Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
Leo sensitif


__ADS_3

Arka yang baru siap mengganti baju pun melihat ke arah anak-anaknya yang bersorak riang memanggil nama Leo, membuat dirinya bingung kemudian ia pun menatap ke arah laut dan tak lama kemudian senyuman jahil terbit dari wajah nya.


"Sayang, kamu mau lihat suami mu ini berselancar seperti ikan hiu di dalam laut,"ucap Arka merengkuh pinggang Putri posesif.


"Honey lepasin, ini tempat umum,"balas Putri dengan wajah memerah karena malu.


"Ini tempat pribadi sayang, lihat di sekeliling kita tidak ada pengunjung lain selain keluarga kita dan mereka pun tidak melihat kita,"ucap Arka santai seraya membelai bibir ranum Putri yang tampak menggoda.


"Tapi burung di langit bisa melihat kita Honey," balas Putri membuat Arka terkekeh pelan.


"Kenapa gak sekalian dengan ombak di laut serta daun daun bergoyang melihat kita sayang,"canda Arka membuat Putri memayunkan bibir nya.


Cup.


"Jangan menggodaku sayang, kamu tahu kan kalau aku bisa menerkam mu di mana saja dan kapan saja,"ucap Arka mengecup bibir Putri.


"Mana mungkin honey, disini kan ramai,"balas Putri santai membuat Arka menyeringai.


"Kamu ingin buktinya, baiklah akan aku tunjukkan,"ucap Arka langsung menggendong Putri, berlari bersembunyi di balik batu besar.


"Honey, ngapain kita kesini emmppp." Arka langsung mencium bibir Putri rakus penuh ***** membuat Putri membelalakkan matanya, karena ia tak percaya bahwa Arka benar benar bisa menerkamnya dimana saja dan kapan saja, apalagi tangan Arka yang tak dapat di kondisikan lagi.


Putri yang kehabisan nafas pun memukul dada bidang Arka, namun Arka tidak menggubris nya hingga membuat Putri kesal, ia segera menurunkan tangannya bermain dengan si Joni membuat d*sahan keluar dari bibir Arka di sela-sela ciuman mereka, namun tak lama kemudian Arka langsung melepaskan ciumannya dikala Putri meremas si Joni.


"Ah ... sayang kenapa di r*mas, nanti kalau telur si Joni pecah gimana,"ucap Arka mengelus si Joni yang tadinya bangun langsung tertidur dikala di r*mas oleh Putri.


"Biarin aja pecah, dari tadi aku minta ciumannya di stop dulu agar aku bisa bernafas, tapi honey malah gak peduli,"balas Putri kesal menyentuh bibirnya yang bengkak.


"Hehe, istri ku yang cantik ini jangan lah marah marah, nanti wajah nya memerah dan itu membuat mu makin cantik sayang,"goda Arka membuat Putri tersenyum malu.


"Mulut honey manis banget sih,"ucap Putri menutup wajahnya karena tak tahan di goda Arka.


"Tentu manis karena setiap hari aku selalu minum madu dan makan manisan sayang,"balas Arka membuat Putri langsung menatap nya bingung.


"Kapan honey, kenapa aku tidak tahu, dan di rumah juga tidak ada madu dan manisan," tanya Putri bingung.


"Kamu tahu sayang, dan ini manisan sekaligus madu yang aku minum setiap harinya,"balas Arka tersenyum genit menunjuk bibir Putri yang bengkak.


"Honey,"rengek Putri yang tak tahan di goda Arka.

__ADS_1


"Hahaha, kamu ini sudah punya ekor 5 sayang, masih aja malu seperti bunga desa kalau di goda,"ucap Arka tertawa lepas memeluk hangat tubuh Putri.


"Apa honey gak jadi berselancar,"tanya Putri membuat Arka menepuk jidatnya.


"Aku lupa sayang ... ya sudah ayo lihat aku berselancar sayang, biar kamu tahu seberapa keren suami mu ini kalau berselancar,"ujar Arka angkuh membuat Putri menggelengkan kepalanya karena suami nya ini punya tingkat kepercayaan diri level dewa.


***


"Paman Leo kelen ... shepelti ilon man bisa jalan di atas ail,"pekik Aarin meloncat-loncat.


"Yang jalan di air itu Naruto Aarin, bukan iron man,"ralat Aaron tanpa menoleh karena ia sibuk mengambil gambar Leo.


"Ish Aalon ... naluto, ilon man, Joko ninglat itu sama ... sama-sama supel helo ...,"ucap Aarin mencebikkan bibir nya.


