Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
Kesalnya Kemal + terkejut nya Leo


__ADS_3

Tak terasa senja telah datang menggantikan mentari yang tadinya terbit di sebelah timur, langit yang tadinya biru berganti warna dengan jingga kehitaman membuat sekelompok manusia yang berada di pantai langsung beranjak pulang ke kediaman mereka masing-masing.


"Mereka sepertinya kelelahan main air tadi di pantai,"ujar Putri tersenyum lembut memangku Aarin yang terlelap.


"Iya sayang, mereka tadi benar-benar bahagia, lihat saja Aarin dan Aaron yang tadinya menangis tidak ingin pulang, aku harus merayu mereka dengan iming-iming membeli mainan baru untuk mereka baru mau pulang,"balas Arka mengelus kepala Aaron yang tidur memeluk nya.


Begitu juga dengan Brayen yang tidur di pangkuan Bilqis dan Bryan di pangkuan Kemal, sedangkan trio M tidur di atas kasur mereka yang di rancang khusus dalam mini bus tersebut.


Kemal melihat raut wajah Bilqis yang sepertinya sedih, ia pun memilih bertanya nanti di rumah saja, karena mereka hampir tiba ke mension.


Sedangkan Ara tak henti-hentinya ia tersenyum cerah seraya membelai rambut Leo yang tertidur di bahunya, di kecup nya punggung tangan Leo berkali-kali oleh Ara, ingin sekali ia memberitahukan kehamilan nya pada Leo namun ia memilih diam, besok pagi saja dia akan memberi kejutan untuk Leo pikirnya.


Dimas dan Alexa pun terkekeh geli melihat Leo yang begitu manja dengan Ara. Dimas dan yang lainnya tahu tentang kehamilan Ara karena istri mereka yang memberitahu, Dito mendengar nya pun merasa sangat senang karena sebentar lagi ia akan memiliki keponakan dari adik tercinta nya.


"Om," panggil Sena membuat Dito langsung menatap nya.


"Iya sayang," balas Dito lembut membuat pipi Sena merona karena mendengar Dito memanggil dirinya sayang.


"Kalau pernikahan kita di cepatin gimana," tanya Sena pelan membuat Dito terkejut.


"Apa Se, kamu mau pernikahan kita di cepatin,"tanya Dito menekankan perkataan nya karena tak ingin membuat anak-anak bangun.


"Heum, Sena gak mau lagi lama-lama pacaran, Sena juga ingin seperti Bilqis dan juga kak Ara yang menikah muda,"balas Sena yakin membuat perasaan Dito merasa berbunga-bunga.


Pandangan Dito dan Sena bertemu, perlahan namun pasti Dito mendekatkan bibirnya ke bibir Sena, sedikit lagi bibir mereka bertemu namun gagal dikala mendengar suara seseorang.


"Belum sah woi ... duren nya belum matang jadi jangan dibelah dulu "tegur Arka menatap Sena dan Dito dari kaca spion karena Arka dan Putri duduk di kursi paling depan. Wajah Sena langsung berubah merah padam seperti tomat rebus karena malu kepergok Arka.


Astaghfirullah ya Allah, ampuni diri hamba yang jomblo ini, mohon lancarkan niat hamba untuk menghalalkan salah satu hamba mu yang berada di samping hamba ini ya Allah batin Dito berdoa.


"Apa kita makan malam dulu,"tanya Jimmy.

__ADS_1


"Jangan pa, kita langsung pulang kerumah masing-masing saja, karena kasian anak-anak tidur, lagian kita juga tadi sudah makan di pantai pa,"balas Arka di angguki oleh yang lainnya.


Perjalanan pun berlanjut hingga tak terasa mereka di antar kerumah masing-masing oleh bawahan Dito.


***


Kemal menunggu Bilqis keluar dari kamar mandi, ia tak sabar ingin menanyakan mengapa Bilqis terlihat murung tadi di dalam mobil, hingga tak seberapa lama Bilqis pun keluar dengan memakai lingerie nya seperti biasa.


"Loh, hubbie belum tidur,"tanya Bilqis terkejut.


"Bagaimana bisa aku tidur kalau peri tidur ku tidak memeluk ku," balas Kemal langsung menggendong tubuh Ara meletakkan nya hati-hati di atas kasur.


"Kenapa peri ku ini sedih hemm ... tadi aku lihat didalam mobil mulutnya monyong seperti kerucut, ayo kasih tahu sama pangeran mu ini apa yang sebenarnya terjadi," tanya Kemal lembut seraya menggoda Bilqis dengan mencolek dagu Bilqis.


