
Rei : Maaf.. aku tidak meminta izin padamu dulu..
Rai : Tidak pa-pa.. Aku mengerti kok.
Rei : Eh-? Mak-?
Rai : Kau ingin bertemu seseorang kan? Aku tidak akan melarang nya.
Rei : Niisama.. Terimakasih..
Rai : Sama-sama..
*mematikan telfon
Raya : Apa katanya?
Rai : Dia pergi.
Raya : Kemana?
Rai : Menemui seseorang.
Raya : Begitu.
Saka : Sepertinya zaman sekarang pertemanan itu sangat penting ya..
Raya : Ada apa?
Saka : Sayon bilang dia pergi.
Rai : Apa Ryuen juga ikut?
Saka : Ohh, maksudmu pacarnya Rei?
Raya : Eh-! ( ͡°Ĺ̯ ͡° )
Saka : Ya, dia ikut sih. Dia bertanggungjawab sekali sebagai pasangan. Mereka berdua memang cocok ya..
Raya : Berisik.
Saka : Raya, sepertinya kau tidak menyetujui nya. Apa kau takut perhatian adik perempuan mu lebih mementingkan Ryuen pacarnya daripada kakaknya?
Raya : Diamlah.💢💢
Hidane : Raya ternyata maniak adik perempuan ya *mengejek
Raya : Eh? Apa katamu tadi? Ulangi sekali lagi(•ˋ _ ˊ•)
Hidane : Aku bercanda! Σ(゜゜)
Hirai : Huh-!
Semuanya : Uh?
Raya : Uh-huh?! *syok
Hirai : Uh-huh!! *tertusuk
__ADS_1
Naka : Senior!
Linglyng : Jangan ikut campur! *menghalangi Naka
Naka : Dasar sialan!
Sui : 1 orang sudah tumbang.
Hidane : Hirai? Apa yang kau lakukan?! Cepat bangkit! Aku tau kau tidak selemah itu Hirai!! *beteriak
Raya : Hidane?
Hirai : Maaf.. Hidane.
Hidane : Uh?! *syok
Sui : Dengar ya. Cepat atau lambat, orang ini pasti akan mati.
Hidane : Dasar.. sialan. *tatapan kejam
Raya : Hidane? Ini kali pertamanya.. Hidane terlihat sangat marah dan kesal.
Hirai : Hidane.. ma.. af..
Hidane : Huh?!
Wan : Hiro Hirai!! tersingkir kan!!
Siluman : Ayooo!!! singkirkan yang satunya lagi!!
*sorakan
*syok berat
Hidane : Hirai? padahal.. kau sudah ku anggap seperti adik laki-laki ku sendiri lo. Jangan bercanda dong Hirai. *bicara dalam hati
Naka : Beraninya kau membunuh senior Hirai!! *kesal
Linglyng : Jangan mengabaikan ku!! Ah! *terhempas
Sui : *menoleh
Naka : RASAKAN INI!!! *kesal
Sui : Semua serangan yang tadi ya? Percuma saja.
Naka : Arg-! gawat..
Raya : Naka?!
Naka : Arghh!
Sui : Aku sudah muak.. dengan kalian berdua.. selamat tinggal.
Naka : Uh-huh?! *tertusuk. Apa-?! Apa yang aku lakukan? *terbaring
Hidane : Bohong kan?
__ADS_1
Hikaru : Menyedihkan sekali. Cara kalah yang sangat menyedihkan.
Linglyng : Uh-huh?! Pimpinan?
Siluman : Itu benar!! kalian para manusia sangat menyedihkan!!
*ejekan.
Hinotama : Jangan bicara sembarangan. Dasar ayah sialan.
Hikaru : Kenapa kau selalu saja ikut campur Hinotama? Pertarungan nya sudah selesai kan?
Hinotama : Selesai hanya untuk hari ini saja. *dingin
Hikaru : Kau belum bisa menerima kekalahan ya? Wasit.. umumkan skornya .
Wan : Baiklah.
..."𝘚𝘬𝘰𝘳"...
...7 - 2...
...+...
...𝘗𝘦𝘳𝘵𝘢𝘳𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘳𝘪/𝘪𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨...
Skor sementara adalah! Pihak siluman 7, dan pihak manusia 2, ditambah pertarungan yang sebelum seri!
Manusia : Kita kalah banyak..
*pasrah
Manusia : Ya, kau benar..
Manusia : Apa pihak manusia sudah berakhir sekarang?
Saka : Kenapa kalian berfikir sebodoh itu?
Semuanya : Uh?
Saka : Kami berlima, belum menunjukan kemampuan kami kan?
Manusia : Uh-huh?!
Manusia : Benar!
Manusia : Masih ada harapan!
*bersemangat
Hinotama : Racun itu.. kau buat dari darah Hyuki kan? Dasar ayah sialan.
Hikaru : Hahahaha! *tawa licik. Kau lumayan lambat mengetahui nya Hinotama. Kasihan sekali.
Hinotama : Kenapa kau tega berbuat seperti itu pada putrimu sendiri?! Kau memanfaatkan nya untuk membuat racun. Sebenarnya, sudah berapa banyak darah yang kau ambil dari Hyuki? *tatapan kebencian*
...𝙅𝘼𝙉𝙂𝘼𝙉 𝙇𝙐𝙋𝘼 𝙇𝙄𝙆𝙀, 𝘾𝙊𝙈𝙀𝙉𝙏, 𝙑𝙊𝙏𝙀 𝙆𝘼𝙇𝘼𝙐 𝙎𝙐𝙆𝘼.....
__ADS_1
...𝙏𝙃𝘼𝙉𝙆𝙎🌹🌹.....