
Elden langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur saat mereka sudah sampai dipenginapan yang sebelumnya sudah dipesan oleh Billy.
"Mandi dulu " Sherena menarik tangan Elden supaya bangun dari rebahannya. ia ingin Elden untuk membersihkan diri .namun sekuat apapun Sherena menarik tangan kokoh pria tampan itu ,tidak membuat Elden bergerak dari tempatnya.
bug
Tubuh sherena terhempas ke atas dada bidang milik Elden.
"Jangan kemana-mana dulu " bisik Elden ditelinga sang istri.ia semakin mempererat dekapannya di tubuh Sherena.
"Aku mau mandi" ucap Sherena sembari berusaha melepaskan dekapan erat pada tubuhnya.namun semakin ia berusaha bergerak ,semakin tubuhnya terasa dikunci erat.
"Lep...." belum sempat Sherena melanjutkan ucapannya ,bibirnya sudah dibungkam terlebih dahulu oleh Elden .
tubuh mungil gadis itu sekarang sudah berada dalam kukungan tubuh kekar sang suami .
Sambil terus bermain di bibir pink milik Sherena ,tangan Elden tidak menganggur begitu saja.tangan tersebut dengan lincah membuka satu persatu pakaian yang melekat ditubuh sang istri.hingga saat ini tubuh Sherena sudah dalam keadaan polos.
Elden pun melepaskan satu persatu pakaian yang melekat pada tubuhnya.terlihat sang pusaka sudah berdiri tegak.
Pasangan yang tidak bosan-bosannya menghabiskan waktu didalam kamar tersebut sudah terkulai lemas akibat pergulatan panas yang mereka lakukan.hingga keduanya terlelap tanpa membersihkan diri terlebih dahulu.
Berbeda dengan pasangan Billy dan Meta.mereka tengah asyik berbagi cerita tentang masa lalu masing-masing.sesekali mereka tergelak mendengar cerita lucu pada saat mereka masih kecil dulu.hingga suara dari dalam sana membuat mereka menghentikan cerita.
"Kamu lapar?" tanya Billy saat mendengar bunyi perut istrinya.
Meta hanya cengengesan sambil memengangi perutnya.
tanpa menunggu jawaban dari Meta ,Billy langsung menekan tombol-tombol yang ada di layar ponselnya.
Dan selang lima belas menit,makanan yang di pesan oleh Billy tadi sudah sampai di kamarnya.tanpa menunggu aba-aba,Meta langsung menyapa makanan tersebut dengan hati gembira.seperti anak kecil yang mendapatkan mainan baru.
Billi hanya tersenyum melihat Meta makan dengan lahap.benar-benar istrinya sedang kelaparan.
"kamu tidak makan?" tanya Meta sembari menunjuk makanan satu lagi.
__ADS_1
Billy hanya mengangguk dan mulai menyantap makanan yang ditunjuk oleh Meta tadi.keduanya asyik makan tanpa berbicara sepatah katapun.terlihat keduanya sangat menikmati makanannya.
*
Keesokan paginya ,dua pasang manusia yang baru semalam menikmati kota paris di dalam kamar tersebut sudah bersiap-siap untuk menampakkan diri mereka di sebuah kota yang bernama Annecy.dimana kota tersebut sering disebut juga dengan Venesia Mini.sebuah kota yang sangat indah,apa lagi untuk pasangan yang sedang menikmati indahnya cinta.
Dengan menempuh perjalanan selama kurang lebih tiga jam empat puluh empat menit ,akhirnya mereka sampai ditempat tujuan.
Sherena tampak takjub melihat keindahan kota tersebut.karena ini adalah kali pertamanya ia menginjakkan kakinya di negeri orang.apa lagi saat manik matanya melihat perairan danau Annecy yang biru gelap.senyum indah tersungging dari bibir tipisnya.
"Kamu suka ?" tanya Elden yang sejak tadi memperhatikan istrinya.
" Suka banget " jawab Sherena sembari memeluk sang suami . " terimakasih sayang "sambungnya sambil terus memeluk tubuh kekar Elden.
