AKU REINKARNASI & TIDAK BOLEH TERLUKA

AKU REINKARNASI & TIDAK BOLEH TERLUKA
TIGA PULUH ENAM


__ADS_3

Ella tersenyum mengejek. "Kakak selalu berpikir optimis, seperti dulu. Aku ingat, ayah selalu menyuruh kakak masuk ke akademi Helcia tapi tidak mau karena beranggapan akan menjadi penerus Vilvred karena anak pertama ayah. Sayang sekali, ya. Keinginan kakak tidak pernah terwujud karena keluar dari rumah."


Daniela yang dulu pasti terpengaruh dengan ejekan adiknya, sekarang dia bukan Daniela yang haus kasih sayang. "Apakah kamu pamer karena bisa masuk akademi sementara aku tidak?"


Ella terkejut dan tidak menyangka sang kakak bisa melawan dirinya, padahal dulu Daniela selalu mengalah demi ayah kandung mereka berdua.


Daniela bisa melihat orang-orang di sekitar perpustakaan yang tangan dan matanya sibuk di mata, tapi telinga mereka menguping percakapan, bahkan petugas perpustakaan tidak menegur mereka berdua.


"Selamat, ya. Bisa masuk akademi, sayang sekali aku tidak bisa masuk karena tidak mendapat rekomendasi dari siapa pun." Daniela menghela napas.


Perkataan Daniela menyiratkan bahwa duke Vilvred menolak membuat rekomendasi pendidikan untuk putri sulungnya. Hal ini berbeda dengan gosip yang disebarkan Ella mengenai Daniela yang iri dan terlalu malas untuk kepentingan pendidikan karena percaya diri bisa menjadi pewaris meskipun mustahil karena dirinya seorang perempuan.


Orang-orang di perpustakaan yang menguping percakapan mereka menjadi bingung.


"Asal kamu tahu, Ella. Dari awal yang aku kejar bukan harta milik ayah, tapi kasih sayang yang hanya ayah berikan untuk kamu. Jika aku bersikeras mengejar harta dan status milik ayah seperti gosip yang kamu sebarkan sekarang- aku tidak akan pernah keluar dari anggota keluarga duke Vilvred dan menjadikan kamu satu-satunya lady Vilvred.


"Semua orang tahu bagaimana duke Vilvred membenci istri pertama karena pernikahan politik dan sangat mencintai anak dari kepala pelayannya yang bertubuh lemah dan dijadikan duchess. Semua bangsawan di kekaisaran Helcia menutup mata hal ini karena status duke yang berpengaruh serta calon menantu kaisar selanjutnya.


"Demi kasih sayangnya terhadap anak kepala pelayan, dia menyebar cerita tentang kisah cinta yang romantis di kalangan rakyat. Tentu saja banyak rakyat yang mendukung hubungan mereka, sehingga perselingkuhan dianggap gosip tidak jelas."


Ella menggigit bibir bawahnya dan menatap marah Daniela.


Daniela melipat kedua tangan di depan dada. "Anak dari kepala pelayan memang tidak bisa sepadan dengan wanita bangsawan. Jika dia memang berkualitas, dia tidak akan membuka kakinya untuk pria yang sudah beristri, sama dengan yang kamu lakukan sekarang. Jadi, sudah berapa kali pangeran mahkota meniduri kamu, Ella?"


"KAKAK!" jerit Ella. "KAKAK TIDAK BISA MENUDUHKU SEMBARANGAN! AKU MASIH SUCI DAN BELUM TIDUR DENGAN PANGERAN MAHKOTA! JUSTRU KAKAK YANG KETERLALUAN KARENA- KARENA-"


Ella menjadi bingung, dia tidak tahu harus menyalahkan kakaknya dengan cara apa.


"Karena apa?" Tantang Daniela. "Apakah kamu bingung mencari alasan lain supaya terlihat masuk akal?"

__ADS_1


"Ti... tidak... itu..." Ella tergagap.


Daniela memiringkan kepalanya dan menatap polos Ella. "Jadi, apakah aku harus bicara ke permaisuri untuk menyatakan dirimu masih polos?"


Ella terkejut lalu menjadi panik. "Tidak kakak, kalau tidak percaya bisa bertanya ke pangeran mahkota."


"Apakah menurut kamu perkataan pangeran mahkota sangat suci? Dia mampu memukulku di kuil suci dan diusir pendeta agung hanya karena marah melihat kamu menangis dan merasa aku sudah merugikan keluarga Vilvred. Jika dia bisa melakukan hal kotor itu, dia tentu bisa tidur dengan kamu."


Ella terpana dengan perkataan Daniela.


