
"honey nanti waktu kamu pulang jangan lupa bawa pulang ketoprak yang jualannya remaja laki laki yang umurnya 18 tahun yah"pinta putri sambil memakai kan dasi nya arka...arka yang mendengar nya menaikkan alisnya sebelah..
"kalau yang jualannya janda gimana dong sayang"tanya arka asal membuat putri langsung mengikat erat dasinya hingga membuat arka tercekik.
"sa...yang"ucap arka terkejut dengan nafas tercekat..
"berani kamu beli nya di tempat janda ku buat si Joni mu menderita honey dan tim bola nya juga di cancel...kamu mengerti"tegas putri galak membuat arka mengangguk cepat dengan muka yang memerah karena sesak bernafas...
"hah...hah...kamu mau membunuh ku sayang..apa kamu tidak takut menjadi janda"tanya arka menghirup nafas rakus..
"buat apa takut kan putri masih muda"jawab putri santai membuat dada arka sesak mendengarnya ia langsung memeluk erat tubuh putri dan menangis sesenggukan membuat putri terkejut..
"tidak sayang aku tidak rela kamu menjadi janda dan Malaikat maut pun masih malas melihat wajah ku..hiks hiks...nanti kalo kamu jadi janda siapa yang merawat si jinni dan juga babby twins sayang hiks...jangan ngomong seperti itu lagi sayang si Joni sesak mendengarnya sayang...dia masih belum mau berpisah dengan si jinni sayang apalagi baru kemarin sangkar mu ku beri nama hiks hiks...apa kamu tega sayang sama aku dan si Joni...apa kamu yakin bisa dapat laki laki tampan kaya dan setia seperti aku nanti apalagi bibit ku yang unggul...hiks..hiks"tangis arka membuat putri semakin kesal karena bisa bisa nya arka dalam keadaan menangis bisa mesum apa lagi dimana mana orang kalau menangis dada nya yang sesak sedangkan arka si Joni yang sesak..
"iya iya putri minta maaf putri janji tidak akan ngomong seperti itu lagi...karena putri sangat mencintai honey sepenuh hati bahkan jika putri jadi janda putri akan tetap setia sampai maut menjemput putri sehingga kelak kita bisa bersama lagi di akhirat"ucap putri lembut berusaha menahan kekesalannya..
"hiks hiks janji"ucap arka menghapus air matanya menatap lekat wajah putri..
"janji honey"ucap putri mengecup bibir arka membuat arka langsung menyeringai..
"uhh sayang kau selalu mengecup bibir seksi ku ini sayang dan aku tahu kamu mau lebih dari ini kan...huff bersabar lah sayang nanti malam si Joni akan masuk karena sekarang aku lagi ada meeting...dan biar biar aku bisa cepat bawa pulang ketoprak mu"ucap arka berubah menjadi mesum membuat putri menghela nafas berat karena ia yakin arka menangis tadi pasti cuma akting nya saja untuk memuluskan rencana si Joni nanti malam...arka tidak tahu bahwa selama kehamilan ini putri seakan kebal terhadap akting arka entah itu bawaan babby Twins....
"iya honey ingat harus laki laki yang berumur 18 tahun kalau tidak kamu...
"tidak akan dapat jatah dan si Joni akan dikurung"potong arka yang sudah terbiasa dengan ancaman itu..
putri yang mendengarnya pun tersenyum puas..
"bagus honey karna kamu sudah tahu hukuman nya maka jangan coba coba melanggar nya karena babby twins tidak akan tinggal diam"balas putri membuat arka mendengus kesal..
"everything for you honey"ucap arka mengedipkan matanya membuat putri memutar bola matanya
"untuk ku atau untuk si jinni honey"tanya putri malas..
"hehe dua duanya sayang"jawab arka cengengesan..
__ADS_1
"yasudah sana honey nanti telat lagi seperti kemarin"ucap putri tersenyum
"baik honney aku pamit dulu yah"ucap arka beranjak pergi keluar kamar namun tak seberapa arka balik lagi dengan langkah terburu buru..
"apa ada sesuatu yang ketinggalan honey"tanya putri yang tadinya ingin merapikan tempat tidur..
"aku lupa minta izin sama babby twins sayang"ucap arka membuat putri tersenyum..
