Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
Leo akan menikah?


__ADS_3

"Kau serius Dit,"tanya Kemal sekali lagi dan di angguki oleh Dito.


"Apa kau mengenal nya Mal?"tanya Arka karena dia tidak mengenal siapa sepupu Dito.


"Aku mengenal nya, tapi kami tidak pernah berbicara."


"Aku tidak mau menikah dengan sepupu mu Dit, aku akan mencari jodoh ku sendiri, dan lagi pula aku tidak mengenal siapa sepupu mu itu,"tegas Leo.


Aku tidak mau menikah dengan sepupu Dito, bisa bisa aku di gepeng jadi rengginang kalau sampai menyakiti sepupunya itu batin Leo bergidik ngeri.


"Sampai kuntilanak beranak dalam kubur pun kau tidak akan menikah, karena sifat mu yang Cassanova itu,"sarkas Dito.


"Benar kata Dito, aku setuju kau menikahi sepupunya, dari pada kau jajan tidak jelas di luaran sana yang ada nanti malah si phoniex terkena flu burung,"ujar Arka nampak setuju, karena mereka semua benar benar menyayangi Leo, mereka tak ingin Leo salah jalan, meskipun yang mereka lakukan nampak terlalu memaksakan kehendak Leo namun itu semua juga demi kebaikan nya juga.


"Kalian ini gila yah, dimana-mana orang tua yang memaksa anak nya menikah, sedangkan kalian bukan orang tua ku melainkan sahabat ku, jadi kalian tidak berhak memaksa ku untuk menikah,"sentak Leo marah.


"Kami berhak memaksa mu karena kami sudah mendapatkan izin dari orang tua mu,"bantah Kemal berdecak pinggang memelototi Leo sehingga membuat Leo membuang wajahnya karena takut.


"Kau tahu Le, andai Aarin sudah besar aku akan nikah kan kau dengannya agar kau bisa tahu rasanya bagaimana burung mu di sembelih oleh gunting dokter nya itu,"gumam Arka namun masih di dengar oleh Leo dan yang lainnya.


"Nah betul itu Ar, aku lebih baik menunggu Aarin remaja saja, tidak apa apa aku tua, karena kalian tahu sendiri kan cita cita ku dari dulu menjadi sugar Daddy dan memiliki sugar baby yang imut,"ujar Leo dengan wajah yang berbinar dikala membayangkan dirinya akan making love dengan sugar baby nya.


Arka yang mendengarnya pun langsung murka karena Leo secara tak langsung Leo sudah melecehkan Aarin melalui perkataan nya, ia langsung menendang Leo, dan menghajar nya dengan sekuat tenaga.


bugh


bugh


"Sialan...berani kau membayangkan anak ku menjadi sugar baby mu hah...a*Jing kau....ku bunuh kau..."


Dito dan Kemal yang melihat nya pun langsung turun tangan memisahkan Arka dari Leo, apa lagi melihat keadaan Leo yang sudah terlihat mengenaskan.


"Lepaskan...aku mau bunuh hama seperti nya...akkkkk,"teriak Arka memberontak dari cengkraman Dito.


Sedangkan Leo yang menyadari kesalahannya pun langsung menyesal dan merutuki kebodohannya, ia sungguh tak bermaksud berkata seperti itu pada Arka.


"Sorry Ar, aku tidak bermaksud berkata seperti itu, aku minta maaf,"ucap Leo penuh sesal dengan bibir yang berdarah akibat tinju dari Arka.

__ADS_1


Dito mengelus punggung Arka agar emosi Arka reda, dan terbukti Arka kembali bernafas teratur, namun masih terlihat raut wajah marah.


"Dit, hubungi pihak sepupu mu karena besok pagi jam 9 kita akan menikahkan Leo,"titah Arka membuat mereka semua terkejut, namun terlihat seringai kecil di wajah Kemal dan Dito.


Aku ingin lihat, apa cassanova cap bandot seperti mu masih bisa berkutik di depan nya nanti batin Kemal dan Dito.


Mendengar hal tersebut Leo langsung membelalakkan matanya, sungguh ia tak tahu harus tertawa atau menangis mempunyai sahabat yang memiliki karakter langka seperti para sahabat nya itu, sampai kapan ia menikah pun para sahabat nya itu yang mengatur, haruskah dia senang itulah pikirnya?.


"Kau gila Ar, ini sudah jam 3 pagi dan kau meminta ku untuk menikah besok jam 9 pagi, lolucon macam apa itu Ar, aku tahu kalian sangat menyayangi ku but not like' this, kalian merenggut kebebasan ku."


"Diam dan patuh lah,"tegas Arka, Dito dan Kemal serempak membuat Leo bungkam.


