Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
Pernikahan Dadakan


__ADS_3

Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, dimana hari ini adalah hari pernikahan Dito dan Sena, acaranya dilangsungkan di sebuah masjid, pernikahan tersebut terbilang sederhana karena itu adalah permintaan om Yogi yang tak ingin media tahu bahwa Sena telah menikah siri dengan Dito.


Arka dan yang lainnya pun hadir dalam masjid guna untuk menjadi saksi bisu pernikahan sahabatnya itu, tak dapat dipungkiri bahwa hati mereka semua berbunga-bunga, karena akhirnya mereka semua telah memiliki pasangan masing-masing, mata Arka, Leo, Dimas dan Kemal sudah berkaca-kaca melihat Dito yang sedang duduk di depan penghulu bersama dengan Sena di sampingnya.


Tangan Dito bergetar dan berkeringat dingin dikala berjabat tangan dengan penghulu bahkan wajahnya berubah pucat pasi karena saking gugupnya.


"Rileks saja nak, tidak usah terlalu gugup," ujar pak penghulu pada Dito.


"Saya tidak gugup pak, tapi tangan saya hanya bergetar," elak Dito membuat orang-orang yang mendengarnya tertawa geli.


"Baiklah kalau begitu mari kita mulai ijab qobul nya."


"Mari pak."


"Saya nikahkan ananda Dito Sanjaya dengan Sena Atmaja Purnama binti Dama Atmaja Purnama dengan mas kawin seperangkat alat sholat dibayar tunai serta emas permata seberat 750 g dibayar tunai."


"Saya terima nikah dan kawinnya Sena Atmaja Purnama binti Dama Atmaja Purnama dengan mas kawin seperangkat alat sholat dibayar tunai serta emas pertama eh permata maksudnya … seberat," ujar Dito lantang namun terkejut dikala ia salah menyebut permata menjadi pertama membuat seluruh tamu undangan mencoba menahan tawanya, bahkan Sena juga menutup bibirnya agar tak keluar suara tawa, terkecuali om Yogi yang wajahnya hanya datar dari tadi.


"Ulangi lagi nak," potong pak penghulu dengan tersenyum menggelengkan kepalanya melihat Dito yang sangat gugup.


Pak penghulu tersebut pun mengulangi ijab qobul nya dengan lantang, Dito menarik nafas panjang sebelum mengucap ijab qobul nya, Sena menepuk paha Dito guna memberikan semangat membuat hati Dito menghangat.


"Saya terima nikah dan kawinnya Sena Atmaja Purnama binti Dama Atmaja Purnama dengan mas kawin seperangkat alat sholat dibayar tunai serta emas permata seberat 750 g di bayar tunai," jawab Dito lantang dengan sekali tarikan nafas karena ia sangat takut salah lagi.


"Bagaimana saksi sah!"


"Sah."


"Sah."


"Sah."

__ADS_1


Dito tak kuasa menahan tangisnya ia langsung menangis sesenggukan dengan tubuh yang bergetar, akhirnya setelah sekian lama ia menanti-nanti saat dimana dirinya menikah dengan Sena telah terjadi, segala macam pengorbanan ia lakukan demi bisa menikah dengan Sena.


"Hiks … hiks aku menikah, aku tidak lajang lagi," ujar Dito menangis sesenggukan menutup wajahnya di depan penghulu, Arka dan yang lainnya pun tak kalah senang, mereka juga ikut menangis melihat Dito menikah.


"Hiks … hiks, akhirnya Dito menyusul kita menikah juga, aku tidak menyangka bahwa dia laku juga," ujar Arka menangis di bahu Putri.


"Benar Ar, hiks … hiks, aku sempat mengira bahwa tidak ada wanita yang mau menikah dengannya karena keluarganya," timpal Leo menangis dalam dekapan Ara.


"Aku juga, padahal baru kemarin kita semua lajang, tapi sekarang kita sudah menikah dan punya anak," seloroh Dimas yang menitikkan air matanya.


"Inilah hidup, saat kita mengingat masa lalu itu sungguh terlalu singkat waktunya, karena yang lambat itu menjalaninya," celetuk Kemal seraya memeluk Bilqis yang menangis di pelukannya.


