Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
Kedatangan Para sahabat


__ADS_3

Aaron dan Brayen langsung berlari menuju Ara, dengan lincahnya mereka langsung naik ke atas brangkar bahkan sampai menjadikan paha Leo sebagai batu loncatan mereka naik.


"Haduh..,"ujar Leo terkejut sekaligus kesakitan karena Aaron menginjak si Phoenix.


"Sorry paman, Aalon pikil paman patung maka na Aalon and Blayen pijak,"balas Aaron santai membuat Leo langsung kesal.


"Dasar kurcaci,"ketus Leo tak sadar.


"Apa kau bilang tadi,"tanya Arka dingin menatap tajam ke arah Leo seolah ingin memakannya hidup hidup.


Glekk


Shitt aku lupa bahwa disini ada Daddy nya batin Leo menelan ludah kasar.


"Ti--dak, kau salah dengar,"elak Leo gugup.


"Tadi jelas jelas kamu menyebut anak ku kurcaci hah, kau kira aku tidak dengar,"ketus Arka menatap tajam ke arah Leo.


"Kalau kau dengar kenapa kau bertanya,"gumam Leo pelan namun masih terdengar oleh telinga tajam Arka.


"Le...


"Honey sudah, jangan buat keributan di sini, kasian istri Leo lagi sakit,"potong Putri dengan suara lemah lembut membuat Arka yang tadinya kesal langsung tersenyum lembut ke arah nya.


"Iya sayang maaf,"balas Arka lembut membuat Leo bernafas lega.


Untung ada pawang nya, kalau tidak bisa K.O aku batin Leo lega.


"Bagaimana kabar Tante, apa sudah lebih baik,"tanya Brayen yang duduk di samping kanan Ara, sedangkan Aaron di samping kiri.


"Ya Alhamdulillah Tante sudah merasa lebih baik, dan itu semua karena kalian yang nolongin Tante,"jawab Ara tersenyum manis membelai pipi Brayen.


"Aalon Juda mahu di belai Tan,"ujar Aaron langsung menaruh tangan Ara di pipinya.

__ADS_1


"Hey, kalian ini jangan ambil keuntungan dari istri paman yah, jangan mentang mentang kalian masih kecil main minta di elus aja, kalau mau di elus sama wanita sana cari jodoh kalian, atau minta kawin sama papa kalian,"sungut Leo langsung menyingkirkan dua bocah genit tersebut dari istri nya.


"Jodoh Brayen sudah di ambil papa paman,"ketus Brayen mengerucutkan bibirnya.


"Jodoh Aalon dedek Asha, but dedek Asha na belum beshal, jadi Ndak bisa minta elus elus,"timpal Aaron membuat semua yang disitu terbelalak karena dua bocah laki laki tersebut, sudah tahu apa itu jodoh.


"Blayen talo mahu di elush sini bial Aalin elush,"ujar Aarin tersenyum polos yang sudah berada di pojok ruangan sambil memegang gunting dokter.


"Ya Allah sayang, kamu ini memang tidak bisa di ajak ke rumah sakit yah, ada aja yang kamu mainin disini,"omel Arka langsung memberikan baby Maheer pada Kemal, kemudian ia langsung menjauhkan Aarin dari perkakas dokter yang terletak sudut ruangan.


"Ihh Daddy endak ashik, padahal tan Aalin cuma pedang pedang aja,"sungut Aarin mencebikkan bibir nya.


"Pegang-- pegang kemarin juga katanya cuma pegang aja, tapi tiba-tiba poni mu hilang akibat gunting dokter mu itu,"ketus Arka kesal disaat Aarin di biarkan bermain dengan gunting dokter di rumah tanpa pengawasan, Aarin yang menatap dirinya di depan pantulan cermin pun langsung memotong poninya sendiri karena kurang kerjaan, membuat seluruh pelayan di mension menahan tawa disaat melihatnya.


"Ishh Daddy, butan ilang dad but belubah jadi poni na Lisa blackbelli,"elak Aarin membuat mereka yang melihat perdebatan antara ayah dan anak itu hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"Sudah sudah, jangan berdebat lagi, ayoo kita sarapan,"ajak Alexa tersenyum manis, sekarang Alexa sudah memakai jilbab syar'i seperti Putri sesuai dengan hajat nya dulu, cuma Ara dan Bilqis yang belum memakai hijab.