"Bilqis sedih aja, kita nikah hampir satu tahun tapi ... hiks tapi Bilqis belum hamil juga, padahal sudah 3 bulan yang lalu Bilqis tidak mengkonsumsi pil KB lagi, kenapa Allah gak adil, kak Ara yang baru menikah 4 bulan yang lalu tapi mengapa dia duluan hamil, apa ... apa Bilqis mandul hiks hiks ... Bilqis takut kalau emmppp." Ucapan Bilqis terpotong karena Kemal langsung mencium rakus bibir Bilqis, untuk pertama kalinya Kemal mencium Bilqis dengan kasar dan penuh *****, hingga ia merasa Bilqis kehabisan nafas baru ia menghentikan nya.


"Ingat love, aku tidak suka kalau kamu mengatakan hal buruk yang seperti tadi, kamu tidak boleh langsung berburuk sangka pada Allah, dan juga berpikir negatif seperti yang kamu pikirkan, ingat love semua itu butuh proses, tidak ada hal yang instan di dunia ini, semua butuh usaha, doa dan waktu. Kamu jangan terlalu cepat menyerah, kita baru coba 3 bulan love bukan 3 tahun. Kamu tidak boleh membandingkan dirimu dengan Ara, setiap orang mempunyai kecepatan masing-masing dalam menggapai hal yang mereka inginkan. Wajar bila Ara diberi kebahagiaan dari Allah dengan diberinya kehidupan dalam rahimnya, apa kamu lupa kalau kehidupan nya dulu seperti apa hmm, dia itu sangat menderita, jadi wajar bila dia diberi sedikit kebahagiaan. Terkadang kita lupa dengan kebahagiaan yang Allah berikan kepada kita karena kita sibuk melihat kebahagiaan orang lain. Jadi mulai sekarang aku tidak ingin mendengar kamu berbicara seperti ini lagi karena kalau tidak aku gak akan mau berbicara lagi dengan kamu," tegas Kemal lembut seraya menghapus air mata Bilqis yang mengalir.


"Kalau begitu, ayo kita usaha lagi, kamu yang di atas," lanjut Kemal membuat Bilqis langsung tersenyum lebar.


"Ayo," balas Bilqis semangat, langsung membuka lingerie nya, hingga pada malam itu terjadilah hal yang harusnya terjadi antara para pasangan suami istri.


***


Malam berganti pagi, bintang yang tadinya berkelap-kelip menghiasi hitamnya langit digantikan oleh awan putih, bunyi alarm membangunkan seorang istri yang cantik dan polos, ia tersenyum hangat dikala melihat sang suami tercintanya tidur memeluk posesif dirinya, perlahan namun pasti ia memindahkan tangan suaminya dari pinggang nya.


Sang istri tersebut yang tak lain adalah Ara bangkit dari kasur berjalan mengambil kotak kecil yang di simpan nya di laci meja rias, ia tersenyum manis menatap kotak tersebut.


"Semoga kamu bahagia kak," gumam Ara tersenyum manis.


Ia pun berjalan menghampiri Leo, di usapnya lembut kepala Leo, membuat si empunya melenguh.

__ADS_1


"Hemmm."


"Kakak, bangun kak."


"Hemmm."


"Kak, Ara ada hadiah untuk kakak," lanjut Ara mencubit pipi Leo.


"Hadiah apa sayang,"tanya Leo serak membuka matanya menatap lembut wajah Ara yang tampak teduh di pandang.


"Ayo kakak duduk dulu," pinta Ara membuat Leo langsung duduk dan mengusap matanya.


"Ini apa sayang,"tanya Leo bingung menatap kotak kecil yang di beri Ara.


"Buka aja kak, ini hadiah yang kakak idamkan dari dulu,"ucap Ara membuat Leo semakin penasaran, ia pun langsung membuka kotak kecil tersebut. Mata Leo langsung membulat sempurna menatap tespeck tersebut.


"Sayang kamu hamil," tanya Leo terkejut dengan suara yang serak menahan tangis.


**Bersambung


hayoo Leo 🤭🤭🤭😂😂


Mana vote nya untuk hadiah si Leo dan Ara??


Tim Ara dan Leo mana orang nya🤭🤣🤣🤣


Hai kakak author balik lagi nih..


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah..


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰🥰**

__ADS_1


__ADS_2