
seorang pria nampak gagah berjalan tegap di bandara dengan wajah yang nampak teduh bila di pandang tak jarang ia menebar senyum manis nya kepada para wanita yang menatapnya membuat para wanita tersebut menggigit jarinya karena merasa senang di perhatikan oleh pria tersebut..
"apakah anak anak ku baik baik saja Rey"tanya pria itu yang tak lain adalah kemal pada tangan kanannya
"mereka baik baik saja tuan dan nampaknya permusuhan antara Sunda dan Belanda sudah selesai tuan"ucap Rey datar berjalan di samping kemal
"hahaha ku kira harus tunggu 350 tahun lagi agar mereka berbaikan"ucap kemal tertawa senang.. kemudian dia menoleh ke samping nya melihat wajah Rey yang nampak datar.
CK dia benar benar seperti patung tidak ada senyum senyum nya..entah bagaimana istrinya kelak menghadapi wajah datar itu batin kemal
"apa ada yang salah di wajah saya tuan"tanya Rey datar merasa risih di tatap oleh kemal
"kau tampan"ucap kemal tersenyum manis membuat Rey merinding
"saya masih normal tuan"balas Rey membuat kemal tersedak ludah mendengar nya
"kau kira aku bengkok...aku cuma bilang kau tampan tapi tidak setampan aku dan juga bisa kah muka mu itu sesekali ajak lah senam"ketus kemal kesal masuk kedalam mobilnya
"baik tuan nanti di akhir pekan saya akan mencoba kursus senam wajah"jawab Rey polos mengangguk kepalanya dengan raut wajah datar membuat kemal menghela nafas panjang
"maksud ku kau itu harus banyak tersenyum jangan hanya datar...kasian istri mu kelak punya suami seperti mu persis manekin hidup"ucap kemal berusaha menahan kekesalannya.
"saya tidak akan menikah tuan karena saya akan selalu di sisi anda"balas Rey datar mengemudikan mobilnya
"kau tidak suka pisang kan"tanya kemal hati hati karena mendengar ucapan Rey barusan membuat nya takut.
"benar tuan saya suka pisang karena setiap pagi saya makan pisang"
"kau...akkkk maksud ku kau tidak menyukai pria kan"kesal kemal mengusap wajahnya frustasi
"tidak tuan saya masih normal tidak bengkok"
__ADS_1
"terserahlah...aku lelah berbicara dengan manekin seperti mu"ketus kemal memilih memejamkan matanya ia kembali mengingat perpisahan nya 4,5 tahun yang lalu
flashback
"Rosa kamu mau kemana"tanya kemal yang melihat Rosa mengemas baju nya kedalam koper
"aku mau pergi dan aku juga mau kita cerai"tegas Rosa tanpa menatap kemal
"apa maksud mu Ros kamu baru satu Minggu melahirkan dan juga kasian anak anak kita yang masih di rumah sakit"tanya kemal terkejut mencengkram lembut pundak Rosa
"terserah aku tidak peduli dengan anak anak...yang aku mau kita cerai aku gak mau hidup miskin bersama mu mal..dan juga aku tidak mau anak anak nantinya jadi penghalang untuk karir ku"sarkas Rosa menepis tangan kemal
"enggak Ros..kamu sudah janji kan bakalan selalu setia sama aku dan juga kita bakal rawat anak anak kita apa pun yang terjadi"ucap kemal dengan nada yang bergetar
"cih...kamu masih saja percaya pada omongan ku dulu .. c'mone mal aku ini masih muda umur ku masih 25 tahun dan masa depan ku masih panjang aku tidak mau menghabiskan masa muda ku dengan mengurus anak anak mu dan juga aku butuh barang barang mewah untuk aku bergaya dengan teman teman sosialita ku...dan kamu tidak akan mampu lagi memberikan ku barang mewah seperti dulu karena kamu sudah miskin sekarang"ucap Rosa tertawa sinis membuat air mata jatuh membasahi pipi kemal..
