
Saat Sherena sampai di lobby hotel xxx, seorang resepsionis memanggilnya .
"Mba Sherena,ini ada surat buat mba" . merasa namanya dipanggil ,Sherena berjalan mendekati meja resepsionis.
sherena menerima amplop tersebut .
"Sampai ketemu di pengadilan ".ucap seseorang dari belakang yang membuat Sherena sontak melihat kesumber suara.
"Mas Radit ".gumam Sherena pelan.
"Aku berharap kamu jangan mempersulit proses perceraian kita di pengadilan nanti".ucap Radit tatapan datar.
"Satu lagi ,jangan coba-coba mengajukan mediasi ".ancam Radit .
" Aku akan menuruti semua kemauan kamu ".
tantang sherena sembari berkacak pinggang.
kemudian gadis itu pergi meninggalkan Radit .
Radit hanya menatap punggung Sherena dengan perasaan heran.
*
*
Pukul 17.00 wib sherena meninggalkan hotel xxx.
saat hendak masuk kedalam taxi online yang sudah dipesannya,sherena melihat Gracia sedang dengan laki-laki lain memasuki mobil berwarna putih.
"Gracia....dia sama siapa?" .bathin Sherena .namun Sherena berusaha untuk tidak terlalu ikut campur.taxi yang ditumpangi Sherena berjalan menuju apartemen .meta memintanya untuk tinggal di apartemennya kapanpun dia mau.karena meta tidak betah untuk tinggal sendirian di apartemen.
Ting....lift terbuka ,Sherena masuk dan menekan tombol angka 4.karena memang apartemen meta berada dilantai 4.
Saat sampai di depan pintu apartemen Billy,Sherena menghentikan langkahnya .dia baru ingat,biasanya Elden selalu mengganggunya dengan SMS ,WhatsApp ataupun VC.tapi hari ini dia hanya bertemu Elden hanya sekali saat Elden mengantarkannya ke hotel.sherena memberanikan diri mengetuk pintu.namun tidak ada orang yang membukakan pintu.kembali Sherena mengetuk pintu .namun hasilnya nihil .
"dia kemana ? apa mungkin dia sibuk? dia kan bos.banyak kerjaan yang harus di handel ".
Saat Sherena hendak melangkah,pintu apartemen Billy terbuka .menampakkan sosok tinggi gagah yang hanya mengenakan handuk kimono di badannya .
Sherena merasa tidak nyaman dengan pemandangan yang dia lihat didepannya saat ini.
"aku kesebelah ya" . Sherena hendak melangkah namun tangannya ditarik untuk masuk kedalam apartemen.
__ADS_1
Sherena semakin menjadi salah tingkah.pemandangan didepan matanya benar-benar indah.tubuh putih kekar dengan rambut yang masih setengah basah.sherena hanya bisa menelan salivanya.
" kangen ya ?" tanya Elden tersenyum sambil terus berjalan ke arah Sherena .sementara Sherena merasa dirinya semakin dekat dengan Elden mencoba untuk mundur .namun tubuhnya sudah bersandar Kedinding.
"stop .....jangan mendekat ".ucap Sherena sambil mengangkat telapak tangannya ke depan.
namun Elden tidak peduli .dia terus mendekat.sehingga jarak wajahnya dengan Sherena hanya setengah jengkal .
Sherena bisa merasakan wangi sabun dari tubuh Elden .Elden terus mendekatkan wajahnya,kemudian menangkup wajah gadis itu dengan tangan kanannya.sementara tangan kirinya memegang pinggang Sherena .
sherena semakin salah tingkah .berkali-kali dia menelan salivanya .
hembusan nafas Elden semakin terasa.tiba-tiba benda kenyal sudah mendarat dibibirnya.dia berusaha untuk melepaskan diri dari kukungan Elden .namun tenaga laki-laki itu begitu kuat.ciu*m** yang awalnya biasa saja sekarang berubah menjadi L****** .
Elden melepas tautan bibirnya.kemudian menyapu bibir Sherena dengan ibu jarinya . mata mereka saling tatap.tidak ada kata yang keluar sepatah katapun .
"Elden " .Sherena memanggil nama laki-laki yang ada di hadapannya saat ini dengan gugup .