"halo anak Daddy...baik baik disana yah jangan buat mommy susah... Daddy nya kerja dulu oke nanti malam Daddy bakal jenguk kalian oke jadi jangan sampai rindu sama Daddy oke "ucap arka lembut mengelus perut buncit putri dan menciumnya dan setelah itu putri terkejut dikala arka menyentuh si jinni
"ah"pekik putri
"dan kau jinni persiapkan dirimu karena si joni nanti malam bakal masuk"ucap arka setelah itu langsung keluar meninggalkan putri yang wajahnya memerah karena hasratnya mulai muncul dan putri mengerang keras dikala arka langsung pergi meninggalkan nya..
"honey"teriak putri geram
arka yang sedang berlari keluar pun tertawa senang karena membayangkan wajah kesal putri
hahaha rasain kamu sayang pasti kamu sangat tersiksa sekarang batin arka ia sengaja melakukan hal itu agar dapat memancing putri untuk nanti malam karena arka mulai kehabisan cara merayu putri dikala meminta jatah...
"ingat sayang belajar yang benar karena sebentar lagi kalian akan menjadi kakak jadi kalian harus pintar supaya nanti bisa menjadi contoh yang baik buat dedek twins oke"ucap arka lembut pada twins A yang sekarang sedang berdiri di depan gerbang sekolah..
"otte dad...aalon na bakal belajall shungguh shungguh cupaya nanti jadi contoh yang bayik buat dedek twins"ucap Aaron semangat
"aalin Juda dad batal belajall jadi doktell yang hebat biall nanti Bisha menjada dedek twins talo shatit"timpal aarin tersenyum polos menunjukkan gigi ompongnya membuat arka tersenyum gemas ...
"sayang Aarin kan mau jadi dokter jadinya jangan banyak makan coklat lagi yah biar gigi nya tumbuh sehat...Aarin sudah lihat banyak dokter kemarin di rumah sakit kan..."tanya arka lembut mensejajarkan tingginya dengan Aarin
"cudah dad"jawab aarin menganggukkan kepalanya cepat
"apa ada dokter yang gigi nya ompong"tanya arka membuat Aarin berpikir keras
"ada dad"ucap Aarin yang tersenyum polos
"siapa sayang dokter yang mana"tanya arka bingung karena kemarin semua dokter hadir dan tidak ada satupun dokter yang giginya ompong karena tidak ada dalam sejarah
__ADS_1
"aalin dad.."jawab aarin tersenyum polos memiringkan kepalanya..
puk Aaron memukul pelan bahu Aarin kesal
"aalin itu calon doktell butan doktell...Ndak ada doktell yang ompong aalin.."ucap Aaron kesal
"Tan cama Juda aalon..."bantah Aarin..
"Ndak"
"cama"
Ting Ting Ting
bunyi bel sekolah membuat perdebatan saudara kembar tersebut berhenti..
"sudah sudah sayang jangan berdebat lagi...ayo sana masuk bel sekolah sudah bunyi"lerai arka
"otte dad..cup assalamualaikum"ucap keduanya mencium pipi Zia kemudian berlari masuk kedalam dengan tangan yang bergandeng...membuat arka menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku anak anak nya yang selalu tidak akur namun saling menjaga dan menyayangi..
puk seseorang menepuk bahu arka membuat arka melengos kesamping.
"eh kau mal...ku kira siapa"ucap arka tersenyum kecil melihat kemal yang juga mengantarkan twins b..
"nanti malam aku ada perjalanan bisnis ke Prancis sekalian mau jumpa sama Leo...jadi aku nitip Brayen dan Bryan di rumah mu tolong jaga mereka oke"terang Kamal pada arka..
"pasti"jawab arka tersenyum penuh arti
*bersambung*
**hayoo kira kira gimana reaksinya twins b yang bakal tinggal satu rumah bareng twins a...jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah...
dan author sangat senang hari ini karena akhirnya karya author bayi kembar tuan muda lulus kontrak...author ingin mengucapkan beribu terimakasih pada kakak kakak yang selalu setia membaca dan men vote cerita author begitu pula pada kakak kakak yang selalu memberi saran dan semangat untuk author...karena author hanya lah anak bawang tanpa kakak kakak semua...sekali lagi terimakasih atas dukungan nya kakak...i love you🥰❤️👍🙏🤗
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰👍**
__ADS_1