
Sawaki:Anda cukup menjadi diri anda sendiri.. tidak perlu sampai terbebani oleh kehidupan orang lain.. Saya yakin, itu yang diinginkan tuan Hinotama..
(keesokan harinya)
(di arena)
Siluman:Ayo!!
*sorakan
Manusia:Berjuanglah!! Kami mempercayai kalian semua!!
*sorakan
Wan:Semuanya! Tidak terasa sekarang kita sudah berada di hati terakhir dalam arena ini. Hari ini.. akan menjadi penentuan besar antara umat manusia dan siluman. Siapa pun yang akan menang, berhak memiliki kekuasaan atas dunia ini.
Semuanya:*sorakan
Wan:Kalau begitu kita mulai pertarungan pertama! Dari pihak para siluman, kita memiliki siluman level 4. Nana!!
Siluman:Nana?!
*terkejut
Nana:Ya-hoo semuanya!
Wan:Dari pihak para manusia, kita memiliki anggota OSIS. Hiashi Hidane!!
Manusia:Berjuang lah OSIS!
*sorakan
Nana:Loh? Bukankah kau Hidane? yang biasanya sering tersenyum itu? Sekarang dimana senyumanmu itu? ahahahaha *mengejek* Apa sekarang senyumanmu sudah hilang karena teman-!
Hidane:Tidak kok.. senyuman ku masih ada kok.. *tersenyum*
Nana:Begitu ya? syukur lah kau bisa tersenyum.. karena aku menyukai senyum mu itu.
Hidane:Mungkin kau tidak akan bisa melihatnya lagi, karena aku akan membunuhmu disini.
Nana:Heh? jadi begitu.. semangatmu boleh juga ya.. sepertinya aku akan bersenang-senang sekarang..
Wan:Dimulai!!
*memulai pertarungan
Hidane:Sebenarnya bertarung dengan wanita itu agak merepotkan tau.
Nana:Sudah lah tidak perlu sungkan.. Lakukan yang harus kau lakukan.
__ADS_1
Hidane:Aku belum selesai bicara tau..
Nana:Hm?
Hidane:Aku memang tidak suka bertarung dengan wanita. Tapi.. lain ceritanya kalau wanita itu adalah siluman.
Nana:Kau menghinaku kan?
Hidane:Ya, itu benar.
Nana:Berani juga mulutmu itu.
*bertarung sengit
Sayon:Niisan, kami kembali.
Saka:Selamat datang. Bagaimana? kalian sudah bicara dengan gadis itu?
Sayon:Kami.. *ragu*
Rai:Ryuen.
Ryuen:Iya. Σ(゚Д゚;)
Rai:Rei dimana?
Rai:Begitu ya? Terimakasih..
Ryuen:Eh-?
Sayon:Pujian dari kakak ipar *bisik*
Ryuen:Apa? ini terlalu cepat. *bisik*
Raya:Apa yang kalian bisikan?
Ryuen:Bukan apa-apa.
(di sisi lain)
Rei:Hyuki.. aku tidak tau kalau masa lalu Hyuki begitu kelam..
Akimoto:Ahh.. kita bertemu lagi ya?
Rei:Akimoto, ya?
Akimoto:Ya.. sepertinya kita tidak bisa bertarung nanti. Padahal aku ingin memukuk wajahmu itu.
Rei:Memangnya kau bisa melakukan nya?
__ADS_1
Akimoto:Tentu saja. Karena kau itu.. hanya orang yang tidak berguna dan bodoh.
Rei:Sebagai siluman, kau terlalu gegabah dan mencolok. Sejak awal kau hanya meminjam tubuh dari umat manusia kan?
Akimoto:Kau cerewet sekali. Aku bosan bicara denganmu.. *pergi* *kesal*
(di arena)
Nana:Uh? *menghindar*
Hidane:Loh?
Nana:Kau hebat juga ya, aku sampai kesulitan begitu.
Hidane:Masih belum seberapa kok.
Nana:Oh ya Hidane apa kau.. ingin balas dendam?
Hidane:Hm?
Nana:Aura mu terlihat sangat jelas tau.. meskipun sedang tersenyum, nyatanya kau sedang marah kan?
Hidane:Ya kau benar.. aku hanya ingin balas dendam karena kematian Hirai.
Nana:Sepertinya kau sangat menyayangi Hirai ya
Hidane:Ya, dia sudah ku anggap seperti adikku sendiri.
Nana:Begitu ya. Huh.. *menghela nafas* Terkadang aku tidak mengerti dengan perilaku manusia.
Hidane:Kau tidak perlu mengerti soal manusia. Sekarang kita sedang mempertaruhkan segalanya.
Manusia:Ayooo!!
*sorakan
Nana:Kalau begitu.. kita bertarung dengan serius.
Siluman:Jangan mau kalah!!
*sorakan
Hidane:Aku selalu bertarung dengan serius.
*bertarung sengit
...𝙅𝘼𝙉𝙂𝘼𝙉 𝙇𝙐𝙋𝘼 𝙇𝙄𝙆𝙀, 𝘾𝙊𝙈𝙀𝙉𝙏, 𝙑𝙊𝙏𝙀 𝙆𝘼𝙇𝘼𝙐 𝙎𝙐𝙆𝘼.....
...𝙏𝙃𝘼𝙉𝙆𝙎🌹🌹.....
__ADS_1