
Yang belum mampir ke HOT CEO DAN GADIS PELAKOR bisa langsung mampir yah kakπ₯°π₯°π₯°ππ cerita nya juga komedi romantis, walaupun judulnya pelakor tapi isinya kagak π€£π€£π€£.
...****************...
"Ekhm β¦ selamat siang kakak ipar," sapa Dito tersenyum canggung menggenggam erat tangan Sena seolah mencari keberanian untuk bisa menatap wajah om Yogi yang terlihat dingin menatap nya namun berubah lembut di kala menatap Sena.
Oh ya ampun, aku merasa seperti berada di acara 'siapa takut boleh ikut' benar-benar memacu adrenalin ku saat berhadapan dengan singa iblis ini batin Dito gemetar ketakutan.
"Kamu bisa berjalan sayang," tanya om Yogi dengan nada yang datar namun terkesan lembut.
"Heum, bahkan Sena bisa lari maraton kak," bohong Sena karena tak ingin Yogi menghajar Dito bila tahu dirinya sempat tak bisa berjalan tadi.
"Bagus, sini kakak gendong kamu," ujar om Yogi merentangkan tangannya membuat Dito langsung cemburu.
"Sena sudah bisa berjalan sendiri, jadi tak perlu digendong walaupun digendong aku yang lebih berhak karena aku suaminya," tegas Dito cepat tanpa sadar membuat om Yogi tersenyum dingin ke arahnya.
Gleg.
Oh mulut kenapa kau langsung nge gas seperti turbo aja batin Dito menelan ludahnya.
"Ekhm β¦ kakak juga berhak menggendong Sena tapi jangan sering-sering," balas Dito pelan menundukkan kepalanya.
"Sini Se, biar kakak gendong kamu," ujar om Yogi ingin menggendong Sena.
"Sena bisa berjalan sendiri kak," tolak Sena halus membuat Dito tersenyum senang sedangkan om Yogi langsung murung.
"Kamu tidak sayang lagi dengan kakak," ujar om Yogi dengan raut wajah sedih membuat Dito terkejut sekaligus geli melihat perubahan singa iblis menjadi kucing teraniaya.
Sangat menggelikan ketika melihat pria bertubuh kekar itu merajuk persis seperti Arka dulu mengidam batin Dito geli.
"Tidak kak, Sena sayang banget sama kakak itulah sebabnya Sena tidak ingin digendong karena takut kakak kelelahan," jelas Sena lembut membuat raut wajah om Yogi kembali datar namun terlihat jelas rona merah di pipinya bahkan telinga om Yogi juga ikutan merah.
"Jangankan kamu Se, sepuluh wanita pun sanggup kakak gendong," balas om Yogi tersenyum kecil lalu menggendong Sena seperti koala.
"Kami harus makan yang banyak biar tubuh kamu sedikit berisi," lanjut om Yogi tersenyum manis lalu berjalan membawa Sena ke kamarnya.
Oh ya Allah, sebenarnya siapa disini yang menjadi suami batin Dito pasrah.
Sedangkan Sena yang melihat wajah Dito terlihat murung pun tertawa geli ia malah memberikan flying kiss pada Dito.
Hap.
Dito menangkap ciuman itu lalu memasukkannya ke dalam sakunya membuat Sena tertawa cekikikan.
"Cepatlah berjalan, jangan seperti siput karena kau itu laki-laki," ketus om Yogi tanpa menoleh ke belakang membuat Dito rasanya ingin meninju wajah bengis om Yogi.
__ADS_1
Untung saja kau itu tampan karena kalau tidak sudah ku jadikan samsak tinju wajahmu itu batin Dito menggerutu. Seraya mendorong koper mereka.
Om Yogi langsung merebahkan tubuh Sena di atas ranjang king size baru yang dibelinya demi kenyamanan sang adik dan juga Dito nantinya.
"Kamu istirahat dulu ya sayang, kakak pinjam suamimu dulu," ujar om Yogi datar membelai wajah Sena.
"Heum, tapi jangan sampai lecet ya kak," balas Sena tersenyum polos.
Pasti Se β¦ pasti lecet batin om Yogi menyeringai.
"Istirahatlah," titah om Yogi kemudian berbalik menatap Dito yang berdiri dengan wajah tegang.
"Ikut dengan ku," lanjut om Yogi lalu keluar dari kamar Sena.
"Sayang," rengek Dito ingin segera menghampiri Sena.
"Dito," teriak om Yogi dari luar.
"Semangat B-U-N-N-Y," balas Sena tersenyum geli.
"Iya-iya kakak ipar, aku datang." Dito langsung berlari keluar dari kamarnya mengikuti om Yogi yang menuju ke halaman belakang.