"Bilqis juga gak nyangka hiks … hiks kalau Bilqis dapat suami duda, padahal dulu mimpi aja enggak menikah dengan duda," ujar Bilqis tanpa sadar membuat Kemal tersedak ludahnya, begitu juga dengan Arka cs yang langsung tertawa pelan mendengar ucapan Bilqis.


"Lalu apakah kamu menyesal love," tanya Kemal serius menangkup pipi Bilqis.


"Tentu tidak, karena Bilqis tidak pernah bermimpi menikah dengan hubbie, tetapi Bilqis bercita-cita menikah dengan hubbie," ujar Bilqis tersenyum manis membuat hati Kemal terasa meleleh mendengar gombalan Bilqis.


"Iya kak nanti Ara belajar dulu sama Mbah Google, baru deh Ara gombalin kakak setiap saat," balas Ara tersenyum polos membuat Leo gemas ingin segera mengecup bibir Ara namun dengan gerak cepat Dimas menarik telinga Leo.


"Ingat, ini di dalam masjid Le," ujar Dimas dingin membuat Leo tertawa cengengesan.


"Hehe maaf."


Kembali lagi ke Dito yang disuruh untuk mencium kening Sena oleh pak penghulu, begitu juga dengan Sena yang disuruh mencium punggung tangan Dito.


Dito mengecup lembut kening Sena, ia mendiamkan bibirnya di kening Sena lama, karena Dito begitu menikmati moments istimewa ini.


"I love you my little wife," bisik Dito dibalas senyuman malu-malu oleh Sena.


"I love you too my dokter cabul," balas Sena pelan mencium punggung tangan Dito.

__ADS_1


Awas saja Se, nanti malam akan aku tunjukkan apa itu artinya cabul batin Dito menyeringai.


Setelah itu Sena langsung bangkit mencium punggung tangan om Yogi dengan mata yang berair, ia sangat bahagia karena setidaknya di hari pernikahannya ada om Yogi sebagai walinya.


"Semoga kamu bahagia sayang, ingatlah bila suatu saat nanti dia membuat hatimu sakit atau bahkan membuatmu, menangis, maka katakan pada kakak agar kakak memutilasi tubuhnya," ujar om Yogi tersenyum lembut mengecup kening Sena.


Bulu kuduk Dito langsung merinding mendengar ancaman tak langsung om Yogi, ia bersumpah dalam hatinya agar tak menyakiti Sena dalam sadar maupun tidak sadar, karena ia tahu betul karakter om Yogi yang dijuluki singa bisnis.


Perlahan Sena berjalan menuju mama Dito dan seluruh keluarga Sanjaya, ia menyalami mereka satu persatu.


"Maafkan mama yang dulu pernah jahat sama kamu nak, mama menyesal," ujar mama Dito penuh sesal apalagi ia tahu siapa Sena sebenarnya.


"Semuanya sudah berlalu ma, jangan di ungkit dan di ulangi lagi, bila mama bertanya apakah Sena memaafkannya maka jawabannya sudah tapi sulit bagi Sena melupakan setiap perbuatan mama di masa lalu," balas Sena tersenyum kecil membuat mama Dito menundukkan kepalanya.


"Aku telah merestui adik ku menikah dengan putra kalian, tetapi bukan berarti aku memaafkan perlakuan buruk kalian terhadap adikku, andai saja adikku tidak merengek meminta pada ku agar membatalkan hukuman untuk kalian, maka akan aku pastikan kalian hidup di jalanan," ujar om Yogi blak-blakan bahkan di depan Dito serta seluruh tamu undangan yang tak lain Arka cs dan keluarga besarnya saja.


"Dia benar-benar manusia setengah iblis, lihatlah demage nya saja lebih parah daripada Lucifer," bisik Leo pada Arka.


"Kau benar, sebaiknya kita menjauh darinya agar kita tidak dapat mendengar kata-kata savage nya," balas Arka pelan.


**Bersambung.


Hehe maaf gak ada pemberitahuan tentang pernikahan Dito, karena maklum dengan judulnya yang pernikahan dadakan.


Kalau tidak dapat undangan, salahkan saja om Yogi yang melarang banyak tamu datang🤭🤭🤭.


Hayoo mana hadiah nya💐💐💐💐🥰🥰🥰


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah.


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰**

__ADS_1


__ADS_2