Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
Cassanova itu apa?


__ADS_3

"Okey, aku akan ceritakan semua tentang ku tapi kamu harus mau berjanji satu hal kepada ku,"tegas Leo dengan lantang, ia tak sanggup lagi menghadapi Ara yang sangat keras kepala dan juga pandai mendapatkan keuntungan darinya.


Lagi sakit begini aja kamu sudah pandai mencari keuntungan dari ku lalu bagaimana kalau kamu sudah sembuh nanti batin Leo.


"Janji apa kak,"tanya Ara menaikkan alisnya.


"Nanti aku katakan, kita sarapan dulu setelah itu baru melanjutkan pembicaraan kita,"ujar Leo langsung menggendong Ara.


plak


"Haduh kak, puk puk nya jangan kencang kencang,"pekik Ara mengelus bokong nya.


"Aku hanya ingin mengetes kekenyalan karya ku, dan ternyata lampu sen kamu itu makin lama makin besar dan kenyal,"ujar Leo tersenyum mesum membuat Ara langsung menggigit bibir Leo.


"Ahhhh, Ra ini bibir buat di **** bukan di gigit,"teriak Leo kesakitan.


"Makanya kalau ngomong jangan m*sum, Ara kan masih kecil dan polos,"sungut Ara membuat Leo gemas hingga menghujani Ara ciuman di wajah nya.


cup


cup


cup


"Tapi kecil-kecil begini segelnya sudah aku buka, malahan aku beri stempel lagi biar seluruh dunia tahu kalau kamu istri dari Leonardo Dicaprio,"ujar Leo membuat Ara tertawa cekikikan.


"Hehehe stempel nya dari om om,"balas Ara membuat Leo tertawa pelan.


"Mana ada om om Ra, kita cuma selisih 9 tahun,"elak Leo mencium pipi Ara seraya berjalan menuju kamar mereka kembai, banyak orang orang yang lewat melihat keharmonisan Leo dan Ara, apalagi para wanita yang melihat Leo menggendong Ara membuat mereka semua gigit jari.


Hingga tak berapa lama mereka sampai di kamar mereka, Ara pun langsung turun dari gendongan Leo, ia berlari membuka kopernya dengan buru buru membuat Leo yang melihatnya bingung.


"Kamu cari apa Ra?"tanya Leo menaikkan alisnya sambil meletakkan hp nya di atas meja karena Leo baru saja menyuruh pihak hotel mengantarkan sarapan untuk mereka.


"Cari k*lor kak,"ucap Ara santai.

__ADS_1


"Buat apa?."


"Ya buat pakai lah kak, kan gak mungkin buat dimakan,"ketus Ara membuat Leo membulatkan matanya.


"Kamu keluar tadi gak pakai k*olor?"tanya Leo terkejut.


"Heum Ara tadi kelupaan kak,"jawab Ara polos membuat Leo langsung mendorong tubuh nya ke kasur dan langsung membuka lebar paha Ara.


"Kakak ngapain sih, awas kak Ara mau pakai k*olor,"geram Ara melihat tingkah Leo yang aneh.


"Sebentar Ra aku mau cek apakah ada yang lecet atau tidak,"balas Leo dengan nada khawatir membuat Ara jengah.


"Lain kali kamu jangan sampai kelupaan gitu lagi Ra, nanti kalau masuk angin dari bawah terus perut kamu kembung gimana? kan gak lucu Ra,"omel Leo memakaikan Ara k*lor.


"Anginnya gak bakal masuk kalau gak ada yang pompa kak,"jawab Ara santai membuat Leo menatap lekat wajah Ara.


"Ra, perasaan waktu pertama kali kita nikah, kamu nya masih polos polos aja deh, ini kenapa tiba-tiba kamu nya berubah jadi mesum, dan barusan waktu aku bilang masuk angin dari bawah emang kamu ngerti apa maksudnya?"tanya Leo mencengkram lembut pundak Ara.


"Tahu."


"Angin lokal dan pompa nya dari 'itu',"jawab Ara tertawa cekikikan menutup mulutnya melihat Leo yang nampak terkejut bahkan sampai membuka mulutnya lebar begitu juga dengan matanya yang melotot.


