Aku Si PEBINOR

Aku Si PEBINOR
EPISODE 8


__ADS_3

Dengan langkah kaki gontai ,Sherena menaiki tangga menuju kamarnya.dadanya terasa sesak setelah mendengar ucapan Radit tadi.


"apa aku harus menemui ayah ?" gumam Sherena. kemudian mendudukkan bokongnya di sofa depan cermin . memperhatikan setiap inci penampilannya .


"apa aku tidak berhak bahagia ?" Sherena terus bergumam sembari melihat pantulan dirinya di cermin.


Dia menyadari perasaan nya memang belum ada untuk Radit .tapi bukan berarti tidak ada.mungkin suatu saat nanti perasaan itu timbul perlahan.namun Hari demi Hari ,Radit tidak pernah hangat kepadanya.


kemudian Sherena beralih keranjang untuk mengistirahatkan lelahnya .


saat Sherena mulai memejamkan mata ,tiba-tiba terdengar bunyi notifikasi dari hp nya.


sebuah pesan dari nomor yang tidak dikenal .


✉️ " semua akan baik-baik saja " begitu isi pesan dari nomor yang tidak dia kenal .


" Aamiin ". Sherena membalas .


✉️ " ❤️"


Sherena dibuat heran dengan si pengirim pesan misterius .apalagi mengirim emot hati .


" siapa sih orang ini ?" .gumam Sherena .namun Sherena mengabaikannnya dan tidak lagi membalas pesan dari orang yang tidak dikenalnya.


sampai akhirnya sherena tertidur dan melupakan sesaat masalah yang sedang dia hadapi.


*


*


" kamu pasti akan baik-baik saja " .gumam Elden sambil tersenyum melihat pesan yang dia kirim tadi.


kemudian mengirim pesan lagi kepada seseorang .


" sebaiknya mulai sekarang kau cari perempuan untuk kau jadikan istri " .begitu isi pesan Elden kepada Billy .


namun tidak ada balasan dari Billy .padahal pesan Elden sudah di baca oleh Billy .tapi tidak di balas oleh asistennya itu.


" B*e*g*e* ,awas saja dia besok " .Elden melempar HP nya di kasur.tentunya tidak melempar kasar .


kemudian dia membaringkan tubuhnya di ranjang berukuran big size tersebut .tak butuh waktu lama ,calon pebinor itu sudah memejamkan matanya.


*

__ADS_1


*


Seperti biasa Sherena selalu bangun subuh.saat dia bangun dia tidak melihat Radit berada di kamarnya .biasanya Radit tidur di sampingnya ,kadang Radit tidur di sofa .tapi sekarang suaminya itu tidak ada di kamar.


Sherena beranjak dari ranjang kemudian pergi ke kamar mandi .lalu mencoba untuk mencari suaminya di ruang kerja.


perlahan Sherena membuka pintu ruang kerja Radit.setelah pintu terbuka ,Sherena mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan tersebut .namun tidak ada siapa-siapa.


Sherena turun ke bawah ingin menemui mba Ella .


" pagi mba , mas Radit ga pulang ya mba?" .tanya Sherena .


" Emmm...anu non. tadi malam tuan Radit pulang kok non. mba Ella terlihat ragu untuk berbicara .


" gapapa mba ,ngomong aja " .Sherena menyentuh bahu perempuan yang berusia kira-kira 45 tahun itu.


"tuan Radit berpesan kepada saya,agar non Sherena mengemasi barang- barang nona hari ini ".mba Ella semakin menundukkan kepalanya .


Sherena dibuat kaget.kedua tangannya menutup wajahnya .lalu mencoba untuk menarik nafas dan mengeluarkan nafas beraturan .


" saya permisi non" .mba Ella menunduk .segera meninggalkan istri majikannya itu.


"silahkan mba" .jawab Sherena dengan suara yang bergetar.


Sherena segera ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya .lalu bersiap-siap untuk pergi kerja .dia tidak peduli dengan ancaman Radit yang menyuruhnya untuk membereskan barang-barangnya hari ini .


*


*


Seperti biasa kedatangan Sherena di tempat kerjanya di sambut hangat oleh teman-temannya .Sherena berusaha tersenyum.dia menyibukkan diri dengan memeriksa kehigienisan bahan-bahan makanan,memeriksa stok bahan dan melihat keseriusan para cheff bekerja .Sherena ikut membantu.setidak nya otak yang bersarang di kepalanya saat ini,tidak jadi pecah karena terus memikirkan masalah yang seperti tiada henti .