"Haduh Aarin, Joko Tingkir bukan joko ningrat,"ujar Bryan yang ikutan kesal dengan Aarin yang kalau ngomong gak jelas dan suka salah.


"Bry ... Aaron, jangan kesal sama Aarin, karena dia itu masih dalam tahapan menuju kesuksesan dalam berbicara,"jelas Brayen membuat kedua bocah laki-laki itu memutar bola matanya.


"Heum ... Blayen lebih pintall telnyata dali meleka beldua,"puji Aarin membuat Brayen langsung tersenyum lebar dengan wajah yang memerah.


"Kesayangan mommy,"ucap Putri yang baru datang bersama dengan Alexa, Ara, dan juga Bilqis.


"Mommy."


"Bunda."


"Tante tantikk."


"Kakak tantikk." Teriak mereka berempat membuat keempat wanita itu tersenyum lembut.


"Kalian lagi apa,"tanya Putri lembut.


"Kami lagi lihat paman Leo berselancar mommy,"ujar Aaron menunjuk Leo namun, ia langsung terpekik senang dikala melihat sang Daddy, dan juga para pamannya yang lain ikutan berselancar.


"Daddy,"pekik Aarin dan Aaron senang.


"Papa." Brayen dan Bryan pun langsung mengambil hp mereka masing-masing untuk mengambil gambar sang papa yang terlihat gagah.


__ADS_1



Leo yang asik berselancar pun terkejut dikala melihat seseorang di samping nya yang tak lain adalah Arka, diikuti oleh Kemal, Dito dan Dimas.


"Kau ... kalian,"ucap Leo terkejut sekaligus kesal karena para sahabat nya itu membuat momen nya bersama twins AB rusak.


"Kau kira kami tak bisa seperti mu,"teriak Arka tersenyum mengejek ke arah Leo.


"Kalian benar-benar membuat ku kesal, gak mau lagi aku berselancar, karena kalian menganggu mood ku saja,"balas Leo berteriak membuat Arka, Kemal, dan juga Dimas mengernyitkan dahinya, karena tak biasa Leo bersikap seperti itu, karena biasanya Leo akan merasa tertantang bila mereka sudah berselancar bersama.


"Woi ... Ar, si bandot kenapa,"teriak Dimas pada Arka seraya berselancar.


"Lagi PMS kali,"balas Arka membuat mereka semua tertawa dan melanjutkan berselancar, sedangkan Leo sudah sampai ke pinggir pantai, ia berjalan lesu menuju Ara.


"Kakak kenapa berhenti,"tanya Ara heran.


"Sayang hiks hiks, aku kesal,"rengek Leo memeluk tubuh Ara posesif.


"Kesal kenapa kak,"balas Ara lembut mengelus kepala Leo.


"Mereka menghancurkan mood ku berselancar, padahal akunya mau sendiri tadi, tapi mereka tiba-tiba datang dan merusak suasana hatiku,"jelas Leo dengan suara serak menahan tangis membuat Ara khawatir sekaligus bingung.


"Iya terus kenapa kalau mereka ikut gabung kak, kan itu bagus kakak tidak sendirian berselancar,"balas Ara lembut membuat Leo kesal.


"Itu gak bagus sayang ... ish kamu gak peka sama aku ... lebih baik aku mengadu sama mama dan papa aja,"ucap Leo berjalan meninggalkan Ara yang bingung, begitu juga dengan Putri dan yang lainnya.


"Suami mu kenapa Ra, seperti gadis yang menstruasi aja,"tanya Alexa bingung.


"Enggak tahu kak, akhir-akhir ini kak Leo seringkali menangis dan sedih kalau Ara salah bicara,"jelas Ara membuat Alexa dan Putri bingung namun tak lama kemudian mereka tersenyum.


"Seperti nya nanti dedek Asha akan mempunyai adek,"ucap Alexa tersenyum lebar di angguki oleh Putri.


"Kak Alexa hamil lagi, gila ... gimana caranya itu kak ... apa tiap malam kakak dan om Dimas buat nya, atau kakak punya teknik nya, ajarin Bilqis," pekik Bilqis terkejut menutup mulutnya tak percaya membuat Alexa tersedak ludah.


**Bersambung.


hai kakak author balik lagi nih..


yang mau crazy up!!! penuhi kolom komentar 🤭🤭🤭

__ADS_1


Bener gak yah, Ara hamil🤔🤔


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰**.


__ADS_2