Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S3 Part 2 : #27. Ledakan #2


__ADS_3

Hinotama : Mau bagaimana pun pertarungan harus tetap diselesaikan. Walaupun hasilnya seri sekalipun, pak Razor pasti sangat mengharapkan kemenangan.


*di sisi lain..


Sayon : Uh-huh?! *syok


*serangan mendadak dari belakang


Sayon : Barusan itu apa-?! *kebingungan


*keluar cairan lengket dari tanah


Sayon : Apa ini-?! Cairan ini.. apa..?!


*di arena


Saka : Uh-!


Wuan : Kenapa..? apa kau merasakan sesuatu?


Warga : Dia masih hidup-?!


Wuan : Apa.. adikmu itu akan baik-baik saja?? *tersenyum licik


Saka : Aku muak dengan siluman yang mengganggu akademi dan umat manusia,, tapi.. aku lebih muak dengan siluman yang mengganggu keluarga ku. *tatapan kesal


Wuan : HAHAHAHAHA!!!! AYO MULAI PERTARUNGAN YANG SESUNGGUHNYA!!! *kepalanya menyatu kembali


*di sisi lain..


Hyuki : Argh! *kesakitan


Asuna : Hyuki.


Hyuki : Kenapa tanganku jadi semakin sakit..?


Asuna : Hyuki lihat-!


Hyuki : Uh-huh?! Ini-?!


Asuna : Cairan apa ini-?!


Hyuki : ๐˜๐˜ค๐˜ฆ ๐˜Ž๐˜ช๐˜ฎ!!


Asuna : Hyuki-?!


Hyuki : Asuna, ikut denganku.


Asuna : Tunggu dulu! bukankah kita akan ke bendungan di-?!


Hyuki : Tidak ada waktu lagi-! Ikut denganku!


Asuna : Tch.


*di tempat Rei..


Rei : Ini dia-! *menemukan bom


Haruka : Kau tau cara mematikannya-?!


Rei : Aku punya ide. *melihat cairan tadi


Haruka : APA YANG INGIN KAU LAKUKAN-?!


Rei : *melempar bom ke dalam cairan.


*di tempat Hyuki dan Sayon melakukan hal yang sama.


Rei : Aku tetap harus di atas disini.

__ADS_1


Haruka : Kau yakin?


Rei : Jika aku turun aku akan terkena ledakannya.


Haruka : Tapi-! Jika ledakan bom nya besar kita juga akan terkena!


Rei : Ti-tidak..


Haruka : Rei..?


Rei : Haruka.. kau pergi saja.


Haruka : Uh-?!


Rei : Kau bisa melewati jalur atas bendungan dengan cepat. Aku akan mengawasi bendungan nya.


Haruka : Tunggu Rei! aku tidak mungkin meninggalkan mu disini!!


Rei : Tapi harus ada orang yang selamat!


Haruka : Uh-?!


Rei : Aku mohon.. Haruka. *memegang pundak Haruka


Haruka : Tidak akan.


Rei : Uh-?!


*di tempat Hyuki


Asuna : Berapa lama kita harus menunggu..?


Hyuki : Mungkin sampai bom nya meledak.


Asuna : Kita tidak mungkin hanya diam berdua disini kan.?


Asuna : Pergilah.


Hyuki : Uh-huh?!


Asuna : Kau harus menemui ketua OSIS. Kalian saudara bukan?


Hyuki : Tidak-!


Asuna : Tidak??


Hyuki : Untuk sementara.. lebih baik aku tidak muncul di hadapannya.


Asuna : Mempunyai saudara laki-laki itu,, bagaimana rasanya ya..?


Hyuki : Uh? Asuna?


Asuna : Aku adalah anak tunggal, lalu aku hanya punya sepupu perempuan. Sekarang.. dia sudah tiada.


Hyuki : A-Asuka bukan.?


Asuna : Ya, darimana kau tau?


Hyuki : Entahlah.