Elden hanya tersenyum ,kemudian Elden kembali mendekatkan wajah nya .Elden menggesek-gesekkan hidungnya dileher Sherena .yang membuat gadis itu melenguh.sherena yang merupakan istri orang itu, baru kali ini merasakan sesuatu yang sulit ia jabarkan.
selama menikah dengan Radit ,tak sekalipun Radit menyentuhnya.namun hari ini,laki-laki yang tidak ada hubungan dengan nya sudah berani megambil ciuman pertamanya.dan anehnya Sherena menikmatinya.
"kau mau lebih ?" tanya Elden ditelinga sherena .namun Sherena menggeleng cepat.
Saat kukungan Elden mengendur,Sherena berlari ke arah pintu keluar.
"Aku mencintaimu ".teriak Elden yang membuat sherena menghentikan langkahnya.
" aku akan menikahimu setelah kamu bercerai nanti ".sambung Elden .
Sherena tidak menjawab ,dia terus berjalan keluar menuju apartemen sebelah.
*
*
Sherena mengguyur tubuhnya di bawah air shower.sambil membayangkan kejadian antara dirinya dan Elden. dia bingung, kenapa dirinya membiarkan Elden menciumnya.dan anehnya lagi,dia tidak menolak sedikitpun .
"Ada apa dengan hatiku? ".bathin Sherena terus membayangkan kejadian tadi.
suara pintu kamar mandi diketuk membuyarkan lamunannya.
"Jangan lama-lama sher". teriak meta dari luar.
__ADS_1
Sherena yang mendengar teriakan meta, segera menyudahi mandinya.
"Sudah pulang met? tanya Sherena setelah pintu kamar mandi dibuka.
" Baru 10 menitan kok " jawab meta sambil terus melihat ponselnya .
Setelah Sherena berganti pakaian,dia pergi ke dapur ingin memasak untuk makan malam.
dengan cekatan Sherena memotong sayur kangkung .dia ingin sekali membuat Cah kangkung terasi dengan telor dadar .makanan sederhana yang membuat selera makannya bertambah.
*
Sedangkan di apartemen sebelah ,Elden tampak seperti orang bingung.dia tidak menyangka dirinya bisa berbuat nekat seperti yang dilakukannya tadi sore dengan sherena.ada rasa takut bergelayut dipikirannya.takut jika Sherena membencinya ,takut Sherena menjauhinya dan masih banyak lagi pikiran-pikiran negatifnya muncul.elden mengusap wajahnya kasar.
" Anda baik-baik saja tuan?" tanya Billy yang melihat kegelisahan bosnya.
"bagaimana kalau aku sedang tidak baik-baik saja ?" tanya Elden balik dengan sorot menantang.
" Saya bersedia mendengarkan cerita tuan".balas Billy tegas.
"hmmm...." Elden nampak berpikir.dia ingin menceritakan semuanya kepada asistennya itu,tapi dia takut.takut jika pendapat Billy membuatnya terpuruk.
" Tadi aku ...." Elden menghentikan ucapannya.kemudian menundukkan kepalanya dalam.
sementara Billy masih setia menunggu bosnya berbicara.
" Tadi aku menciumnya ".ucap Elden tidak berani menatap mata Billy .
"Lalu?" tanya Billy dengan santai.
Elden kemudian mengangkat kepalanya menoleh ke arah billy .dia heran kenapa asistennya itu tidak bertanya alasannya atau marah kepadanya Atas tindakan ceroboh yang dia lakukan tadi.
"Kau bilang LALU ?" tanya Elden dengan menekan kata LALU.kemudian dia berjalan mendekati Billy .
"Apalagi tidak tahu,dengan kejadian itu dia bisa saja membenciku" protes Elden dengan suara sudah memulai meninggi.
" Anda yang menciumnya ,anda yang menikmati.tapi kenapa anda sekarang marah-marah?" gumam Billy yang bisa didengar Elden.
"Brengsek kau" umpat Elden meninju perut billy.
" apa yang harus aku lakukan ha?" tanya Elden gusar.
" Anda tidak perlu melakukan apa-apa tuan.anda hanya perlu meyakinkan dia bahwa anda benar-benar tulus mencintainya" sahut Billy .
__ADS_1
"cih...gayamu sudah seperti berpengalaman saja dalam urusan cinta " Elden mencibir.ia menimang-nimang saran dari Billy .kali ini dia setuju dengan pendapat asisetennya itu. dia harus mengejar cintanya.dia harus merebut Sherena dari Radit.