Aku Si PEBINOR

Aku Si PEBINOR
EPISODE 55


__ADS_3

Sedangkan ditempat lain,Meta sedang mengintimidasi Billy .ia yakin suaminya tahu rahasia elden yang sering pulang telat.


namun sudah berapa kali ia menanyakan hal itu ,tetap saja Billy mengatakan tidak tahu.


" Ayolah sayang " rengek Meta menarik tangan sang suami .


"Jangan begini , urusi saja rumah tangga kita " ujar Billy yang memang tidak ingin ikut campur permasalahan rumah tangga Elden dengan Sherena.


Dengan berat hati Meta Kembali membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur . usahanya untuk membujuk Billy menceritakan semua yang ia curigai selama ini belum membuahkan hasil.bahkan merengek pun Billy tidak terpancing sedikitpun.Meta lupa bahwa suaminya adalah asisten pribadi terbaik . yang selalu menjaga rapat privasi bos nya .


"Mau apa ? " Meta menatap tajam Billy saat tangan suaminya itu mulai menggerayangi tubuhnya.


Namun sayangnya Billy tidak menjawab pertanyaan yang tidak butuh jawaban itu.justru saat ini posisinya sudah berada di atas tubuh mungil Meta.


"Eh....eh...jangan coba-coba perkosa aku ya !"gertak Meta saat Billy mendekatkan wajah nya seperti hendak mencium.


deg


Terlihat Billy menghentikan kegiatannya saat mendengar kata PERKOSA.tersungging senyum di bibirnya.sebenarnya ia ingin sekali tertawa ,namun ia tahan.bukannya turun dari tubuh Meta , Billy justru membuka kemejanya.lalu turun dari tubuh Meta hanya untuk melepas celana yang ia kenakan.bersamaan dengan melepas ****** ********. dengan gagahnya ia berdiri di samping ranjang dalam keadaan bertelanjang tanpa sehelai benangpun.


Melihat indahnya ciptaan tuhan itu , Meta tidak bisa membuang pandangannya ke arah lain.rasanya seperti mubazir untuk tidak menikmati dada putih kekar yang berada tepat di depan wajahnya . namun untuk menjaga image,Meta harus berpura-pura memalingkan wajahnya ke arah sofa yang berada di sebelah kirinya.


"Tahan...tahan..." gumam Meta dalam hati.ia berusaha untuk tenang.meskipun saat ini dadanya sudah bergetar hebat .nafasnya sudah mulai tidak beraturan.

__ADS_1


"Ya Tuhan ,apa aku harus berpaling lagi ke arah dada putih itu atau harus menatap sesuatu yang sudah tegak itu ? " lagi- lagi ia berbicara dalam hati.


...Ekspresi Meta membuat Billy ingin sekali melahap mangsa yang ada di depannya saat ini.bagaimana tidak , Meta yang tadi menuduhnya ingin memperkosanya sekarang justru Meta yang seperti panas dingin....


" Eittss...stop .tetap disitu " Meta mengangkat tangan nya memberi aba- aba kepada Billy untuk tetap berdiri diposisi dimana saat ini Billy sedang berada di samping tempat tidur.


Mmmm......


Billy sudah membungkam bibir tipis merah muda milik wanitanya.ia mengira Meta akan menolak ciuman yang ia berikan.namun siapa sangka , saat Meta bersikeras untuk tidak ingin melakukan hubungan panas itu justru saat ini ia yang lebih aktif membalas ******* bibir Billy.


Ciuman yang awalnya biasa saja sekarang berubah menjadi ciuman yang semakin menuntut.sampai Meta tidak sadar pakaian nya sudah tidak bersisa di tubuhnya.secepat itu Billy menanggalkan pakaian yang ia kenakan tadi.


Sentuhan demi sentuhan membuat nafas keduanya semakin memburu.namun ada yang berbeda dari Meta saat ini.ia justru Iebih agresif sampai-sampai dengan cepatnya ia merubah posisi Billy yang tadinya berada di atas tubuhnya, sekarang Meta lah yang memegang kendali.


