Aku Si PEBINOR

Aku Si PEBINOR
EPISODE 10


__ADS_3

" Tan,sepertinya aku ga bisa tinggal disini lagi ".ucap meta kepada tantenya dengan perasaan sedih .


" lho kenapa " . tanya Tante Ira heran karena keponakannya itu memberikan keputusan secara tiba-tiba .


" aku dibelikan apartemen sama bos aku , dan aku disuruh pindah ke apartemen secepat mungkin". terang meta dengan tidak semangat.


Tante Ira menangkap omongan meta,kemudian mencerna setiap kalimat yang keluar dari mulut meta.


" jangan-jangan bos kamu itu ada rasa sama kamu met?" .Tante Ira menduga.


" ga mungkin lah Tan,selama ini tuan Elder biasa-biasa aja sama aku . ga ada sedikitpun gerak gerik yang mencurigakan dari dia". meta menimpali sambil berpikir .


" yaaa....bisa jadi dia menyembunyikan perasaannya dari kamu ". sahut Tante Ira tersenyum .


" ga mungkin tanteeee....sebelum aku diberitahu kalau dia sudah belikan aku apartemen persis di sebelah apartemen tuan Billy ,tuan Elder bertanya-tanya tentang Sherena " . meta meyakinkan tantenya .kalua dugaan tantenya itu salah.


" Apa? kamu dibelikan apartemen persis di sebelah apartemen tuan Billy asisten tuan Elder ? ".tanya Tante Ira sembari berpikir .


meta hanya mengangguk menanggapi ucapan tantenya.


" berarti tuan Elder ingin menjodohkan kamu dengan tuan Billy .dan tuan Elder menyukai Sherena " .tante Ira menjentikkan jarinya diudara.


" itu lebih ga mungkin lagi Tan,Sherena kan udah menikah .jadi mana mungkin tuan Elder ingin jadi pebinor " .meta berusaha menjelaskan kepada Tante Ira kalau dugaan tantenya itu salah.


" iya juga yaaa..." Tante Ira kemudian menyadari kalau dugaannya itu salah .


" aku beres-beres dulu Tan, jam 7 tuan Billy mau jemput aku untuk pindah ke apartemen ".mereka memberitahu .


"secepat itu?" tanya Tante Ira mengernyitkan keningnya .


"begitulah...aku kekamar dulu ya Tan" .meta beranjak dari posisinya .


*


*


Tok..tok ..tok...


meta segera berlari membukakan pintu .


"Eh tuan,silahkan masuk " .tawar meta sedikit gugup melihat penampilan Billy yang berbeda dari biasanya .


" aku ingin bicara dengan tantemu ".membuat meta heran dengan sikap laki-laki didepannya.meta mengira sikap dingin Billy hanya saat jam kerja saja.tapi diluar jam kerjapun sikap dinginnya semakin menjadi-jadi melebihi dingin AC mobil yang baru di tambah Freon.


" coba sekali saja anda bersikap hangat di luar jam kerja bisa ga?" meta kaget karena Billy mengabaikan perkataannya ,justru masuk kerumah dengan langkah tegap .


"eitss.....eitsss...stop..stop ...tuan " meta merentangkan kedua tangannya agar Billy berhenti berjalan.

__ADS_1


" eh ada tamu rupanya ". Tante Ira datang dari dapur tersenyum ramah menyambut Billy.


"kebetulan banget nih, ayo makan malam bersama ".ajak Tante Ira kepada Billy .


" tuan Billy lagi program diet Tan ,jadi dia ga biasa makan malam ".meta mencoba menjelaskan kepada Tante Ira . tentu saja semua itu bohong.


ucapan meta ditanggapi dengan satu jitakan di kening yang mendarat di kening mulusnya .


"Aduuuhh...sakit tuan " .meta mengusap-ngusap keningnya yang tidak begitu sakit sambil mengerucutkan bibirnya .


kemudian berjalan ke arah meja makan di pandu oleh tante Ira .meta pun mengikuti.


"ambilkan makanan buat tuan billy met" .perintah Tante Ira.


meta hanya pasrah mengikuti perintah tantenya.


