Aku, Kamu Dan Kontrak Pernikahan

Aku, Kamu Dan Kontrak Pernikahan
Ibu


__ADS_3

🌹🌹🌹


Hembusan angin badai menyapa Kayana yang lama tertunduk memutar kembali peristiwa pertemuannya dengan nyonya Ratna Bram Kurnia sore tadi. Hawa dingin yang membelai kulitnya, membuat Kayana merapatkan baju hangatnya.


γ€€


β€œApa yang harus aku lakukan ?” Gumam Kayana pada dinding putih kamarnya.


γ€€


β€œYa Tuhan, kenapa memiliki cinta dari seorang kekasih bisa sesakit ini ? Kenapa cinta tulusku bisa membuat ancaman bagi keluargaku sendiri ?” Meratapi diri.


γ€€


β€œSalahkah aku mencintainya ? Aku benar-benar cinta dia, aku tulus Tuhan, bukan karena hartanya atau latar keluarganya β€œ. Menggelengkan kepala. β€œEngkau Maha Tahu itu, iyakan Tuhan ?”


γ€€


Lelah, kecewa dan putus asa. Air mata jatuh di pipi Kayana, hatinya sangat sakit. Cintanya sangat menguras kehidupannya.


γ€€


Tok...tokk..tokkkk...


γ€€


β€œAna ?” Suara wanita yang terdengar sudah lanjut usia memanggil Kayana di depan pintu kamarnya.


γ€€

__ADS_1


Cepat Kayana menghapus air matanya, berdiri dan berjalan membukakan pintu kamar.


γ€€


β€œBu β€œ. Kayana berusaha tersenyum, menghenyahkan sakit di hati. Tidak ingin sang Ibu tahu.


γ€€


β€œSudah waktunya makan malam. Ayo nak kita makan !” Tersenyum menenangkan ke arah Kayana.


γ€€


β€œWah, makan ya β€œ. Berpura-pura antusia. β€œAku sudah sangat lapar Bu, Ibu tahu aja ya kalau cacing dalam perutku ini sudah berdemo sedari tadi β€œ. Memukul bagian perut sambil membuat ekspresi wajah melucu.


γ€€


β€œKamu ini nak, bisa saja. Hahahaah β€œ. Tertawa pelan menanggapi kelucuan tingkah Kayana.


γ€€


γ€€


****************


γ€€


Perkenalkan !


γ€€

__ADS_1


Kayana Zhafira, biasa di sapa Ana. Dokter Spesialis Anak yang sekarang mengabdikan diri di sebuah Klinik Bersama, Kayana baru saja memasuki usia dua puluh tujuh tahun, anak tertua dari pasangan Sulaiman Dipraja dan Kenangsih Dipraja. Sang ayah yang sudah memasuki usia lima puluh lima tahun ini, bekerja sebagai guru Matematika pada sebuah Sekolah Dasar di Kota tempat mereka tinggal.


γ€€


Dan si istri, Ibu Asih, biasa masyarakat sekitar menyapa. Memiliki usaha katering kecil-kecilan, usaha katering rumahan yang masih skala Desa saja. Biasanya untuk hajatan tetangga sekitar, atau untuk acara kantoran. Sederhana, tetapi menunya sangat di gemari pelanggan. Serta sosok gadis yang tingginya entah bagaimana, bisa melebihi sang kakak, dia adalah Mayang Sayana Putri. Adik semata wayang Kayana yang sekarang sedang sibuk memasukkan lamaran magang untuk syarat akhir penyusunan Skripsinya nanti.


γ€€


Sebuah keluarga kecil, hidup berkecukupan menurut sudut pandang Kayana. Memang bukan keluarga hartawan apa lagi, keluarga sosialita, tetapi Kayana bangga dengan keluarganya. Perjuangan keras sang ayah untuk menjamin kehidupan dan pendidikan anak-anaknya, terbukti bisa mengantarkan Kayana menjadi dokter spesialis anak, dan membuat si bungsu hampir tamat di perguruan tinggi ternama, calon Sarjana Ekonomi.


γ€€


Derai keringat sang Ibu, membuat Kayana tidak pernah kekurangan apapun dalam hidupnya. Cinta orang tua, kasih sayang si adik yang selalu saja masih kecil di mata Kayana. Semua sudah lebih dari cukup.


γ€€


Sampai hari dimana Kayana bertemu Praditio, menerima cinta lelaki tampan dan baik itu. Dan akhirnya, Kayana harus hidup dalam penuh rasa ketakutan. Takut sang ayah di penjara atas tuduhan palsu yang di susun Ibu kandung kekasihnya, takut sang Ibu juga akan senasib seperti ayahnya, dan takut masa depan adik kesayangannya hancur.


γ€€


Keluarga Praditio tidak pernah sudi membiarkan Kayana berbahagia, apa lagi masuk dalam keluarga kaya mereka. Ayah Praditio sudah tiada, dari cerita Praditio dulu padanya, ayahnya meninggal saat dia masih duduk di kelas satu SMU. Semenjak itu, Ibunyalah yang mengendalikan segalanya, perusahaan hingga aset-aset keluarga mereka sampai usia Praditio masuk dewasa. Dan sekarang, sudah hampir tiga tahun Praditio menjadi Pimpinan tertinggi perusahaan keluarga mereka yang bergerak pada dunia properti.


γ€€


Latar keluarga yang berbeda, dan kecurigaan besar pada dirinya kalau sosoknya hanya akan menjadi wanita penikmat harta keluarga Praditio, mengakibatkan Kayana tidak pernah diterima. Selalu mempersulit hidupnya saat tidak patuh atas perintah menjauh dari kekasih hati.


γ€€


Sekali lagi, Kayana berada dalam kesulitan itu. Dengan mata memandangi satu persatu anggota keluarga tercintanya. Kayana berpikir keras, apakah keputusan yang harus di ambilnya saat ini ? Keluarga atau cinta, perasaan dirinya atau kebahagiaan semua anggota keluarga ? Tetap di Kota ini atau pergi jauh ke tempat buangan yang disiapkan Ibu dari kekasih hatinya ?

__ADS_1


γ€€


Ya Tuhan........aku harus bagaimana ? Suara lirih hati gadis cantik bertubuh mungil ini.


__ADS_2