Oh God, what is this? jika aku menikah bagaimana cara nya aku jajan lagi, sedangkan burung ku selalu meminta makanan dari pabrik yang berbeda setiap malam nya, bila aku masih jajan sesudah menikah nanti bisa bisa aku di bunuh oleh para psikopat ini, i hate this moment batin Leo frustasi.


"Baiklah aku akan menikah, tapi...


"Tapi apa?"tanya mereka serempak.


"Jangan pernah mengurusi rumah tangga ku apapun yang terjadi, jikalau tidak aku tidak mau menikah,"tegas Leo menyeringai.


"Kalian...akkkkk oke aku turuti kemauan kalian,"teriak Leo frustasi menjambak kasar rambut nya sendiri, ia mungkin bisa lolos dari orang tuanya yang dari dulu memaksa nya untuk menikah tapi dia tidak mungkin lolos dari cengkraman para sahabat nya ini yang mempunyai otak licik dan cerdik.


Arka yang memiliki karakter tegas dan cerdik,sedangkan Dito adalah orang yang pandai mengendalikan keadaan, begitupun Kemal yang mempunyai pemikiran yang bijak, dan jangan lupakan Dimas si dewa es dengan kemampuan bela diri di atas rata-rata.


"Ingat!!! jangan coba coba kau sakiti sepupuku nantinya karena kalau tidak, siap siap kami akan menelanjangi mu dan menggantung mu di Monas,"sarkas Dito dingin membuat Leo menelan ludahnya.


Apakah karir ku sebagai cassanova akan berakhir malam ini batin Leo.


***


Pagi harinya disebuah rumah elit di Jakarta, nampak seorang gadis sedang tertidur lelap di bawah selimut, ia seolah olah tak ingin membuka matanya meski tahu bahwa seseorang telah masuk kedalam kamarnya untuk membuka jendela sehingga sinar sang Surya masuk kedalam kamar nya.


"Sayang bangun..."


"Eughhh iya 5 menit lagi Bun...Ara masih ngantuk."


"Tidak boleh begitu sayang, kamu harus bangun karena hari ini kamu akan menikah,"ujar sang bunda membuat gadis cantik tersebut yang bernama Rara Kinara Sanjaya, putri dari dokter Malik Sanjaya yang tak lain adalah paman Dito.

__ADS_1


Mendengar ucapan sang bunda membuat gadis cantik tersebut terkejut, ia langsung membuka matanya lebar dan bangkit duduk menatap sang bunda dengan penuh tanya.


"Menikah Bun? dengan siapa? Ara tidak punya pacar dan Ara masih berumur 21 tahun Bun, Ara masih terlalu muda untuk menikah,"tanya Ara sekaligus meminta penjelasan dari maksud sang bunda nya.


"Kamu sudah dewasa sayang, dan juga kamu lebih baik menikah dari pada kamu menganggur, ada baiknya kamu memberikan cucu kepada bunda dan ayah."


"Bunda jangan bercanda, Ara tidak mungkin menikah,"sungut Ara dengan mata yang berkaca-kaca karena bunda nya dari dulu sangat suka menyuruh nya menikah muda.


"Tidak sayang Bun....


cklek.


"Ara bersiaplah karena sebentar lagi mempelai prianya datang, ayah tidak mau kamu membuat malu ayah nantinya,"ucap Malik dingin membuat Ara menjatuhkan air matanya.


"Ayah Ara tidak mau menikah mendadak seperti ini,"tegas Ara membuat Malik marah.


"Kamu harus menikah, ayah tidak mau kamu membuat ayah malu seperti dulu, setidaknya laki laki yang akan menikahi mu sekarang dia tidak akan mempermasalahkan tentang keperawanan mu itu,"sarkas Malik dingin membuat Ara menangis.


"Sudah berapa kali Ara katakan, bahwa itu bukan salah Ara, kenapa ayah tidak percaya pada Ara,"teriak Ara menangis melemparkan bantal nya ke arah ayah nya.


"Rias dia secantik mungkin,"titah Malik pada istrinya itu yang bernama Rina, kemudian ia segera pergi meninggalkan Ara yang menangis, namun tanpa siapapun yang menyadari Malik juga ikut menitikkan air matanya namun ia segera menghapus nya.


**bersambung


hai kakak author up lagi nih..


kira kira apa yang sebenarnya terjadi yah..


konflik akan terjadi namun tenang saja..karena author akan Balur dengan humor begitu juga dengan konfliknya tidak akan berat..


penasaran kan bagaimana Leo dan Ara??ayo vote biar author semangat up nya yah kakak🥰🥰


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak...


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰🥰


sehat selalu kakak🥰**

__ADS_1


__ADS_2