" makanlah tuan,kalau anda tidak ada rasa malu " .


meta membisikkan ditelinga Billy lalu pura-pura tersenyum supaya Tante Ira menganggap yang dia lakukan itu tulus.


makan malam selesai, meta menurunkan barang-barangnya.nampak Billy sedang berbicara dengan Tante ira.entah apa yang mereka bicarakan .sesekali Billy tersenyum ramah .jiwa keponya meronta.kemudian meta melangkahkan kakinya pelan-pelan agar suara langkahnya tidak didengar oleh Tante Ira dan Billy .


namun kekepoannya berujung malang.kakinya terpeleset membuat tubuhnya terhuyung .tapi dia tidak merasakan sakit .seharusnya dia jatuh.sesaat dia melihat tangan kekar menahan tubuh rampingnya.


" berusahalah menghilangkan jiwa kepomu itu " . Billy bersuara yang membuat mata meta melotot.


" gapapa kok Tan ,untung tuan Billy yang tampan dan keren ini siaga ".puji meta tidak tulus .


" Nak Billy ,tante titip Meta ya" . pinta Tante Ira tulus.


" baik Tante " .Billy menjawab ramah .


*


*


Radit mengeluarkan barang-barang Sherena .pakaian Sherena diserakkan dilantai kamar .


"kemasi barang-barang kamu sekarang juga ,dan segera angkat kaki dari rumah ini ".suara Radit menggelegar dikamar.


Sherena memungut pakaiannya yang berserakan karena ulah Radit .


"baiklah ,aku akan pergi sesuai permintaan kamu.tapi ingat mas.melukai hati istri membuat rejekimu jauh " .protes Sherena sambil terus memunguti barang-barangnya yang berserakkan.


"uangku banyak,tidak akan habis sampai 10 keturunan " . Radit menyeringai .


" uangmu akan habis dan hartamu juga akan habis.karena sudah menzholimi aku sebagai istri kamu mas " .ujar Sherena dengan suara serak .sebetulnya dia ingin menangis,tapi ditahannya.dia tidak mau di anggap lemah.

__ADS_1


-----------_-------------____-----------


Sherena sudah berada didalam taxi online.dia tidak tahu harus kemana karena sudah malam.dia bisa saja menginap di hotel xxx tempat dia bekerja ,namun enggan dia lakukan .karena dia tidak mau orang-orang tahu masalah rumah tangganya.


kemudian dia mencoba menghubungi meta.


" hai met,kamu dimana " ? tanya Sherena .


"kamu tinggal di apartemen sekarang? aku boleh nginap satu hari di apartemen kamu ga?" Sherena


memohon.dan permohonannya disetujui meta.


*


Meta sudah lebih dulu sampai di apartemen barunya.


"tuan,teman saya yang bernama Sherena itu mau numpang nginap di apartemen ini.boleh kan tuan ?".tanya meta hati-hati .karena dia sudah lebih dulu mengijinkan Sherena sebelum minta izin kepada Billy .dan Billy hanya membalas dengan anggukan.


setelah semua barang-barang meta masuk kedalam apartemennya,Billy bergegas pergi menuju apartemen sebelah .


" halo tuan , mangsa tuan akan menginap di apartemen sebelah saya " .ucap Billy di telpon memberitahu Elden.lalu Billy kembali meletakkan ponselnya disaku celananya.


**


Bunyi suara ketuk pintu membuat meta berjalan kearah pintu luar.saat pintu dibuka,Sherena menghambur kepelukan meta sambil menangis.


" tunggu dulu. kamu kenapa? ada apa?".tanya meta dengan deretan pertanyaan.


" ayo masuk ".meta mengajak sherena sambil terus mengelus-ngelus pundak Sherena.


"kamu duduk dulu ya ,aku ambilkan kamu minum ".meta beranjak ke pantry dan kembali membawa segelas air putih untuk Sherena.


Sherena meminumnya.


"nah sekarang ceritakan,kamu kenapa ?".tanya meta penasaran.


Sherena menarik nafas dan menghembuskan nya perlahan .


" aku di usir suamiku ". ujar Sherena sembari menghapus air mata yang sudah menetes dipipinya.


"kalian ada masalah apa sebenarnya?" tanya meta lagi.karena meta memang tidak tahu kehidupan rumah tangga Sherena yang sesungguhnya.karena dia juga tidak pernah bertanya.


Lalu Sherena menceritakan semuanya.apa yang terjadi antara dia dan suaminya tanpa ada kebohongan sedikitpun .


*


Mohon dukungannya teman-teman semua.ini adalah karya pertama saya. jangan lupa tinggalkan jejak ya 🙏🤗

__ADS_1


__ADS_2