Saat Sherena sudah mulai agak santai , salah satu staff menghampirinya .


" Mba Sheren,ada yang ingin bertemu dengan mba di loby ".ucap staff yang menghampiri Serena .kemudian dia pamit pergi yang di balas anggukan oleh Sherena ,karena masih bingung siapa orang yang ingin bertemu dengannya .


Disebuah sofa loby hotel xxx,Sherena melihat seorang pria dengan stelan jas warna hitam membelakanginya .dia merasa kenal dengan sosok laki-laki itu meskipun dia hanya melihat dari belakang .Sherena terus berjalan menghampiri orang yang ingin bertemu dengannya .


" Selamat siang " .sapa Sherena ramah.setelah mata mereka bertemu ,sontak membuat Sherena kaget.


" kamu...?" Sherena sedikit terkejut dengan penampakan didepannya saat ini . dia berpikir, kenapa orang itu lagi yang harus dia lihat .


" hai , apa kabar ?" . Elden tersenyum ramah . benar saja .siapa lagi laki- laki itu kalau bukan Elden .

__ADS_1


" ba...baik...,kamu ada perlu sama aku?" .tanya Sherena heran .


" kita makan siang yuk,sepertinya kamu belum makan .nanti pingsan lagi ,aku tidak mau terus-terusan di repotkan untuk mengantar kamu ke rumah sakit .


Sherena berpikir sejenak , laki-laki didepannya ini banyak bicara sekali.seperti emak-emak komplek.


" jangan-jangan dia memang tinggal di komplek " bathin Sherena .dia tergelak sendiri dalam hati.


" Ma'af yaaa...bukannya menolak,aku ga enak aja pergi bareng laki-laki yang bukan siapa-siapa aku.nah disini status aku sudah BERSUAMI " .sherena tidak mau kalah jadi emak-emak komplek.


" tapi kita hanya makan siang ,tidak lebih.lagi pula siapa juga yang mau dengan istri orang .yang single aja banyak antri di belakang " . Elden menyombongkan diri.apa yang dia katakan memang benar .banyak dari rekan bisnis nya yang mau menjodoh-jodohkan anaknya dengan dia .tapi selalu ditolak secara halus oleh Elden.


" oh ya...?kalau begitu ,saya menolak ajakan makan siang kamu ".


Sherena menyunggingkan bibirnya .


" aku mau masuk ,mau bikin sambel untuk aku cocolin ke mulut laki-laki yang udah kaya emak-emak komplek " . Sherena tergelak dalam hati setelah mengatakan kalimat itu.


" manis banget sih .eh tunggu ,jadi kita ceritanya udah pake panggilan aku kamu nih ?"tanya Elden sambil menarik tangan Sherena karena perempuan itu hendak pergi .


Sherena menepis tangan Elden .


" atau mau aku panggil mas lagi ?" .sesaat kemudian Sherena sadar.lalu menutup mulutnya dengan telapak tangannya.takut dengan kalimat maut Elden yang ingin menjadikan dia sebagai istri kalau dia memanggil laki-laki itu dengan sebutan MAS.


" hahahaha ,umur kamu berapa sih ? tingkah kamu masih seperti anak ABG " . Elden menimpali sambil menunggu jawaban dari perempuan pujaan hatinya yang merupakan istri orang.


" Ma'af yaaa...kita itu baru kenal.jadi tidak usah terlalu banyak tanya" .sembari menyilangkan kedua tangan didadanya.


" harus begitu ya tangannya ? seperti ada yang kamu sembunyikan " .Elden sengaja menggoda perempuan didepannya .


" what? go to hell please " Sherena semakin dibuat pusing .


" oke ...oke ...aku akan pergi ,tapi dengan satu syarat " tawar Elden dengan senyum liciknya.


" apa ?" secepat mungkin Sherena menjawab.


" besok aku mau makan siang sama kamu di cafe tempat kamu makan siang bersama meta " .


setelah mengatakan itu, Elden berlalu meninggalkan Sherena dengan tampang bingungnya.sementara itu ,Sherena berpikir keras.dari mana Elden bisa tahu dengan teman SMA nya .


*


Elden berjalan sambil tersenyum dengan satu tangan di masukkan ke saku celana.semakin membuat level ketampanannya naik .yaa walaupun mulutnya seperti emak-emak 😀.

__ADS_1


__ADS_2