"Kamu adalah alasanku untuk bahagia,jadi aku akan selalu membuatmu tersenyum " Elden mengusap lembut rambut panjang milik istrinya.
ehemmm
" Apa kita akan terus berdiri disini tuan?" tanya Billy datar.membuat Elden tak kalah tajam melempar tatapan datar kepada asistennya itu.
"Kita ke sana yuk " ajak Sherena sembari menarik tangan suaminya itu.Elden pun tidak menolak ,ia ikut saja kemana istrinya membawanya.
" lucu sekali " tunjuk Sherena saat melihat beberapa burung camar yang sedang terbang indah di sekitar mereka.
" kamu tahu ,kota annecy ini kota yang sangat ramah.baik alam maupun penghuninya" jelas Elden yang memang sudah hafal betul dengan kota tersebut.
Dua pasang manusia itu terus menikmati indahnya ny Annecy.dan saat ini mereka sampai di Lac d' Annecy yang merupakan salah satu icon kota Annecy.danau tersebut bukan danau biasa.danau tersebut merupakan danau alam terbesar ke dua di Perancis.
danau alami yang mempunyai permukaan sekitar 27.5 KM" dan kedalaman 80 M.airnya sangat jernih,sehingga bisa melihat apa saja yang berenang dan tergenang di danau tersebut.
Setelah puas menikmati keindahan kota Annecy ,mereka kembali ke penginapan untuk beristirahat.
" Aku duluan mandi " Sherena sedikit melebarkan langkahnya saat ia tahu Elden mulai melangkah ke arah bathroom.
Namun belum sempat ia membuka handle pintu bathroom ,tangannya sudah lebih dulu ditarik.
__ADS_1
"Mandi bareng "
Tiba-tiba saja tubuh Sherena melayang di udara.kedua tangan kekar suaminya sudah membopong tubuh mungilnya ke dalam bathroom.
Elden meletakkan tubuh Sherena ke dalam bathup.kemudian ia pun ikut masuk kedalamnya.aromateraphy membuat tubuh keduanya rileks.
Namun bukan Elden namanya kalau ia hanya sekedar mandi.ia terus memepet istrinya itu.sehingga Sherena tidak bisa menolak keinginannya suaminya.
"Sudah ,aku capek " rengek Sherena saat Elden masih belum mengakhiri permainan.
"Sebentar lagi " ucap Elden sambil terus bergerak maju mundur.
"Kamu tidak pernah puas ya,kita sudah dua kali melakukan ini di kamar mandi" protes Sherena .namun suaminya itu tidak menjawab .ia masih terus bergerak,dan akhirnya pelepasan pun terjadi .Elden memeluk erat tubuh istrinya dan mencium bibirnya berkali-kali sebagai ucapan terimakasih telah memberi kepuasan tiada tara kepadanya.
"aku mau tidur saja " Sherena merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.
"tapi kita belum makan malam sayang "
"Aku capek banget dan itu semua gara-gara kamu " Sherena menarik selimut dan menutup tubuhnya hingga batas dada.
Melihat istrinya tidur ,timbul rasa bersalah dalam dirinya.ia mengakui bahwa dirinya tidak pernah bosan melakukan itu kepada Sherena.baginya tubuh istrinya itu sudah seperti candu.ia ikut merebahkan diri di samping istrinya .melihat dengan seksama setiap inci wajah cantik Sherena.perlahan ia membelai rambut indah milik istrinya.kemudian memberikan kecupan lembut di pipi ,hidung,kening dan bibir sang istri.
"I Love You More " bisik Elden di telinga Sherena yang sudah mulai terlelap.
Tok...tok...tok...
Tok...tok...tok...
Tok...tok...tok...
Mendengar suara ketukan pintu dari luar , membuat Elden beranjak dari ranjang dan berjalan untuk membuka pintu.
"Ada apa ? " tanya Elden kesal saat melihat sosok yang membuatnya kesal karena sudah berani menggangu kesenangannya.
"Apa tuan melupakan makan malam ?" tanya Billy.
__ADS_1
Elden menoleh kebelakang melihat istrinya yang masih tidur dengan lelap.sebenarnya ia lapar,namun tidak tega harus meninggalkan istrinya dalam keadaan lelah akibat ulahnya.