Dengan lincahnya Meta meliuk-liukkan tubuhnya.nafas yang semakin berat membuat keduanya semakin bersemangat untuk bermain.namun Billy tidak ingin permainan segera berakhir. sehingga dengan cepat ia menurunkan Meta untuk berada di bawahnya.ia ingin sekali wanitanya menikmati setiap sentuhan yang ia berikan. apalagi mendengar Meta ******** saat ia memberikan sentuhan lembut dibagian intim wanitanya itu.menurut Billy, suara yang keluar dari bibir Meta adalah suara yang paling indah.


Setelah puas bermain-main ,Billy yang sudah tidak sabar untuk melakukan penyatuan segera melakukannya dengan lembut.hingga erangan panjang membuat keduanya menyudahi permainan panas tersebut.


Billy merebahkan tubuhnya persis disamping istrinya.nafas keduanya masih tersengal-sengal seperti habis lari maraton.


" Siapa tadi yang mengatakan aku mau memperkosa ? justru aku yang diperkosa " ujar Billy saat Meta tidur sambil menyandarkan kepala didada bidangnya.


Merasa disindir , membuat Meta menjauhkan kepalanya dari dada sang suami.

__ADS_1


" Awas saja , besok tidak aku kasih lagi " ancam Meta yang kesal dengan suaminya itu.


" Aku mau lagi boleh ?" tanya Billy yang membuat Meta terkejut setengah mati.baru saja setengah jam yang lalu permainan usai.namun Billy ingin memintanya lagi.


" Aku capek " tolak Meta sembari memejamkan matanya.


Lagi-lagi Billy tersenyum geli melihat tingkah sang istri.padahal ia hanya bercanda untuk meminta lagi haknya.ia juga tidak tega melihat Meta kelelahan.


" Tidur lah ,jangan sampai aku berubah pikiran " ucap Billy sembari menyelimuti tubuh keduanya yang masih polos.


Keduanya memutuskan untuk tidur, mengistirahatkan tubuh mereka yang sudah melakukan olahraga berat.


Namun selang dua jam kemudian , Billy terbangun karena gesekan dari tubuh Meta yang mengenai senjatanya.apalagi saat ini posisi selimut sudah dalam keadaan terbuka .sehingga memperlihatkan gundukan yang indah yang membuat hasratnya naik lagi.


Tidak ingin membangunkan sang istri ,Billy hanya menyentuh lembut bagian-bagian favoritnya.saat jemarinya memainkan bagian favorit tersebut ,ia dikagetkan karena Meta sudah membuka matanya.sorot mata Meta bukan Sorot mata ingin marah.


Karena mendapat lampu hijau , Billy mulai memainkan kendali . pergulatan panas yang kedua itu tidak bisa dihindari lagi.dan untuk kedua kalinya juga tubuh Billy ambruk di atas tubuh Meta. keringat sudah membasahi tubuh keduanya .padahal dalam kamar tersebut air conditioner masih menyala dengan sangat baik.


"Mau kemana ?" tanya Billy saat melihat Meta turun dari ranjang .


" Mau mandi trus pake baju lengkap supaya tidak ada lagi yang menggangu saat aku tidur nyenyak " ujar Meta yang kemudian langsung menuju bathroom.


Billy paham apa yang dimaksud oleh wanitanya.ia hanya tersenyum melihat keunikan istrinya itu.setelah melihat Meta keluar dari bathroom , ia pun Segera masuk untuk membersihkan diri meskipun jam menunjukkan pukul 02.00 wib.

__ADS_1


Keduanya kembali tidur namun dengan pembatas guling ditengahnya.ulah siapa lagi kalau bukan ulah Meta.ia hanya berjaga-jaga jika suaminya khilaf lagi.karena tubuhnya benar-benar sudah lelah.jangan sampai satu jam lagi tubuhnya dinaiki lagi oleh sang suami yang sudah membuatnya puas berkali saat permainan ranjang terjadi. sedangkan Billy tidak mempermasalahkan hal itu. ia sangat mengerti dengan keadaan sang istri.


__ADS_2