Aku Si PEBINOR

Aku Si PEBINOR
EPISODE 47


__ADS_3

Kedua pasang pengantin baru tersebut sudah berada dikediaman masing-masing.Billy dan Meta kembali ke apartemen miliknya ,sedangkan Elden dan Sherena pergi menuju mansion utama milik Elden.


Meta Segera menjatuhkan dirinya disofa saat sudah sampai di apartemen milik suaminya.sedangkan Billy langsung menuju dapur dan Kembali dengan membawa segelas air hangat untuk sang istri.


"Terimakasih suamiku " ucap Meta tersenyum sembari mengambil gelas berisi air minum dari tangan Billy.


Billy berdiri di belakang Meta dan mulai memainkan jari-jarinya dipundak sang istri.pijatan lembut membuat Meta memejamkan matanya.terlihat ia sangat menikmati pijatan tersebut.namun tiba-tiba ia merasakan tubuhnya melayang ke udara.saat ia membuka mata,ia sudah berada dalam gendongan sang suami.


"Aku bisa jalan sendiri " ujar Meta menepuk pundak Billy .namun pria itu tidak menghiraukan ucapan sang istri .ia terus membawa tubuh sang istri berjalan menuju kamar yang biasa ditempati oleh Billy.


Dengan lembut Billy meletakkan tubuh mungil Meta di atas kasur.ia ikut duduk di sisi ranjang sembari memandang wajah sang istri.


"Terimakasih " ucap Meta gugup.ia menjadi salah tingkah dengan cara Billy memperlakukannya.selama ini ia tahu kalau Billy adalah pria dingin dan kaku.namun itu semua tidak ia temukan saat ia sudah berstatus istri dari Billy.


" Kamu capek ?" tanya Billy sembari mendekatkan wajahnya ke wajah Meta.saat ini hidung mereka sudah bersentuhan.hembusan hangat nafas Meta menyapu lembut wajah Billy.


Dengan susah payah Meta menelan salivanya saat tubuhnya ditindih oleh sang suami.apalagi saat Billy menggesek-gesekkan hidungnya dileher jenjang miliknya.tubuh Meta tiba-tiba menjadi tegang saat Billy mencetak stempel di lehernya.tanpa sengaja lenguhan kecil lolos dari bibir Meta.


" Apa yang kamu rasakan ?" tanya Billy dengan suara berat.


"Aku...aku merasakan ada yang berdenyut" jawab Meta malu.


Billy tersenyum puas melihat ekspresi sang istri yang masih malu-malu.kembali ia menyatukan bibirnya dengan bibir Meta.satu tangannya sudah mulai menyusup ke dalam baju yang dikenakan Meta.


suara ******* Meta membuat Billy semakin bersemangat.ia kembali melakukan tugasnya sebagai seorang suami.


Permainan panas itu berakhir saat suara erangan dari keduanya memenuhi ruangan tersebut.Billy menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka.keduanya kembali saling pandang ,seolah mengatakan terimakasih satu sama lain karena telah saling memuaskan.

__ADS_1


Akibat pergulatan panas tersebut akhirnya kedua orang itu tertidur pulas.keduanya tengah mengistirahatkan tubuh mereka yang sudah terlalu banyak mengeluarkan energi.


*


Sementara itu pasangan Elden dan Sherena tengah menikmati teh hangat di taman belakang.mereka Saling bertukar cerita.Sherena menyandarkan kepalanya di pundak Elden.setelah status nya berganti menjadi Ny.Elden Sanjaya ,tempat ternyaman nya adalah berada dalam pelukan suami.


Dua puluh menit lamanya mereka berada ditaman,kemudian Elden mengajak sang istri untuk istirahat dikamar.Sherena langsung menuju bathroom saat sudah sampai dikamar pribadi milik Elden.


"Mau mandi bareng ?" goda Elden .


" Yang seharusnya mandi lima belas menit bisa jadi satu jam " protes Sherena sembari terus berjalan.


