Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S4 : #47. San Francisco - Amerika


__ADS_3

(*di perjalanan..)


Menaiki kapal boat, menuju San Francisco.




//Ngebut


.


.


.


.



Hinotama : Oi tunggu dulu ayah!! bisa tidak pelan-pelan sedikit?!! πŸ’’



Hikaru : Berisik amat dah.. kalian mau menyelesaikan ini dengan cepat atau tidak?



Hinotama : Tapi ini terlalu cepat tau!!



Saka : Perutku tidak aman.



Sayon : Tunggu jangan muntah disini!



Saka : Cuma bohongan sih (Β΄β€’Ο‰β€’\`)



Sayon : (-"-;)



//PLAK!



Saka : Aduh! sakit..



Sayon : Jangan bercanda.



Saka : M-maaf..



Rei : Uh?! Hyuki..



Hyuki : Uh! iya?



Rei : Itu..



Hyuki : Ada apa..?



Rei : Tidak.. rambutmu.. memutih.



Hyuki : Uh?



Hikaru : \*melirik ke arah Hyuki



Hyuki : Ohh, ini..? palingan cuma efek kedinginan saja.



Hinotama : Nahh.. kalau kecepatannya sedikit normal terasa lebih baik.



Hikaru : Berisik, kalau begitu kau saja yang mengendarainya.



Hinotama : Aku tidak bisa mengendarai kapal boat tau. πŸ’’



Rai : Payah.



Hinotama : Ha?!! πŸ’’



Raya : Sudahlah jangan malah bertengkar ( ̄へ οΏ£ ε‡Έ



Hinotama : Beritahu pada kakakmu itu (๑‒̀д‒́๑)



Hyuki : \*pandangan samar



Rei : Uh? Hyuki..?


__ADS_1


Hyuki : Huh.. huh..



Hinotama : Uh-?! Hyuki-?!



Hyuki : \*pingsan



Hinotama : Dia pingsan, tubuhnya juga dingin.



Hyuki : \*tenggelam dalam suatu khayalan. Huh.. huh.. kakak.. \*menarik baju Hinotama



Hinotama : Uh?!



Saka : Keliatan banget jarang perhatiin adiknya.



Hinotama : πŸ’’



Rai : Dia kakak yang sangat jahat. Pantas saja Hyuki takut padanya.



Hinotama : πŸ’’ Oi kalian!! πŸ’’



Rei : ( ̄へ οΏ£ ε‡Έ



Sayon : Aku tidak akan pernah mengerti bagaimana cara bercanda mereka.



Rei : K-kau benar..



Hinotama : Tenanglah Hyuki, aku disini. \*berfikir \*menggunakan kemampuannya untuk menghangatkan Hyuki.



Hikaru : Untuk sementara biarkan dia istirahat. \*melemparkan peta



Saka : Tunggu kenapa malah dilempar ke arah ku? πŸ’’



Hikaru : Peduli amat, aku sedang menyetir.




Hikaru : Di San Francisco Bay ada sebuah pulau yang bernama Alcatraz, pulau itu adalah pulau yang digunakan sebagai penjara. Tapi ada sedikit kejanggalan di penjara itu.



Rei : Kejanggalan?



Hikaru : Para narapidana disana kerap mendengar suara aneh, jeritan, bahkan hal-hal janggal. Aku pernah kesana, lalu aku menemukan 1 sel yang memiliki aura aneh. Meskipun aku berada dikejauhan 10 meter dari sel itu, aku bisa merasakan auranya yang begitu kuat.



Raya : Jadi..



Rai : Kau belum melihat isi sel itu kan?



Hikaru : Belum. Karena aku juga khawatir ketahuan, kalian tau kan..? para napi itu punya insting kuat. Beberapa dari mereka pasti bisa mengetahui kalau aku siluman.



Sayon : Mereka manusia atau gak sih? umumnya manusia tidak akan tau penyamaran yang dilakukan oleh siluman kan? apalagi paman adalah siluman level 5.



Hikaru : Uh-? kau tau darimana..?!



Sayon : Eh-? ya.. karena aku OSIS jadi tau sih.



Hikaru : Diantara mereka.. aku yakin pasti ada yang berdarah siluman, atau malah sebaliknya. Siluman berdarah manusia.



Hinotama : Kau tau nama sel nya?



Hikaru : Ya. Sel 14D, aku dengar setiap para napi yang diletakkan di sel tersebut keesokannya meninggal tanpa sebab. Tidak ada bukti jelas, mereka meninggal begitu saja. Tidak ada bercak darah, goresan luka, atau apapun.



Rai : Jadi dengan kata lain.. kemungkinan ada siluman level 3 atau 4 disana, iya kan?



Hikaru : Ya.



Rei : Lalu.. mengenai chef itu.. apa dia berencana ke sel itu?



Sayon : Iya juga.. bagaimana paman?

__ADS_1



Hikaru : Mungkin saja. Karena itulah kita akan kesana.



Sayon : Gila dah πŸ—Ώ



Saka : Siapin mental lo ya.



Hinotama : Berisik jangan nakut-nakutin.



Saka : Pfft.. Hinotama takut nih yee.



Hinotama : Berisik!! πŸ’’



Saka : Ahahahhahah!!



Hikaru : Tapi kita pergi besok saja.



Semuanya : Eh-? (γ€€οΌ›βˆ€οΌ›)



Raya : Kenapa..?



Hikaru : Saat ini kita biarkan saja dia. Kalian juga harus istirahat kan? Apalagi dengan kondisi Hyuki saat ini.



Yuika : Hyuki..? kau malah mengkhawatirkan putrimu sendiri tuan Hikaru..?



Hinotama : Oi-



Hikaru : Kalau kita pergi sekarang pun tidak ada gunanya, penjara itu sudah ditutup.



Hinotama : Jam segini?



Hikaru : Mereka memperketat keamanan nya, kita harus membuat janji untuk bertemu. Karena ada keluarga Hida dan Ryoko disini jadi mungkin akan lebih mudah membuat janji.



Saka : Jadi sekarang kita akan menginap dimana..? hotel? villa?



Sayon : Kenapa malah tanya itu sih?! πŸ’’



Saka : Penasaran tau.



Hikaru : Hotel, aku sudah pesan kamar untuk kalian.



Saka : Yu-huu!! aku mau berendam setelahnya.



Sayon : πŸ’’



Hikaru : Tapi aku cuma memesan 4 kamar.



Semuanya : Eh-! πŸ’’



Saka : Pelit amat! kau ini tidak mau mengeluarkan biaya lebih banyak atau bagaimana sih?!!



Hikaru : Kalau pesan banyak kamar nanti bisa ketahuan tau πŸ’’



Saka : Masa iya aku harus tidur bareng Sayon sih..? \*gumam



Sayon : Apa? ada masalah? πŸ’’



Saka : Sedikit sih.



Sayon : Sedikit apa maksud mu?!



Saka : Bukan apa-apa.



Sayon : Dasar!



...π™…π˜Όπ™‰π™‚π˜Όπ™‰ π™‡π™π™‹π˜Ό 𝙇𝙄𝙆𝙀, π˜Ύπ™Šπ™ˆπ™€π™‰π™, π™‘π™Šπ™π™€ π™†π˜Όπ™‡π˜Όπ™ π™Žπ™π™†π˜Ό.....

__ADS_1


...π™π™ƒπ˜Όπ™‰π™†π™ŽπŸŒΉπŸŒΉ.....


__ADS_2