"Apa kau pakai pengamanan semalam," tanya om Yogi dingin tanpa basa-basi, langsung blak-blakan.
Gleg.
"Tidak," balas Dito jujur membuat om Yogi seketika murka.
"Kau ingin mati dengan cara apa hemm," tanya om Yogi menatap tajam ke arah Dito.
"Ekhm β¦ kakak ipar dengar dulu penjelasan ku. Semalam aku sudah menyiapkan pengamannya, bahkan aku beli dengan berbagai rasa tapi β¦"
"Tapi apa," tanya om Yogi dingin seolah-olah ingin memakan hidup-hidup Dito.
Tidak salahnya aku menyalahkan Bilqis, toh dia juga biangnya sekaligus pawang si Togi togel ini batin Dito tersenyum penuh kemenangan.
"Tapi duluan Sena yang menerkam ku akibat meminum obat cap badak yang diberikan oleh Bilqis kepadanya tanpa sepengetahuan ku."
"Sena sariawan semalam," tanya om Yogi khawatir dengan raut wajah dingin.
"Bukan."
"Lalu kenapa dia minum obat cap badak, bukankah itu merek minuman penghilang sariawan," jelas om Yogi polos membuat Dito menghela nafas berat.
"Itu cap badak kaki lima lasegar kak, sedangkan ini obat perangsang cap badak," terang Dito membuat om Yogi menjatuhkan rahangnya.
__ADS_1
Ck .. si gadis kancil itu tidak berubah juga, dia masih saja mesum. Untung saja dulu dia belum sempat menonton film link merah yang di unduh karena aku langsung menghapus film tersebut dari laptopnya karena kalau tidak bisa mati singa jantan ku karena di perkosa nya batin om Yogi mengomel.
"Lagian kak ipar, anak itu anugerah dari Yang Maha Kuasa, kita tidak boleh marah apalagi menolak kehadirannya, lihatlah mension ini lebih sepi dari kuburan nanti kalau anak ku dan Sena lahir, pasti akan ribut seperti pasar ikan," lanjut Dito tersenyum manis ketika menerawang masa depan, ia tak sadar kalau om Yogi sudah pergi dari situ.
"Benarkan kakak i-par β¦ shitt dia sudah pergi meninggalkan ku," sungut Dito langsung beranjak pergi.
***
Sedangkan ditempat lain, tepatnya di sebuah rumah sakit besar sepasang pasutri sedang menunggu hasil lab.
"Bagaimana Dok, apakah istri saya baik-baik saja," tanya James khawatir.
"Selamat Tuan besar, karena sebentar lagi Anda akan mempunyai anak," terang Dokter tersebut membuat James terkejut begitu juga dengan Nana.
"Benarkah Dok, istri saya hamil lagi," tanya James semangat.
"Benar Tuan, saya harap anda menjaga pola makan nyonya besar, karena akan sangat rentan bila hamil muda di umur wanita berkepala 5," jelas Dokter tersebut tersenyum canggung.
Gila β¦ kemarin menantunya yang hamil dan sekarang istrinya β¦ aki-aki semakin di depan rupanya batin Dokter tersebut.
"Istri saya cuma satu kepala Dok, sepertinya anda harus memeriksa mata anda, kalau begitu saya permisi," ketus James lalu menggandeng mom Nana yang sedari tadi mematung.
"Minnie aku sangat senang karena sebentar lagi akan ada yang memanggil ku Abi," ujar James bahagia.
"Bukan Abi tapi kakek dan Leo yang akan menjadi Abinya," ketus mom Nana langsung masuk ke dalam mobil.
"Mom kamu kenapa kesal sih," sungut James.
"Gimana gak kesel pa, mom sedang berpikir bagaimana respon Leo nantinya."
"Tenang aja mom, pasti Leo bakal senang karena dari dulu dia meminta adik dari kita," balas James santai.
"Itu saat dia berumur 3 tahun pa dan sekarang Leo sudah 30 tahun," ketus Nana.
"Sama saja mom, cuma hilangkan nol nya saja dan umur Leo kembali lagi menjadi 3 tahun."
"Kepala papa benar-benar harus di ruqyah agar jin mesumnya segera keluar" balas Nana lalu merebahkan kepalanya di atas paha James.
**Bersambung.
Hehe maaf yah kalau ceritanya agak nyeleneh tapi mau gimana lagi karena ini cerita komedi dan halu jadi semua bisa terjadiπ€£π€£π€£ author mau bikin ayah dan anak yang bergelar cassanova itu kapok kedepannya ππ.
dan nanti biar nyambung sama cerita anak Arka cs waktu dewasa..
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak π₯°πππ biar author bisa up kilat lagiππ€π€£
__ADS_1
Salem Aneuk Nanggroe Aceh β€οΈππ₯°**