Elden hanya menatap punggung sang istri hingga bayangannya pun tidak terlihat.ia mendudukkan bokongnya di sisi ranjang sembari memainkan ponselnya.saat tengah membaca beberapa laporan ,ia mendengar handle pintu dibuka.matanya langsung menangkap sosok perempuan yang sedang mengenakan handuk hingga atas lutut.rlaur dari rambut yang masih sedikit basah berjatuhan dipundaknya.


melihat pemandangan tersebut,Elden segera bangkit dari duduknya untuk menghampiri sang istri yang terus berjalan menuju walk in closet.


"Isshh Elden ,jangan begini .aku mau pake baju " ucap Sherena berusaha menjauhkan tangan Elden yang sudah mulai menarik paksa handuk yang sedang ia kenakan.


"Harum tubuhmu membangunkan sesuatu yang di bawah sana " goda Elden menyandarkan dagunya di pundak sang istri.


tanpa menunggu jawaban dari Sherena ,Elden segera membalikkan tubuh sang istri .sehingga saat ini mereka tengah berhadap-hadapan.sementara handuk yang dikenakan Sherena sudah terlepas begitu saja.


Elden mengangkat tubuh polos sang istri ke atas ranjang.sedangkan ia ikut membaringkan tubuhnya di samping Sherena.lalu ia mengangkat naik tubuh istrinya itu ke atas tubuhnya.


"Lakukan sayang " perintah Elden yang mulai dimengerti oleh Sherena.


Permainan panas itu tidak dapat dihindari.baik Elden maupun Sherena mengerang karena telah mencapai puncak kenikmatan duniawi.

__ADS_1


Entah tidak pernah bosan atau belum merasa puas, setelah jeda dua jam Elden kembali menyetubuhi sang istri .hingga Sherena kewalahan melayani gairah suaminya itu.hingga malam itu permainan sudah tiga kali mereka lakukan.


Tubuh keduanya terkapar dengan hanya di balut selimut.mereka tertidur pulas setelah permainan panas yang mereka lakukan.


*


Pasangan Elden dan Billy serta Billy dan Meta tengah berada di bandara.dua pasang manusia yang sedang hangat-hangatnya itu sedang berjalan menuju pesawat pribadi milik Elden .Paris adalah negara tujuan Elden untuk membawa sang istri bulan madu.sedangkan Billy dan meta Hanya mengikuti apa yang Elden mau.


Didalam perjalanan Sherena dan Elden selalu bercerita apa saja yang membuat mereka tertawa.mulai dari taruhan kecil yang membuat wajah Elden harus dicoret lipstik berkali-kali sampai rambut Elden yang di ikat dengan karet warna warni.


Melihat kejadian langka yang ada di depan matanya, membuat Billy ingin mengabadikan dengan ponselnya.karena jarang sekali seorang Elden mau saja di permainkan dengan seorang wanita meskipun wanita tersebut adalah istrinya sendiri.


"Sisi tuan Elden yang lain " gumam Meta yang juga menyaksikan pertaruhan antara Elden dan Sherena.


kemudian ia memandang Billy dengan tatapan aneh.


"Jangan berpikir bisa melakukan hal itu dengan ku " ucap Billy yang paham maksud dari tatapan istrinya kepadanya.


" Kenapa kamu tahu isi pikiranku?" tanya Meta penasaran.ia hanya memandang suaminya ,namun Billy sudah mengerti arti dari pandangannya tersebut.


"Bahkan aku sudah tahu apa yang belum kamu pikirkan sekalipun " sahut Billy sembari menyandarkan kepalanya di bahu sang istri.


Meta hanya bisa menghembuskan nafas kasar ,karena rencananya untuk mengerjai Billy seperti yang dilakukan Sherena terhadap Elden tidak akan pernah berhasil.


Disaat mata keduanya sudah mulai berat,Sherena dan Elden masih bersiteru dengan taruhan.


setelah permainan yang dimenangi oleh Sherena selesai ,sekarang ia mengajak suaminya bermain L*do melalui ponselnya.seperti biasa Elden masih mengikuti kemauan sang istri.ia bisa melihat dan merasakan pancaran kebahagiaan dari wajah sherena.dan itu adalah tujuan utamanya.membuat wanita yang ia cintai menjadi wanita yang paling bahagia didunia.setelah selama ini Sherena tidak mendapatkan perlakuan yang layak saat ia menikah dengan Radit.

__ADS_1


__ADS_2