Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
Trauma Ara (berangkat honeymoon)


__ADS_3

Suasana ramai di Soekarno Hatta membuat seorang wanita yang berumur 21 tahun nampak ketakutan, ia memeluk erat tubuh suaminya bahkan tak jarang dirinya merengek untuk pulang karena tak sanggup berada di keramaian, air matanya jatuh membasahi pipi chubby nya membuat sang suami menatap iba, namun suaminya tetap berusaha tak memperdulikan tangisan dan rengekan sang istri nya itu, ia sengaja ingin menaiki pesawat umum padahal dirinya mempunyai jet pribadi yang sangat banyak namun ia tetap harus melakukan hal tersebut agar sang istri terbiasa dengan keramaian.


Dirinya menepuk pelan bokong istrinya yang sedang berada dalam gendongan nya, agar bisa membuat sang istri merasa nyaman dan tidak ketakutan lagi.


"Hiks hiks Ara mau pulang aja kak,"rengek Ara menangis manja dalam gendongan Leo.


"Ssstt ratu ku, kamu itu harus mulai terbiasa dengan keadaan ramai seperti ini, ingat kamu bukan lagi putri Rapunzel yang mengurung diri di atas menara tetapi kamu sekarang adalah istrinya nya seorang Leonardo Dicaprio yang harus bisa beradaptasi dengan orang orang luar,"tegas Leo berusaha berbicara lembut dengan Ara.


"Tapi Ara takut,"Isak Ara dalam gendongan Leo.


"Hey, ada raja mu disini jadi tidak akan ada yang berani menyakiti mu bahkan tak akan ada yang bisa menyentuh mu seujung jari pun karena ada aku yang 24 jam menemani mu,"bujuk Leo berbicara manis membuat Ara mengangguk dan menghapus air matanya.


"Benarkah itu raja,"tanya Ara menatap Leo polos.


"Benar."


Karena kalau sampai ada yang berani menyentuh mu akan aku potong langsung tangannya dan ku kirim dia ke hutan Amazon biar dia dimakan oleh emak emak singa disana batin Leo menyeringai kejam.


Tak lama kemudian terdengar pemberitahuan dari pihak bandara bahwa pesawat yang menuju ke new Zealand akan segera melakukan penerbangan, Leo langsung bangkit menurunkan Ara dari gendongan nya.


"Ara gak mau turun,"rengek Ara ketakutan.


"Kamu harus turun dan berjalan sendiri Ra biar kamu terbiasa, kamu bisa menggenggam tangan ku agar mengurangi rasa takut mu,"ujar Leo berusaha sabar dengan tingkah Ara yang benar benar kekanakan.


"Tapi..


"Ra, pliss jangan membantah, sebentar lagi pesawat nya akan terbang dan kita bisa ketinggalan,"potong Leo memohon pada Ara.


"Maaf."Ara langsung menggenggam tangan Leo erat, dan Leo pun membalas genggaman tangan Ara.

__ADS_1


Maaf Ra, karena ini salah satu cara agar kamu sembuh dari trauma mu batin Leo kasihan.


Ara berjalan dengan langkah yang bergetar, wajah nya yang biasa merona langsung berubah pucat pias, bibir nya mengering, dahinya mengeluarkan keringat dingin, nafas nya terasa memburu, namun Ara tetap berusaha agar biasa saja.


Sedangkan Leo yang menyadari keadaan Ara pun hanya memilih bungkam, sesekali ia melirik ke arah Ara yang nampak ingin pingsan namun dirinya tetap pura pura tak memperdulikan meski rasa iba kian membuncah dalam relung hati nya, namun apa boleh buat ini semua demi kebaikan Ara.


"Lawan rasa trauma mu itu Ra, buktikan pada dunia bahwa kamu bisa bangkit dari keterpurukan mu, jangan biarkan orang orang yang pernah menyakiti mu tertawa melihat keadaan mu yang buruk,"bisik Leo di telinga Ara.


Ara yang mendengar nya pun tersenyum haru, ia berjinjit mengecup pipi Leo, membuat si empunya merona karena inilah yang ia suka dari Ara, bila Leo membuat Ara bahagia maka dengan spontan Ara langsung menghadiahi dirinya ciuman.


