
🌹🌹🌹
 
“Selamat datang dokter Kayana “. Dokter Hadi Permana, Kepala Rumah Sakit Ciraka, sebuah Rumah Sakit besar yang semua orang juga tahu seberapa hebat layanan dan fasilitas di tempat pengobatan ini, menyambut hangat kedatangan Kayana di dalam ruang kerjanya.
“Terima kasih dokter. Terima kasih “. Menunduk hormat atas sikap ramah dokter Hadi padanya.
“Silahkan “. Dokter Hadi menawarkan Kayana duduk pada sofa di depan meja kerjanya.
“Perkenalkan dokter, nama saya Kayana Zhafira “. Kayana langsung memperkenalkan diri begitu mendapatkan posisi duduk nyamannya.
“Ooo, iya-iya. Saya tahu ! Saya sudah baca biodata anda “. Duduk pada sofa di depan Kayana. “Biasa di panggil Ana-kan ? “
“Benar dokter “. Menjawab cepat
“Baiklah dokter Ana. Selamat bergabung di Rumah Sakit ini ! Saya Hadi Permana, saya Kepala Rumah Sakit ini dan di keseharian, saya praktek sebagai dokter spesialis bedah “. Hadi mulai memperkenalkan diri.
“Saya sangat senang bisa merekrut anda menjadi bagian tim kerja di sini. Saya sudah baca referensi anda, anda dokter hebat “. Mengangguk pada Kayana. “Dan saya berharap, tolong beri dedikasi terbaik untuk Rumah Sakit ini !”
__ADS_1
“Terima kasih dokter atas pujiannya. Tetapi, kalau dibandingkan jam terbang dokter Hadi, saya belumlah apa-apa “. Balik memuji dokter Hadi. “Dan tentang pekerjaan, dokter Hadi tidak perlu khawatir, saya sangat mencintai pekerjaan saya. Saya berjanji, akan memberikan ketulusan hati saya pada Rumah Sakit ini “. Berucap dengan sangat semangat.
“Hahahaha “. Tertawa melihat begitu semangatnya Kayana.
“Saya suka dengan semangat anda. Itu sangat bagus, pertahankan ya !”
“Iyaaaaa!!!!!” Bersuara secepat yang dirinya bisa.
“Baiklah, baiklah “. Masih ada sisa tawa di sudut bibir dokter yang jelas hanya berbeda beberapa tahun usianya dari Kayana itu. “Tunggu sebentar ya !” Berdiri, beranjak dari sofa yang diduduki dan berjalan ke arah meja kerjanya.
“Tolong panggilkan perawat Diandra ke sini !” Berbicara di gagang telepon.
“Dokter panggil saya ?” lelaki seragam putih berdiri di depan pintu.
“Benar !” Menganggukkan kepala sambil mengerakkan tangan kanan. Memberi kode agar lelaki tersebut masuk ke dalam ruang kerjanya. “Kemarilah !”
“Perkenalkan dokter Kayana, ini Diandra Heryawan “. Melihat ke arah Kayana. Dan Kayana, spontan berdiri.
“Dan kamu, Di “. Melihat ke arah Diandra, “Perkenalkan ini dokter spesialis anak kita yang baru. Kayana Zhafira “.
__ADS_1
“Nah, dokter Ana. Diandra ini adalah asisten pribadi anda “. Dokter Hadi melihat Kayana dan Diandra baru saja bersalaman. “Kedepannya, segala kegiatan anda di Rumah Sakit ini di bantu oleh Diandra “.
“Iya “. Tersenyum ramah pada dokter Hadi.
“Dan perawat Diandra, kedepannya mohon bantuannya ya “. Menatap pada Diandara.
“Pasti dok “. Jawab Diandra ramah.
Punya atasan secantik kamu, aku pasti rela dari pagi sampe pagi bantuin..heheheehe.
Suara hati Diandra penuh suka cita.
“kalau begitu “. Berbicara pada Diandra. “Di, tolong bawa dokter Ana keliling dulu ! Kamu perkenalkan seluk beluk Rumah Sakit ini ! Setelah itu, perkenalkan pada yang lain dan antarkan dokter Ana ke ruang kerjanya ! Jelaskan jadwal praktek dokter Ana, serta lengkapi semua kebutuhannya !”
“Baik dok “. Mengangguk patuh.
“Dokter Ana, anda bisa mengikuti Diandra sekarang ! Kalau ada apa-apa, jangan ragu cari saya ya !” Ucap dokter Hadi.
“Terima kasih banyak dokter, sekali lagi terima kasih banyak “. Menunduk hormat. “Saya permisi dulu ya dok “. Izin Kayana.
__ADS_1
“Iya, silahkan-silahkan “. Tersenyum dan menganggukkan kepalanya.