Aku Si PEBINOR

Aku Si PEBINOR
EPISODE 69


__ADS_3

Saat ini Elden dan Billy juga beserta orang-orangnya tengah berada dalam pesawat pribadi milik Elden.Sedangkan Sherena dan Meta tidak ikut karena Elden tidak ingin dua bayi kecil itu kelelahan bolak balik kerumah sakit.Karena sudah di pastikan ia pun juga akan bolak balik kerumah sakit untuk melihat kondisi Billy meskipun sudah ada orang suruhannya yang ditugaskan extra untuk melihat perkembangan Billy Selasa berobat di negara paman Sam tersebut.


Setelah menempuh perjalanan dua puluh dua jam ,akhirnya mereka sampai di negara tujuan.


sebuah mobil berwarna putih Cadillac Escalade telah menunggu di parkiran untuk menjemput Elden beserta rombongannya.


Elden menghubungi Sherena untuk memberitahu bahwa dirinya sudah sampai di Amerika.saat ini ia tengah membelah jalan raya untuk langsung menuju rumah sakit Johns Hopkins Hospital yang merupakan salah satu rumah sakit terbaik dinegara itu.


Setelah sampai dirumah sakit ,tim dokter yang sudah dihubungi oleh Elden terlebih dahulu sudah menunggu kedatangan Mereka di lobby rumah sakit.


Para perawat langsung membawa Billy ke sebuah ruangan untuk di periksa secara intensif oleh dokter Smith.


Pemerikasaan yang cukup lama menurut Elden.ia masih tetap menunggu di kursi yang ada di depan ruangan dimana Billy diperiksa.


Elden beranjak dari duduknya saat melihat dokter Smith keluar dari ruangan itu.


DISINI AUTHOR TULIS PERCAKAPAN ANTARA DOKTER DAN ELDEN MENGGUNAKAN BAHASA INDONESIA SAJA YAAA.....


"Bagaimana dokter ?" tanya Elden menunggu dokter Smith menjelaskan sejelas-jelasnya perkembangan dari penyakit Billy.


"Ma'af Tuan Elden ,keadaan tuan Billy sungguh memprihatinkan " jawab dokter Smith apa adanya.


"Tolong jelaskan kepada saya dokter " . pinta Elden berharap semua yang dikatakan dokter Smith adalah prank belaka.


Dokter Smith mempersilahkan Elden untuk agar ia bisa menjelaskan dengan detail penyakit yang tengah di derita oleh Billy.


" Tuan Billy menderita penyakit kanker otak jenis glioblastoma Multiforme " ujar dokter Smith kemudian berhenti sejenak.

__ADS_1


Elden mengerutkan keningnya tidak paham dengan apa yang di katakan oleh dokter Smith barusan.


"Glioblastoma merupakan jenis kanker otak pada sel glial yang paling ganas ". ucap dokter Smith


deg


Susah payah Elden menelan salivanya setelah mendengar penuturan dari dokter smith.yang ada di benaknya saat mendengar penyakit berbahaya itu adalah kematian.ia belum siap untuk ditinggalkan oleh Billy sang asisten pribadi yang sangat berpotensi dan paling memahami bagaimana dirinya.


" Kanker otak jenis ini biasanya menyerang kelompok usia lima puluh sampai tujuh puluh tahun .tapi ternyata yang berusia tiga puluh dua tahun bisa mengalaminya" sabung dokter Smith.


" Tolong bantu teman saya untuk sembuh dok ,berapapun akan saya bayar".ucap Elden memohon.bayang-bayang kematian masih saja terlintas dibenaknya.


" Akan kami lakukan semaksimal mungkin ,untuk saat ini kami kan melakukan operasi kraniotomi ". dokter Smith berdiri dan menyuruh para perawat mempersiapkan operasi untuk Billy.


Saat ini Elden sudah berpindah dari ruang periksa ke ruang operasi.namun ia menunggu diluar karena tentu saja ia tidak di perbolehkan masuk kedalam ruang operasi.


drt...drt...drt...


"Bagaimana ?" tanya Sherena penasaran.


"Billy sedang di operasi oleh dokter terbaik dirumah sakit ini "ujar Elden tidak bersemangat.