Hingga tak terasa mereka sudah masuk dalam pesawat, Leo langsung menggandeng tangan Ara menuju kursi penumpang mereka yang sesuai dengan nomor tiket kelas VVIP, Leo duduk berdampingan dengan Ara, ia menatap Ara dengan penuh kekaguman karena berhasil melakukan tantangan yang Leo berikan.


"Kamu hebat ratu ku,"ujar Leo senang membuat Ara merona, Leo pun gemas langsung merangkul leher Ara dan mengecup pucuk kepala Ara berkali-kali.


"Ara bisa karena raja juga,"balas Ara malu malu.


"Kamu ini gemesin tahu gak, cup cup cup."


"Aku ke toilet dulu ya Ra, kamu duduk disini dulu yah,"ujar Leo yang sedari tadi sudah menahan sesak air seni nya.


"Ara ikut,"rengek Ara dengan bola mata puppy eyes nya.


"Ra, aku cuma sebentar kok, kamu tidak usah takut karena kelas kita VVIP jadi tidak ada orang orang yang menakutkan di dalam nya, oke,"ujar Leo mengecup kening Ara dan langsung berjalan buru buru menuju ke toilet.


Ara yang melihat Leo pergi pun hanya bisa menggigit kuku nya, karena ketakutan dan kekhawatiran melanda dalam hatinya, ia segera memakai headset dan mendengarkan musik untuk mengurangi ketakutan dan kekhawatiran nya itu.


Sedangkan Leo yang baru saja siap membuang air seni nya pun langsung keluar setelah mencuci bersih tangannya, namun dalam perjalanan menuju tempat Ara dirinya bertemu dengan seorang wanita.


"Honey,"panggil wanita itu senang.

__ADS_1


"Kau..."Leo jelas terkejut melihat siapa yang di hadapannya.


***


Ara yang sudah menunggu lama Leo sudah hampir satu jam pun gelisah, ia memberanikan diri nya untuk bangkit menuju toilet sesuai dengan arah yang di tunjuk oleh Leo tadi, Ara berjalan dengan kepala yang menunduk disaat berjumpa dengan orang orang asing, ia meremas gaun yang di pakainya.


Ayo Ara kamu kuat, kamu bisa seperti yang dikatakan oleh kak Leo, buktikan pada dunia bahwa kamu bisa bangkit dari keterpurukan mu, tegakkan kepala mu, busung kan dada mu, tajam kan mata mu sehingga orang yang melihat mu tak berani menganggu mu batin Ara berusaha menyemangati diri nya.


Ara masuk kedalam toilet pesawat yang nampak sangat mewah , ia menunggu di depan toilet pria berharap Leo segera keluar, namun 15 menit berlalu Leo tidak keluar juga, ia pun memberanikan dirinya untuk bertanya pada laki laki asing yang baru keluar dari toilet.


"Maaf apakah anda..


"Sorry, i don't know what do you say,"potong pria asing tersebut.


Ara langsung menggigit kuku nya, berusaha berpikir bagaimana caranya dia bertanya pada pria asing ini, sedangkan dirinya bahasa Inggris pun tidak bisa, namun benar kata orang bila kita sedang dalam keadaan yang kepepet pasti otak terasa di peras, begitulah yang Ara rasakan sekarang, tiba tiba dirinya mendapatkan ide.


"Hemm, him him, my my love, i carhi carhi (cari cari) tak jumpa jumpa you sir see him,"tanya Ara bertanya dengan bahasa Inggris campur bahasa Indonesia dibuat dengan logat Inggris, seraya menunjuk ke arah hp nya yang terpampang foto Leo di situ.


Pria asing tersebut berusaha menahan tawanya melihat Ara yang nampak lucu, sedikit banyak dirinya tahu apa yang Ara bicarakan.


"I don't see him,"ujar pria tersebut menggeleng kepalanya, tanpa sadar dia ingin mengelus kepala Ara namun Ara langsung memundurkan langkahnya karena takut.


"You so cute honey, see you again,"ujar pria tersebut langsung pergi meninggalkan Ara yang terbengong disitu.


**Bersambung.


hihi author up lagi ini...


Jumat barokah🥰🙏🤗 Jangan lupa bersedekah yah kakak, apalagi sedekah like, coment vote dan beri rating 5 nya...

__ADS_1


Kalau tembus 2000 like dalam 2 jam, maka insya Allah author akan kasih bonus 🤭hehe maaf maksa🤣🤗🥰🙏


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️ 🥰❤️**


__ADS_2