Aku Si PEBINOR

Aku Si PEBINOR
EPISODE 58


__ADS_3

" Kamu curiga terus ya akhir-akhir ini " Elden meninggikan suaranya.


Sherena terkejut mendengar bentakan Elden.selama dirinya menikah dengan laki-laki itu ,tidak pernah sekalipun Elden membentaknya.apalagi sebuah kesalahan yang kemungkinan besar Elden Kembali lakukan,namun justru Elden lah yang tersulut emosi saat Sherena menanyakan hal itu.


Karena sudah tidak bisa menahan rasa sakit dan kecewa di hati. Sherena memutuskan untuk meninggalkan rumah Elden. saat panggilan telpon terputus ,ia segera mengemasi barang-barangnya.


ia tidak terlalu banyak membawa pakaiannya.karena merasa buru-buru .sudah tidak tahan dengan apa yang dilakukan Elden kepadanya .berbohong dan berbohong sudah terlalu membuat nya muak.


Ojek online yang sudah di pesan Sherena sebelum ia mengemasi barangnya sudah menunggu di depan rumah.ia pergi tanpa meminta izin kepada Elden ataupun asisten rumah tangga dirumah suaminya.bahkan penjaga rumah tersebut tengah tidak ada ditempat .entah itu secara kebetulan , entah tuhan yang ingin membantu Sherena keluar dari rumah itu.


Saat Sherena akan menonaktifkan hp nya , terlihat panggilan masuk dari Elden.namun ia abaikan dan ia menekan tombol on off untuk mematikan ponsel nya.


Meskipun saat ini ia bingung harus pergi kemana.temannya yang mengerti dia hanya Meta.tapi tidak mungkin ia meminta bantuan Meta. Meta pasti kama mengatakan kepada suaminya Billy.


Lalu ia teringat akan teman lamanya, Melfi. ia meminta kepada bapak yang mengendarai ojol untuk mengantarnya ke alamat temannya itu .untung saja bapak ojol tersebut bersedia ,karena titik antar yang sherena maksud saat memesan ojol berbeda dengan alamat yang akan ia tuju sekarang ini.


Jarak antara rumah Elden dengan rumah Melfi tidak terlalu jauh .kira-kira berjarak empat kilo meter dari rumah Elden.namun Sherena bisa pastikan kalau ia belum pernah menceritakan kepada Elden teman-temannya yang lain.yang Elden tahu ,ia hanya mempunyai teman seorang saja yaitu Meta.


Setelah sampai disebuah rumah yang tidak besar itu,Sherena langsung mengetuk pintu .


"Sherena" ? seseorang yang barusan keluar saat pintu terbuka itu sedikit terkejut dengan kedatangan Sherena.


"Hai Mel , masih ingat aku ?" sapa Sherena tersenyum.


"Tentu saja ,ayo masuk " ajak Melfi mempersilahkan Sherena untuk masuk kedalam rumahnya.


Rumah Melfi tidak terlalu besar karena ia hanya mengontrak dirumah tersebut.saat ini Sherena duduk di lantai yang beralasan karpet.sedangkan Melfi menyajikan teh hangat untuk Sherena.


"Ma'af ya Mel ,aku kesini mau ngerepotin kamu " ucap Sherena berbasa basi.karena sebenarnya ia kasihan dengan keadaan temannya itu jika harus menumpang dirumah Melfi sedangkan saat ini Sherena tidak membawa uang lebih .ia meninggalkan ATM dan kartu kredit pemberian Elden.


"Tidak apa Sher,sebenarnya kamu kenapa ?" tanya Melfi hati-hati.


Kemudian Sherena menceritakan apa yang telah terjadi dengan dirinya.tentu saja dengan menutupi keintiman suaminya dengan wanita yang bernama RHANIE itu.ia hanya menceritakan Elden yang sering pergi dan telponan dengan panggilan spesial kepada wanita itu.


Melfi yang mendengar cerita Sherena merasa tidak tega melihat teman SMA nya itu.ia tidak menyangka temannya yang dulu banyak di sukai oleh para lelaki sekarang justru di khianati oleh suaminya.