"Ara mesum kamu yah,"sentak Leo langsung menggelitik perut Ara membuat si empunya tertawa lepas.


"Hahahahha Ara mesum juga karena kakak hahaha geli kak hahaha,"tawa Ara pecah membuat Leo yang melihatnya pun bahagia karena akhirnya Ara kembali ceria dan tidak mendiami nya lagi.


Ting tong


"Awas kalau kamu mesum lagi, besok besok aku gelitiki kamu pakai bulu merak,"ancam Leo mencium kening Ara, kemudian bangkit dari kasur membuka pintu kamar mereka, pelayan hotel tersebut adalah laki-laki, ia langsung masuk dan menata makanannya di atas meja, matanya melirik ke arah Ara yang nampak sedang merapikan kasur dan Leo tahu itu.


"Hei jaga mata mu, jangan sampai keluar dari sini mata hitam mu berpisah dengan mata putih mu,"ancam Leo menggunakan bahasa Inggris, pria tersebut langsung menelan ludahnya secara kasar, setelah menata makanan ia langsung bergegas keluar dari kamar Leo.


"Ratu ku ayoo kita sarapan dulu,"ajak Leo membuat Ara merona.


"Baik raja ku."

__ADS_1


Leo menyuapi Ara dengan lembut, ia tak membiarkan Ara makan dengan tangan sendiri, entah mengapa Leo begitu senang memanjakan Ara, bahkan tanpa sadar sekarang dia lebih memilih menggendong Ara daripada membiarkan Ara berjalan kaki, Leo juga tidak tahu kenapa ia bisa begitu, katakanlah Leo adalah pria bodoh akan cinta, ia terlalu buta dan tuli sehingga tidak mengenal apa itu cinta, bagaimana rasa jatuh cinta ia tidak tahu, yang jelas setelah menikah dengan Ara, dirinya merasa lebih bahagia dan hidup nya lebih berwarna, ia masih menganggap bahwa mungkin perasaan yang hinggap di hatinya itu dikarenakan dirinya telah menjaga Ara selaku adiknya Dito dengan baik, jadinya ia merasa bahagia dan tenang bila nanti Dito tahu kalau Ara nyaman bersama nya.


Entah kapan Leo akan menyadari perasaannya itu.


"Sudah selesai kak, jadi hayoo sekarang kita lanjutkan pembicaraan kita tadi,"ujar Ara serius menatap lekat wajah Leo.


"Apakah kamu siap mendengar nya Ra, karena mungkin setelah kamu tahu siapa aku, dan hal buruk apa yang pernah aku lakukan mungkin kamu akan jijik dan benci kepada ku,"tanya Leo menatap dalam bola mata Ara.


"Ara siap kak,"tegas Ara dengan lantang.


Mungin jujur lebih baik batin Leo.


"Aku adalah mantan cassanova Ra,"ujar Leo.


Krik krik krik.


"Ra aku mantan cassanova, apa kamu tidak marah,"tanya Leo pada Ara yang nampak diam saja.


"Cassanova itu apa kak, Ara gak tahu, apakah itu nama mantan kakak,"tanya Ara polos membuat Leo menepuk jidatnya.


Oh tuhan, demi apapun Leo benar benar ingin menerkam Ara saat ini!!


Bagaimana bisa Ara bisa sepolos ini??


Haha Leo lupa kalau Ara mempunyai mental anak anak dan minim pergaulan!!


"Cassanova itu apa kembarannya Cassandra?"tanya Ara lagi memiringkan kepalanya.


"Bukan Ra, cassanova itu adalah gelar buat kami pria brengsek yang kerjaannya Gonta ganti pasangan tidur seperti ganti baju Ra, itulah sebabnya aku mengatakan diriku bukanlah pria yang baik, dan kamu lihat Sendiri kemarin ada wanita yang mengaku sebagai teman ranjang ku, dan dia berkata benar, dia itu salah satu dari sekian banyak nya wanita yang pernah aku celup,"terang Leo panjang lebar menatap lekat wajah Ara.


**Bersambung


hihi author balik lagi nih..


mau lanjut?? hayoo vote, like coment dan beri rating 5 yah kakak🤭🥰🤣🙏🤗🥰❤️

__ADS_1


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰🥰❤️**


__ADS_2