"lalu apa artinya aku bagi mu Ros"tanya kemal menatap lekat wajah wanita yang ia cintai
kemal dengan cepat pergi keluar mengejar Rosa ia melihat Rosa ingin masuk ke sebuah mobil mewah bersama seorang pria paruh baya
"Ros berhenti"teriak kemal berlari menghampiri Rosa
"apa lagi sih"bentak Rosa
"tidak masalah bila kamu pergi tapi aku mohon berikan nama untuk anak kita agar kelak bila mereka besar dan bertanya tentang mu aku bisa mengatakan bahwa kau ibu yang baik dan memberikan nama yang baik pula untuk mereka"pinta kemal penuh harap
"tidak mau...itu urusan mu mengurus mereka...aku menyesal melahirkan mereka karena gara gara mereka tubuh ku jadi berlemak"ketus Rossi langsung masuk kedalam mobil meninggalkan kemal yang kaki nya langsung luruh ke tanah..
ia menangis dalam diam ia memukul dada nya yang sesak..kemana ia pergi..kemana ia bersandar..ia tak punya siapa siapa lagi di dunia ini..wanita yang ia cintai,,wanita yang ia anggap sebagai malaikat nyatanya adalah seorang wanita iblis yang hanya menguras hartanya saja...kenapa Tuhan...kenapa bisa seperti ini...apa salah nya..ia laki laki yang baik..ia selalu menjalankan perintah mu dengan benar dia meninggal kan semua larangan Mu lalu kenapa kau uji pria malang itu dengan kejam...namun ia adalah pria yang baik dan selalu berbaik sangka kepada pencipta nya..ia bersyukur dalam hatinya..
__ADS_1
terimakasih ya Allah engkau sudah menunjukkan siapa sebenarnya istri ku... sungguh hamba tidak marah karena engkau membuat hamba miskin karena hamba tau terkadang kau menguji kami dengan kekurangan agar kami tahu siapa yang bertahan di sisi kami..hamba hanya berserah kepada mu ya Allah.. bantu hamba agar bisa melewati semua ini dengan ke ikhlasan dan kesabaran..ajarkan hamba bagaimana caranya menjadi orang tua yang baik untuk kedua anak hamba ya Allah..dan mohon jaga mantan istri hamba dari pada orang orang yang buruk kepadanya batin kemal..
ia bangkit dari tanah kemudian ia tersenyum manis menatap ke langit dengan berderai air mata di pipi nya...ia seolah olah mengatakan pada diri nya bahwa ini baik baik saja dengan tersenyum manis namun mata tak bisa berbohong seperti bibir..ia tetap menangis meski bibir nya tersenyum...ia tak boleh lemah...ia tak boleh rapuh..karena sekarang ia punya 2 malaikat kecil yang di titipkan Allah kepada nya untuk menjadi pelita hidup nya .ia harus bangkit dari keterpurukannya untuk memberikan kehidupan yang terbaik untuk kedua anak nya..
flashback off
"tuan kita sudah sampai"ucap Rey membuat kemal membuka matanya..
"terimakasih"ucap kemal tersenyum kecil hingga membuat hati Rey menghangat karena sangat jarang seorang tuan mengucapkan terimakasih untuk bawahannya.
ia berjalan dengan tegap masuk ke dalam mension Lemos dilihatnya para pelayan membungkuk ke arah nya dan dibalas senyuman manis beserta anggukan kepala dari kemal.
ia melihat anak anak nya sedang belajar bahasa Inggris bersama putri,Lisa dan twins A sedangkan Jimmy dan arka duduk di kursi taman belakang.
"hey jagoan papa"teriak kemal tersenyum manis.
**bersambung
hai kakak author up lagi inih..
kasih like dan vote yang banyak yah
biar author semangat nulis dan
kasih crazy up hari ini😘
jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah.
follow Ig author balqis7850 yah..
salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰🥰**
__ADS_1