"Kamu yang sabar ya Sher, pasti ada hikmah di balik semua ini " ucap Melfi dengan tulus.

__ADS_1


"Aku ingin minta tlg sama kamu , aku ingin menumpang beberapa hari dirumah Kakak ipar kamu.soalnya arah rumah Kaka ipar kamu berlawanan dengan perjalanan Elden sehari-hari" mohon Sherena.


Melfi terlihat berpikir ,kemudian ia mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.


"Ayo buruan ,Kakak ipar aku mengizinkan kamu tinggal dirumah nya " ujar Melfi .


"Aku antar kamu aja " sambung Melfi yang langsung berdiri menyambar kunci motornya.


*


Saat ini Melfi dan Sherena sudah sampai di rumah kak Lola yang merupakan Kaka ipar dari melfi.ia juga mengenal sherena.karena sebelum Sherena menikah dengan Radit ,ia beberapa kali kerumah kak Lola diajak oleh Melfi mengantarkan barang. Melfi bekerja di sebuah perusahaan pecah belah yang ternama.bahkan dulu Sherena sering membeli barang-barang yang dijual diperusahaan tempat Melfi bekerja.


Melfi mulai menceritakan kejadian yang menimpa temannya itu.sehingga membuat kak Lola prihatin dan bersedia menerima Sherena untuk menginap dirumahnya.


"Kamu tenang aja dirumah Kakak,dikamar Atas kosong .kamu bisa menempatinya " ucap kak Lola sembari menunjuk sebuah kamar dilantai atas yang akan di tempati sementara oleh Sherena.


" Terimakasih Kak " Sherena terharu, ia masih dikelilingi oleh orang-orang baik "


"Kamu sudah makan ? ayo kita makan sama-sama ." ajak Kak Lola kepada Sherena dan juga Melfi .


Ketiganya makan dengan hidangan sederhana.sebenarnya kak Lola tinggal bersama dua orang anaknya dan juga mamanya .namun saat ini kedua anaknya sedang disekolah. sedangkan suaminya bekerja di Kalimantan.


" Aku pulang yaa..."pamit Melfi kepada Sherena.


*


Sampai saat ini , Sherena masih me non aktifkan hp nya.karena jika ia menghidupkan hp tersebut walau sebentar saja ,Elden akan tau dimana keberadaannya .


Saat ini hanya raga Sherena yang tengah berada dirumah kak Lola.sedangkan pikiran nya berkelana entah kemana .ia sengaja tidak pulang kerumah ayah nya ,karena takut ayah nya curiga.bahkan mungkin saja ayah nya jatuh sakit jika tahu Elden berkhianat seperti Radit mantan suaminya dulu.


Bahkan saat Sherena sedang merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur sekalipun , matanya juga belum terpejam.bukan berarti saat ini ia sedang merindukan Elden.justru hatinya saat ini benar-benar sakit.suaminya mengulangi kesalahan yang sama dengan wanita yang sama.


Akhirnya Sherena tertidur setelah berperang dengan pikirannya.namun pukul 03.00 WIB dini hari ia terbangun.rasa ingin tahunya terhadap ponsel yang sejak tadi ia matikan sudah sangat meluap.dengan ragu ia mencoba menghidupkan hp nya.dan benar saja ,pesan dari Elden begitu banyak.


sayang kamu dimana?


sayang

__ADS_1


mungkin ada orang yang sabotase hp aku


kamu jangan gampang terpengaruh


sayang


aku tidak ada lagi ketemu sama dia


jangan begini


aku tidak sanggup tanpa kamu


tolong kembali


aku janji tidak akan menghubunginya lagi


aku janji sayang


tolong sayang


apa yang harus aku lakukan lagi supaya kamu kembali ?


tolong pulang


atau mungkin aku menyuruh orang untuk menghabisi wanita itu ?


kamu dimana ?


tolong jaga kesehatan mental ku


ma'afkan aku


aku janji


aku tidak akan melayani dia Meksi dia yang menghubungi sekalipun


aku sudah memblokir nomor kontaknya

__ADS_1


tolong kembali


Begitulah isi pesan Elden kepada Sherena


__ADS_2