"Kamu jaga Anak kita dan terus beri dukungan buat Meta ". sambung Elden kemudian Panggilan terputus.


Sudah tiga jam lebih Elden menunggu di depan ruang operasi.namun lampu merah yang di atas pintu ruang operasi masih menyala menandakan operasi masih sedang berlangsung .


"Kamu harus sembuh Bil ". gumam Elden menatap langit - langit rumah sakit itu.saat ini bukan hanya tubuhnya yang lelah ,tapi pikirannya lebih lelah membayangkan nasib Billy .apalagi Meta dan anak nya yang masih bayi.sungguh Elden tidak bisa membayangkan hal buruk itu jika sampai terjadi.

__ADS_1


Lima jam lebih waktu yang digunakan dokter beserta timnya untuk mengoperasi billy.setelah Billy di izinkan untuk pindah keruang perawatan,Elden pun mengikutinya.


Elden memilih duduk dikursi tanag ada di samping brankar billy.ia menatap wajah pucat yang terbaring lemah.rasanya ia tidak percaya kalau orang yang terbaring saat ini adalah asisten pribadinya.Pria tampan ,kekar dan selalu rajin berolahraga disaat aktivitasnya tidak padat.


"Bil,bangun ". bisik Elden.


Elden menghembuskan nafas kasar saat panggilannya tidak digubris oleh Billy.


Kembali benaknya berkelana kemana-mana membayangkan hal yang membuatnya takut.hingga akhirnya ia tertidur di pinggir brankar dengan kedua tangan dilipat sebagai pengganti bantal.


Saat Elden tengah berada di lautan mimpi ,tiba-tiba ia terbangun saat merasakan ada yang menyentuhnya.ia mengusap mata saat melihat orang yang tadi terbaring lemah kini membuka matanya.mata yang sendu tidak seperti sebelumnya dimana Billy menatap dengan sorot mata tajam.


"Bil,kamu sudah bangun ?" ucap Elden senang melihat Billy yang bisa tersenyum kepadanya.


Tapi Billy hanya mengangguk ,dan tidak menjawab pertanyaan Elden yang ditujukan kepadanya.


"Ya Tuhan , ini benar kamu Bil ? " tanya Elden kembali memastikan bahwa Billy yang sedari dirawat di negaranya tidak pernah bangun.namun saat ini ia dikejutkan dengan kembalinya Billy dari tidurnya.


"Kamu pasti sembuh ,istri dan anak kamu menunggu dirumah ". ujar Elden tersenyum membayangkan wajah lucu bayi dari pabrik Billy dengan Meta.


Lagi-lagi Billy hanya tersenyum tanpa bersuara sehingga membuat Elden merasa curiga dengan kondisi Billy meskipun asisten pribadinya itu sudah siuman.dengan cepat ia mengubungi dokter untuk kembali memeriksa Billy.


Dokter Smith datang dengan dua orang perawat.kemudian mulai memeriksa Billy yang berbaring di brankar.


Dokter Smith menghembuskan nafas kasar setelah memeriksa Billy pasca operasi.


" Dok...." panggil Elden melihat raut wajah dokter Smith tidak bersemangat.

__ADS_1


" Penyakit tuan Billy sudah menyebar kebeberapa jaringan.dan susah berbicara adalah salah satu gejala dari penyakit yang di derita oleh beliau " . dokter Smith menjelaskan kepada Elden sedikit menjauh dari billy.karena ia tidak mau Billy mendengar dan itu akan membuat mental pasiennya akan drop.


Sementara Elden terdiam beberapa saat bahkan saat dokter Smith pamit untuk keluar pun ia tidak tau.dengan langkah gontai ia mendekat ke brankar .harus bagaimana ia menjelaskan kepada Meta tentang kondisi Billy terkini.bagaimana jika Meta ingin berbicara dengan suaminya .apakah Meta kuat mendengar semua penjelasannya nanti kepada istri asisten pribadinya itu.tapi ia yakin Meta tidak kuat.istri mana yang kuat saat tau suaminya tidak bisa berkomunikasi dengannya.sunguh saat ini Elden dilema memikirkan semua itu. ia pun masih ragu untuk bercerita kepada istrinya.takut Sherena akan menceritakan lagi kepada Meta jika Meta terus-terusan mendesak istrinya.


__ADS_2