Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
Marah nya Bilqis


__ADS_3

"kenapa kamu menjambak rambut Rosa Bilqis"tanya kemal kesal, karena ia tak suka Bilqis bersikap kasar.


"lalu Bilqis harus apa kalau bukan menjambak rambut nya om, apa Bilqis harus bunuh dia sekalian"tanyanya kesal karena kemal malah memperhatikan Rosa ketimbang dirinya yang juga ikut terluka, apa lagi lehernya kena cakaran kuku Rosa.


"Bilqis"ucap kemal tak sengaja meninggikan suaranya membuat Bilqis terkejut, ia menatap kemal dengan mata yang berkaca-kaca, membuat kemal tersadar bahwa dia sudah kelewatan.


"maaf, Bilqis salah dan mulai sekarang Bilqis bakal menjauh dari hidup om, Bilqis gak akan ikut campur lagi urusan om dengan Tante pup, silahkan om cari partner lain yang lebih cantik, dewasa dan elegan, karena memang mungkin Bilqis tidak pantas berada di samping om, percuma Bilqis berjuang buat dapetin hati om, sedangkan om sendiri tidak pernah melirik ke arah Bilqis, permisi"ucap Bilqis bergetar dengan nafas tercekat, ia berusaha menahan air matanya agar tidak turun tapi apa boleh buat, karena air matanya jatuh begitu saja mengalir deras di pipi nya.


ia berlari keluar dari ruangan kemal, sia sia sudah kejutannya untuk kemal, padahal ia sudah memakai gaun cantik yang di rancang khusus oleh para desainer, ia berpikir bahwa hari ini ia ingin mengatakan siapa dirinya pada kemal, namun apa yang ia dapatkan tidak sesuai dengan ekspektasi, ia melihat Sendiri pujaan hati berciuman panas dengan mantan istri nya, dan disaat ia memisahkan mereka, kemal malah memarahinya, namun Bilqis tidak tahu bahwa kemal marah karena ia takut Rosa bisa mencelakai nya kapan saja, karena kemal tahu bagaimana licik nya Rosa.


namun bodoh nya kemal karena tidak mengutarakan maksudnya itu, ia malah semakin memperkeruh suasana.


"apa yang aku lakukan"ucap kemal frustasi mengusap wajahnya kasar, ia melihat keluar jendela yang ternyata sore menjelang malam dan hujan turun deras nya.


"aku harus mengejar Bilqis, dan mengutarakan maksud ku sebenarnya"gumam kemal langsung berlari keluar.


kemal mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang, ia melihat kiri kanan berharap Bilqis masih ada di sekitar kantor nya namun nihil.


di sisi Bilqis ia sedang berlari dalam deras nya hujan, ia menangis kencang membiarkan hujan membasahi dirinya, langit seakan tahu apa yang di rasakan oleh gadis kecil tanpa ibu itu.


"hiks hiks jahat, dasar pria jahat, Bilqis kutuk biar jadi duda seumur hidup nya hiks hiks"teriak Bilqis kencang, ia berlari cepat hingga kaki nya tersandung batu membuat dirinya jatuh, dan lutut nya mengeluarkan darah segar.


"hiks hiks, udah jatuh tertimpa tangga pula,"gumam nya seraya duduk di tengah tengah jalan seraya meniup luka nya, hingga tak seberapa lama datang seseorang memayungi dirinya, membuat Bilqis mendongakkan kepalanya, ia ingin bangkit untuk memeluk orang itu namun karena kaki nya masih sakit, hingga dia hampir terjatuh namun orang itu langsung merengkuh pinggang nya, membawa tubuh kecil Bilqis ke dalam pelukannya.


"huwaa oom Bilqis nyerah, Bilqis gak mau lagi ngejar calon imam Bilqis nyerah om, hiks hiks"tangis Bilqis pecah dalam pelukan orang tersebut yang tak lain adalah om Yogi.


"menangis lah, ada om disini yang akan selalu menemani kamu"ucap om Yogi lembut karena sekarang ia sedang berbicara layak nya paman dan keponakan.


"hiks hiks oom kok malah suruh Bilqis nangis sih hiks apa oom senang Bilqis nyerah huwaa"ucap Bilqis memukul dada bidang om Yogi.