Asuna : Darimana kau tau itu tidak penting ya. Oh ya Hyuki, apa kau tidak penasaran bagaimana rasanya punya saudara perempuan?


Hyuki : Uh? Bukankah rasanya sama saja?


Asuna : Tentu saja berbeda. Memiliki saudara yang sesama jenis membuatmu seperti bicara dengan dirimu sendiri. Kau mengerti?


Hyuki : Iya.


Asuna : Tapi ya,, tetap saja aku penasaran dengan saudara laki-laki.

__ADS_1


Hyuki : Memiliki saudara laki-laki itu menyenangkan.


Asuna : Eh?


Hyuki : Dia baik dan juga peduli, terkadang dia juga menjadi sosok pelindung yang baik.


Asuna : Begitu ya. Aku jadi semakin iri denganmu Hyuki.


Hyuki : Kenapa begitu?


Asuna : Saat pertama kali melihatmu, kau adalah murid populer di akademi, kau juga mengalahkan sebagian besar murid yang bahkan lebih senior dari dirimu.


Hyuki : Itu..


Asuna : Lalu ya, setelah melihat Hyuki, Sayon, dan Rui bersama rasanya seperti melihat 3 penerus akademi.


Hyuki : Itu tida-!


Asuna : Aku selalu ingin menjadi seperti mu.


Hyuki : Uh?


Asuna : Aku selalu berharap bisa menjadi populer seperti dirimu, aku juga berharap bisa menjadi OSIS, bahkan berharap bisa memenangkan banyak pertarungan. Tapi.. terlalu banyak berharap membuatku lupa dengan yang namanya berusaha.


Hyuki : Uh?


Asuna : Jika tidak di usahakan tidak ada gunanya berharap.


Hyuki : Asuna..?


Asuna : Hyuki.. kau sudah bukan bagian dari murid akademi lagi bukan. ?


Hyuki : Ya.


Asuna : Tapi kau masih menyayangi akademi bukan.?


Hyuki : I-iya..


Asuna : Kalau begitu pergilah.


Hyuki : Uh-huh?!


Asuna : Kau.. harus pergi.. bertemu dengan ketua OSIS lalu memperbaiki hubungan keluarga kalian. Kau juga harus mengubah masa depan akademi, bersama Rei.. dan juga anggota Karafuru yang lainnya. *tersenyum


Hyuki : Asuna..? Uh-?!


Asuna : *memberikan liontin nya pada Hyuki.


Hyuki : Tunggu Asuna! Apa yang-?!!


Asuna : Kau punya bakat yang bisa mengubah masa depan akademi. Sedangkan, aku tidak punya hal seperti itu.


Hyuki : Kau punya!! Aku hanya penghianat akademi!! aku tidak berhak-!!


Asuna : Tapi kau masih menyayangi akademi. Kau masih menyayangi seseorang yang bahkan sudah mengusir mu. Kau sangat baik sebagai teman, keluarga, tapi kau buruk dalam mengerti dirimu sendiri.


Hyuki : Uh-?!


Asuna : Sayon sudah menyelesaikan tugasnya. Sekarang kau bisa menyusulnya.


Hyuki : Tunggu!! Jangan sembarangan bertindak!! Kau adalah teman yang-!!


Asuna : Aku ingin menjadi lebih berguna. Biarkan aku mati dengan cara yang keren dong Hyuki.


Hyuki : Uh-?!


...๐™…๐˜ผ๐™‰๐™‚๐˜ผ๐™‰ ๐™‡๐™๐™‹๐˜ผ ๐™‡๐™„๐™†๐™€, ๐˜พ๐™Š๐™ˆ๐™€๐™‰๐™, ๐™‘๐™Š๐™๐™€ ๐™†๐˜ผ๐™‡๐˜ผ๐™ ๐™Ž๐™๐™†๐˜ผ.....


...๐™๐™ƒ๐˜ผ๐™‰๐™†๐™Ž๐ŸŒน๐ŸŒน.....

__ADS_1


__ADS_2