisik! Memangnya apa yang kami dapatkan dari akademi?! Akademi itu, adalah akademi neraka bagi kami, mendapatkan point, bertarung, memangnya apa bagusnya itu semua?!


Hinotama:Jangan pernah lupa apa tujuan akademi itu di bangun! Akademi Heiki, adalah akademi senjata. Akademi yang menyimpan banyak senjata milik negara, senjata-senjata itu sendiri akan digunakan untuk bertarung membela umat manusia dari para siluman. Apa kalian masih belum mengerti?


Jin:Kami tidak tertarik dengan hal itu. Tidak ada gunanya kita membela umat manusia, jika masih ada manusia yang menghina kita


Hinotama:Begitu ya? Jadi, kalian korban penghinaan waktu itu ya?


Jin:Uh?!


Hinotama:Sekarang aku minta kalian untuk tenang, kalian hanya dimanfaatkan saja. Mereka tidak menjamin apa pun kepada kalian, yang mereka butuhkan sebenarnya, hanya tenaga kalian saja.


Midori:Uh?!


Jin:Uh?!


Midori:Bohong! Jangan mencoba memprovokasi kami! *menyerang*


Jin:Tunggu Midori!


Hinotama:*membalas*


Midori:Ah! *terhempas*


Hinotama:Sudah lah, kembalilah.. Aku yakin kalian berdua tidak berniat untuk menyerang akademi.


Jin:Tch!


Midori:Ba..


Jin:Midori?


Midori:Baiklah.. Tapi, tolong ajak Rio juga..


Hinotama:Akan ku usahakan..


๐™…๐˜ผ๐™‰๐™‚๐˜ผ๐™‰ ๐™‡๐™๐™‹๐˜ผ ๐™‡๐™„๐™†๐™€, ๐˜พ๐™Š๐™ˆ๐™€๐™‰๐™, ๐™‘๐™Š๐™๐™€ ๐™†๐˜ผ๐™‡๐˜ผ๐™ ๐™Ž๐™๐™†๐˜ผ..


๐™๐™ƒ๐˜ผ๐™‰๐™†๐™Ž๐ŸŒน๐ŸŒน..

__ADS_1


__ADS_2