__ADS_1


lembut salah, datar salah, dingin apa lagi, dasar wanita batin om Yogi


"bukan begitu, om nyuruh kamu nangis agar kamu bisa meluapkan semua emosi yang kamu pendam sedari tadi, karena mulai besok kamu dilarang untuk menangis lagi"ucap om Yogi berusaha bersabar.


Bilqis yang mendengarnya pun berhenti menangis dan mendongak kepalanya menatap dalam mata om Yogi.


"meluapkan emosi Bilqis"tanya nya sekali lagi membuat perasaan om Yogi tak enak, namun ia mengangguk kepalanya ragu ragu dan..


buk


buk


buk


"dasar pria jahat, pria tua tak tahu diri, masih untung Bilqis mau sama pria tua dan duda seperti mu"teriak Bilqis marah menendang kaki om Yogi, ia memukul dada bidang om Yogi, dan tak jarang ia meninju wajah om Yogi.


"dasar duda tak tahu malu, tidak punya pendirian, duda bodoh mau terima mantan, akkkkkk bodoh bodoh bodoh"umpat Bilqis marah membuat om Yogi berusaha menahan diri nya agar tidak menjitak kepala Bilqis karena sudah berani memukuli nya.


"hahhhhh sudah om ..hlurpppp..Bilqis sudah lega sekarang, dan mulai besok Bilqis akan buat itu duda menyesal karena membentak Bilqis"ucap Bilqis menghapus air matanya dan mengelap ingus nya di gaun yang ia pakai.


shitt warna nya hijau dan berlendir batin om Yogi jijik namun ia tetap memeluk erat tubuh Bilqis lagi, ia mencium pucuk kepala Bilqis.


"mau pulang sekarang"tanya om Yogi membelai wajah Bilqis lembut.


"heum"


om Yogi langsung menggendong Bilqis seperti koala membawa nya masuk ke dalam mobil namun..


"Bilqis"

__ADS_1


sebuah suara barinton datang membuat Bilqis melengos ke belakang dan ia terkejut melihat kemal dengan wajah lusuh dan mata memerah menatap nya, Bilqis merasa senang karena kemal mengejar nya dan ingin turun dari gendongan om Yogi, namun om Yogi mengeratkan gendongannya sehingga membuat Bilqis tidak bisa turun.


"kita beri pelajaran buat dia terlebih dahulu, biarkan dia menyesal karena sudah membuat kamu menangis"bisik om Yogi membuat Bilqis tersenyum kecil.


benar kata om Yogi, emang oom tampan aja yang bisa jual mahal, Bilqis juga bisa batin Bilqis kesal.


"Bilqis kita bicara dulu sebentar yah"ucap kemal lembut namun Bilqis tidak menjawab sama sekali, ia menyembunyikan wajahnya di ceruk leher om Yogi membuat hati kemal cemburu, ia ingin marah namun di urungkan karena dalam hal ini dia yang salah.


"jangan dekati Bilqis lagi"ucap om Yogi dingin membuat kemal menatap tajam ke arahnya.


"apa hak mu melarang ku"balas kemal dingin.


"hak ku terhadap Bilqis melebihi hak mu terhadap nya, kau hanyalah cecunguk asing yang tiba tiba hadir di hidup nya jadi mulai sekarang jauhi Bilqis"sarkas om Yogi membuat kemal bungkam.


siapa pria ini, kenapa damage nya seperti Dimas bahkan melebihi Dimas batin kemal menerka.


"kau benar aku hanyalah orang asing bagi nya, tapi sebentar lagi orang asing ini akan menjadi suami nya"balas kemal dengan lantang membuat hati Bilqis berbunga bunga, sehingga ia menggigit bahu om Yogi agar dirinya tidak berteriak senang.


shitt kenapa laki laki itu yang salah tapi aku yang kena getah nya batin om Yogi kesal.


"tenanglah, jangan baper dulu, serahkan semuanya kepada om"bisik om Yogi membuat Bilqis melepaskan gigitannya.


"tapi sayang nya, Bilqis tidak butuh lelaki yang tidak berpendirian teguh seperti mu"sarkas om Yogi.


**bersambung.


hihi ayoo gimana??


kita hukum kemal dengan berat atau ringan hemm 😌🤔coment.

__ADS_1


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah, bantu author buat dapat rangking di karya baru dan juga menang di ajang anak genius.


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰🥰**


__ADS_2