"Kau sudah sembuh total Xa,"tanya Leo menaikkan alisnya.


"Sweeti besok besok kamu juga harus memakai cadar agar laki laki lain tidak melihat senyum manis mu itu,"sungut Dimas langsung menghampiri Alexa mencium lembut kening istrinya itu seolah olah ingin mengatakan bahwa Alexa adalah milik nya, membuat para sahabat nya itu mencoba menahan senyumnya karena kecemburuan Dimas berada di level dewa.


"Hey, aku juga sudah punya istri yah, dan bagiku istri ku lebih cantik dari wanita manapun,"sentak Leo tak suka langsung memeluk pinggang Ara, para sahabatnya yang melihat itu pun tersenyum senang karena tanpa sadar Leo sudah menunjukkan benih benih cinta yang tertanam di hatinya.


Kruyuk kryuk kryuk.


Semua mata langsung tertuju pada perut seseorang yang sedang berdiri tertawa cengengesan mengangkat dua jarinya.


"Hehe, para cacing udah tawuran di dalam jadi ayo makan,"ujar Bilqis tersenyum malu menyembunyikan wajah nya di belakang tubuh Kemal.


"Ayo makan, istri ku sudah lapar,"ajak Kemal terkekeh geli melihat Bilqis yang malu malu.


Mereka pun langsung duduk di sofa berdampingan bersama para pasangan nya masing masing, untung ruangan Ara adalah ruangan VVIP jadinya dilengkapi dengan sofa, AC, TV dan kamar mandi yang sangat indah bak hotel berbintang 5.

__ADS_1


Leo langsung menggendong tubuh Ara perlahan dan mendudukkan Ara di samping nya, Ara yang pertama kalinya berada di dalam sebuah kelompok pun merasakan gugup, dan khawatir, namun Leo yang menyadari nya langsung menggenggam lembut tangan istrinya itu.


"Tenang saja, mereka orang orang baik, itu Alexa istri nya Dimas, sedangkan di samping nya Putri istri Arka, dan yang bar bar itu adalah istrinya Kemal, wanita yang sudah membantu kamu kemarin,"bisik Leo membuat Ara bernafas lega.


"Ara cuma gugup karena tidak pernah berada dalam suasana yang seperti ini,"balas Ara pelan membuat Leo mengecup punggung tangan Ara.


"Percaya pada ku,"bisik Leo membuat Ara mengangguk kepalanya cepat.


"Ara mau makan apa, mau sayur, tempe, ayam atau gulai,"tanya Putri lembut membuat Ara yang mendengar nya tersentak dan tersenyum malu, karena untuk pertama kalinya ada seseorang yang menghidangkan makanan untuk dirinya.


"Nasi sama sayur aja kak,"jawab Ara pelan menunduk malu membuat mereka semua tersenyum geli, apalagi Arka kemudian ia menoleh ke arah Bilqis yang nampak tak malu malu nya menaruh nasi dan juga lauk yang sudah penuh si piring.


Glekk..


Arka langsung menyenggol lengan Dimas dan menendang kaki Leo, membuat kedua sahabatnya itu menoleh ke arah Arka.


"Lihat itu,"ujar Arka menggerakkan bibirnya tak bersuara menunjuk ke arah piring Bilqis, membuat mata mereka melebar.


"Itu nasi apa gunung,"tanya Leo tanpa sadar membuat Bilqis langsung mencebikkan bibir nya.


"Ini itu untuk Bilqis dan juga hubbie, kami makan satu piring berdua,"ketus Bilqis membuat mereka semua menggeleng kepalanya karena Bilqis yang sangat bucin kepada Kemal.


"Ohia, kata mom Nana kalian mau honeymoon yah,"tanya Arka santai membuat Leo tersedak ludah.


"Honeymoon?"tanya Leo bingung.


**Bersambung


hai kakak author up lagi ini..


hayoo mana hadiah nya..


sebentar lagi bakal ada yang honeymoon loh...

__ADS_1


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah..


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰🥰**


__ADS_2