Daniela melihat sekitar perpustakaan, orang-orang masih mode menguping. Dia berani bertaruh, mereka semua yang menguping akan menyebarkan gosip ke luar perpustakaan.


Ella menangis dan pergi meninggalkan Daniela sementara kedua temannya menyusul Ella.


Daniela tersenyum puas.


Ella menangis di kamar asramanya dan mengirim surat ke duke Vilvred dan pangeran mahkota.


Di kuil bawah tanah, seluruh tubuh Andi diikat di atas mimbar batu lalu diperiksa dua puluh empat jam oleh para pendeta tinggi, pendeta tinggi Rahul mengawasi mereka dengan teliti. Khawatir dengan perkataan Daniela.


Andi berteriak marah dan menyebut nama dewa sampai suaranya menjadi serak dan tubuhnya melemas karena terlalu keras berontak.


Hasilnya membuat para pendeta tinggi di bawah ruang terkejut.


Sementara para pendeta tinggi di bawah arahan pendeta tinggi Rahul sedang bekerja, permaisuri yang mendengar gosip itu, mengirimkan surat ke duke Vilvred untuk melakukan tes kesucian wanita.


Ratu menolak mati-matian dan menunjukan wajah sedih di depan kaisar.


Kaisar yang sangat mencintai ratunya, menjadi tidak tega tapi juga tidak bisa menolak kehendak permaisuri, kaisar membujuk ratu dengan lembut. "Aku yakin pangeran mahkota kita tidak pernah melakukan hal sembrono, karena itu turuti perintah permaisuri untuk menunjukan bahwa tuduhan itu tidak benar."

__ADS_1


Ratu hampir pingsan mendengar nasehat kaisar, ratu tahu dengan baik bagaimana kelakuan putranya dan berusaha menutupi. Sekarang, jika ketahuan bahwa lady Ella tidak perawan, bisa saja putranya mendapat masalah, terutama dari pihak kuil.


Perselingkuhan adalah hal wajar bagi seorang pria, tapi istri yang masih suci sebelum menikah adalah hal yang wajib karena pernikahan mereka harus direstui oleh pihak kuil. Kekaisaran Helcia menjunjung tinggi pernikahan di kuil.


Saat pangeran mahkota selingkuh dengan adik tunangannya, ratu hanya diam dan tidak ikut campur karena minim pengetahuan. Sekarang setelah permaisuri mengungkit, akhirnya dia paham setelah diceritakan para dayang pribadinya.


Ratu dulunya hanya penari erotis kesayangan kaisar saat permaisuri mengandung pangeran pertama, dia bisa mendapatkan gelar bangsawan supaya bisa menikah dengan kaisar dan mendapat gelar ratu berkat dukungan duke Vilvred dan bangsawan Neelam di bawah kekuasaan duke.


Ratu kecewa karena merasa telah dijebak oleh duke supaya putri kesayangannya bisa menjadi permaisuri di kekaisaran dan mengabaikan hal lainnya.


Kaisar menyatakan persetujuan tes sebelum ratu mengiyakan.


Permaisuri mengangguk puas ketika mendengar laporan dari dayang seniornya. "Memang hal inilah yang harus terjadi. Untuk mencari aman, para bangsawan pria mata keranjang, melakukan hubungan gelap dengan pelayan atau wanita yang bukan bangsawan tapi pangeran mahkota yang tumbuh dari ibu seorang penari erotis, tidak akan pernah mengerti hal itu. Ha- dari dulu aku ingin melakukan ini namun tidak ada yang mau melakukannya.


"Berikan Daniela hadiah, katakan permaisuri ingin minta maaf karena tidak pernah mengunjunginya dan terima kasih telah membantu selama di masa berdoa mengharapkan pangeran pertama kembali."


Dayang senior mengerutkan kening. "Permaisuri, duke Alethred masih berusia lima belas tahun. Apakah mengerti dengan perkataan tersirat anda?"


"Dia cerdas, pasti mengerti. Aku saja paham alasan dia melakukan kehebohan di perpustakaan, kenapa dia yang merupakan pelakunya- tidak paham dengan kata-kataku?"


Dayang senior tersenyum tipis lalu membungkuk. "Saya akan mempersiapkan hadiah untuk duke, apakah anda punya saran?"


Permaisuri merenung lalu melihat papan catur. "Bagaimana dengan kamar di istana permaisuri?"


"Permaisuri, jika anda melakukan hal itu- orang-orang akan mengetahui niat anda."


Permaisuri tertawa. "Tidak apa, biarkan mereka memiliki fantasi liar. Kita cukup bertindak bodoh sesuai keinginan mereka."


"Baik, permaisuri."

__ADS_1


__ADS_2