
suasana di kamar arka menjadi tegang dikala semua tersangka duduk menunduk tak berani menatap wajah Joker Arka...yah arka pingsang selama 15 menit karena mendengarkan suara tangisan twins A dan putri yang menyuruh nya bangun karena tidak mau menjadi janda sedangkan Jimmy dan Lisa mereka cuma ketawa dari tadi..
"apa sudah puas menyiksa Daddy hemm...apa kalian ingin Daddy cepat pergi menuju alam baka hemm"tanya arka dingin membuat mereka semua semakin menunduk apa lagi Brayen yang menjadi tersangka utama...ia duduk menyembunyikan wajah nya di lutut..
"maafin kami honey"ucap putri menunduk sedih karena bagaimanapun tak seharusnya ia tertawa di saat melihat arka di siksa...entah apa yang membuat putri bisa bertingkah seperti itu padahal biasanya putri yang paling anti terhadap kekerasan namun sekarang malah putri mendukung nya...
"cuma mommy yang minta maaf...apa kalian berempat tidak mau meminta maaf hemm..."tanya arka menekan perkataannya
"sorry dad"
"maaf paman Belanda"
arka yang mendengar nya pun menghela nafas panjang karena tak sanggup memarahi anak anak nya dan istri tercinta..
"huff baiklah Daddy maafkan kalian tapi jika lain kali terulang lagi hal seperti ini...malaikat maut benar benar akan menjemput Daddy ke alam baka"ucap arka serius membuat Aarin yang tadi menunduk langsung menatap lekat wajah arka..
"alam baka tu apa dad"tanya Aarin polos .
"alam baka itu tempat orang mati sayang"jelas Arka
"ooo shepelti lumah na si Kunti"tanya Aarin membuat mereka semua menatap tajam ke arah nya...karena keributan ini sua terjadi akibat ulah Aarin yang selalu menyebut si Kunti..
"haduh sayang...kenapa harus si Kunti sih kenapa nggak kolor ijo sesekali"ketus arka kesal ketika mendengar nama si Kunti apa lagi dirinya yang di anggap sebagai suami si Kunti..
"kolol ijo??? shepelti kololl na aalon dong dad"jawab aarin membuat Aaron memelototi nya karena twins b yang mendengarnya pun nampak menahan tawa..
"iya sayang terserah kamu aja deh mau anggap kolor ijo seperti apa "ucap arka mengacak-acak rambutnya frustasi karena melihat Aarin bisa bisa nya bertanya disaat dirinya di tetap kan sebagai tersangka..
"Daddy tenapa acak acak lambut na shelalu apa Daddy Puna kutu"tanya Aarin lagi membuat arka ingin rasanya berteriak meluapkan kekesalannya..
"honey kamu punya kutu"tanya putri yang ikutan bodoh seperti Aarin membuat wajah arka memerah menahan amarah...
"kalian bisa diam tidak"ucap arka menekan perkataannya membuat mereka semua bungkam..
__ADS_1
"sekarang...kalian berempat balik ke kamar...tidur sudah jam 11 malam karena besok sekolah"titah arka tak membuat mereka berempat berpindah posisi
"kenapa masih disini Hem... Daddy bilang kembali ke kamar kalian"ucap arka berusaha lembut...membuat Aaron mendongak kepalanya menatap lekat wajah arka sehingga pandangan mereka berdua bertemu...
"Daddy"panggil nya lembut tak ada lagi suara dingin dan angkuh
"hemm''ucap arka berdehem karena merasakan firasat tidak enak..
"Daddy tampan kan"tanya Aaron membuat arka menaikkan alisnya
"iya Daddy tampan"..
"Daddy baik kan"
"iya Daddy baik"
"Daddy shayang cama Tami shemua Tan telmasuk si Mamat dan si jablik anak na uncle duda"tanya Aaron lagi membuat arka was was..
"jadi boleh tah Tami belempat tidull di shini wahai Daddy yang baik dan tampan"ucap Aaron menyenggol lengan Aarin begitu juga lengan twins b..
"boleh dad/paman Belanda"tanya mereka berempat dengan nada imut... sungguh arka rasanya ingin menangis melihat wajah twins A &B yang di buat imut... sungguh tidak cocok dengan sikap mereka yang genius dewasa +pisycho
"tidakk..."tegas arka membuat Aaron langsung merajuk...
"but Daddy said Daddy is nice and handsome so why don't Daddy want us to sleep here(tapi Daddy bilang Daddy baik dan tampan tapi kenapa Daddy tidak mengizinkan kami tidur di sini)"ketus Aaron dengan bahasa Inggris membuat twins b melongo mendengar nya..
"Daddy is really good and handsome from birth dear so it has nothing to do with not wanting you to sleep here.. so now you go back to your room before Kunti comes back again with her husband who(Daddy sudah tampan dan baik dari lahir sayang jadi tidak ada sangkut pautnya dengan tidak mengizinkan kalian tidur disini jadi sekarang balik ke kamar kalian sebelum si Kunti balik lagi mengajak suaminya)"tegas arka pada twins A &B
sedangkan Brayen memijit kepalanya karena pusing mendengar Aaron dan arka berbicara bahasa Inggris..
"kunaon Ari anjeun(kamu kenapa)"tanya Bryan pada Brayen pakai bahasa sunda
"sirah kuring nyeri ngadangukeun aranjeunna nyarios basa asing(kepala ku sakit mendengar mereka berbicara bahasa alien)"jawab Brayen..
__ADS_1
"Kuring ogé atoh saatos balik ti dieu urang kedah tiasa nyarios basa Inggris janten urang tiasa ngartos basana(aku juga pokonya setelah pulang dari sini kita harus bisa bahasa Inggris agar bisa memahami bahasa mereka)"ucap Bryan pelan sungguh sunguh dan di angguki oleh Brayen..
Aaron dan arka terus berdebat menggunakan bahasa Inggris...Aarin yang sedari tadi diam pun langsung bangun naik ke pangkuan arka yang sedang duduk di kasur karena posisinya sekarang twins AB duduk di lantai dan putri di sofa...ia memeluk erat tubuh arka membuat hati arka menghangat..
"kenapa hemm...apa ada yang dokter cantik ini mau katakan"tanya arka lembut mengelus kepala Aarin
"Daddy pliss...ijinin Tami na tidull di shini...aalin na Lindu Shama Daddy...aalin mahu di puk puk daddy...boleh dad"ucap Aarin dengan nada imut mengedipkan matanya membuat wajah arka memerah karena melihat wajah Aarin yang nampak menggemaskan..
"ekhmmm baik kalian bisa tidur di sini malam ini...aarin sama Aaron tidur sama Daddy dan Brayen sama Bryan tidur sama mommy"tegas arka
jika bertanya kenapa putri harus tidur dengan twins b karena arka ingin membuat twins b merasakan kasih sayang dari seorang ibu...karena bagaimanapun twins b sudah di anggap anak sendiri oleh arka apalagi kemal yang di anggap saudaranya sendiri..
"yeeee Daddy memang tampan dan baik but aalon na lebih menalikk"teriak Aaron melompat girang karena di izinkan tidur bersama Daddy nya..
"YESS ukhti cantik...ayo kita tidur bareng"teriak Brayen menarik tangan Bryan memeluk putri yang sedang duduk di sofa...
"kalian senang tidur sama ukhti hmm"tanya putri lembut mengelus pipi keduanya..
"pasti ukhti...lelaki mana yang tidak senang karena bisa tidur bersama bidadari"gombal Brayen mendapatkan hadiah ciuman dari putri membuat Brayen memekik senang dalam hati...sedangkan Bryan dia begitu malu dan hanya memeluk putri...
mereka pun tidur dengan damai di atas kasur king e arka yang muat menampung 6 orang dewasa...untuk pertama kalinya twins b dapat merasakan kehangatan seorang ibu membuatnya mereka tak sabar menunggu doa mereka di loading 3 tahun lagi..namun arka yang sebenarnya belum tidur di buat gundah karena si Joni belum makan ia berperang batin dengan hatinya..
akhhh ini semua gara gara si Kunti...5 ronde nya jadi gagal...nasib nasib batin arka
*bersambung
**hayoo gimana tingkah mereka
dan juga bagaimana cool nya arka mengintrogasi hemm..
jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah
salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰🥰🥰**
__ADS_1