Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
Kejadian tak terduga


__ADS_3

"Maaf honey,"ucap Putri tak enak hati membuat Arka lesu namun ia langsung tersenyum lembut berusaha meredam gejolak panas dalam dirinya, karena bagaimanapun ia harus bisa bersabar.


"Tidak apa apa sayang, kamu tidur aja yah aku gak apa apa kok,"ucap Arka bohong karena tak ingin membuat Putri kelelahan dengan membuat si Joni tidur kembali, ia merengkuh tubuh Putri, meresapi hangat nya tubuh istrinya itu namun apa boleh buat, karena si Joni tidak mau tidur juga membuat Putri melonggarkan pelukannya.


"Biarkan aku menidurkan nya honey,"pinta Putri karena merasa kasian pada suaminya, namun Arka langsung menggeleng kepala cepat.


"Tidak usah sayang, aku mampu menahannya, kita tidur aja yah, kan kamu nya pasti lelah kan seharian mengurusi anak anak,"balas Arka tersenyum lembut karena hatinya menghangat mendengar permintaan istrinya itu, namun ia juga tak ingin egois karena ia tahu bahwa si Joni butuh waktu 2 jam untuk di tidurkan kembali, ia merasa kasian pada lidah dan tangan Putri yang kelu nantinya.


"Tapi...


"Tidak ada tapi tapian karena malam sudah larut ayo kita tidur, agar subuh tidak telat nantinya,"tegas Arka membuat Putri patuh, ia langsung masuk kedalam dada bidang Arka.


Aku akan membalas mu sayang, bukan sekarang tapi nanti disaat si jinni sudah sehat batin Arka menyeringai.


***


Malam berganti pagi, ayam sudah berkokok, matahari pun sudah terbit, menandakan waktu untuk beraktivitas kembali, namun berbeda pada pasangan suami istri yang nampak bahagia ini, bukan pasangan Kemal yang cute maupun pasangan Arka yang harmonis, melainkan pasangan manis freindzone ini yang tak lain adalah Dimas dan Alexa yang sudah rapi memakai baju couple.


"Kamu yakin ingin pergi sweetie, apa kamu tidak akan kelelahan nantinya,"tanya Dimas memeluk tubuh Alexa dari belakang seraya mengelus perut buncit Alexa yang sudah berusia 8 bulan.


"Aku yakin suamiku, karena aku sudah menantikan hari ini,"balas Alexa dengan semangat berapi-api membuat Dimas tersenyum senang, ia langsung mencium pipi Alexa yang chubby efek kehamilan.


"Baiklah ayo kita berangkat sekarang,"ajak Dimas tersenyum senang menggandeng tangan Alexa lembut.


Mereka berjalan dengan raut wajah yang nampak berseri-seri membuat Arka cs dan para orang tua yang melihatnya mengernyitkan dahi mereka dikala melihat Dimas dan Alexa memakai baju couple berwarna biru Dongker yang bergambar love.

__ADS_1


"waaww kalian mau kemana, pagi pagi couple begitu udah macam ABG aja?"tanya Arka yang sedang menggendong baby Maheer.


"Kami mau kencan,"jawab Dimas santai sambil mencium pipi Alexa.


Kemudian mereka berdua langsung meminta izin pada Lisa dan Jimmy, setelah mendapatkan izin mereka langsung pergi menuju pantai, menikmati waktu pagi dengan berjalan di pinggir pantai sambil bergandengan tangan.



"Kamu senang hemm,"tanya Dimas lembut mengecup bahu Alexa yang terbuka dengan tangannya yang memeluk tubuh Alexa dari belakang.


"Iya, aku sangat bahagia sayang, apalagi sebentar lagi anak kita akan lahir,"jawab Alexa lembut mengelus perut buncit nya.


"Dia bergerak sayang,"pekik Alexa girang membuat Dimas ikut menyentuh perut Alexa dan benar saja anak mereka merespon elusan mereka dengan bergerak. Dimas langsung berjongkok di depan perut Alexa, ia mengecup perut besar Alexa berharap ciuman tersebut dapat di rasakan oleh anak anaknya.


"Kesayangan papa? apa kabar hemm?apakah disana terasa nyaman? apa kamu sudah tidak sabar ingin keluar melihat dunia ini hemm?"tanya Dimas bertubi-tubi membuat Alexa terkekeh geli.


"Sayang, aku ingin makan es krim itu,"pinta Alexa menatap Dimas dengan mata yang berkedip-kedip seperti lampu taman membuat Dimas gemas, ia segera menghujani ciuman di wajah Alexa membuat si empunya cemberut.


"Iya iya sweetie, jangan cemberut begitu nanti dedek nya juga ikut cemberut,"ujar Dimas segera berlari menuju penjual es krim yang sedikit jauh dari Alexa, ia melihat istrinya itu nampak bahagia sambil mengelus perutnya.


Aku sangat bahagia xa, karena aku memiliki istri yang sangat baik, tulus dan setia seperti mu, kamu adalah wanita paling tegar dan kuat yang pernah aku temui dalam hidup ku, kamu mau menerima segala kekurangan ku, kamu mau membantu diriku berubah menjadi pria yang baik, aku sangat bahagia xa, kamu adalah kebahagiaan ku, dan akan selalu begitu sampai maut memisahkan kita batin Dimas ia menatap Alexa dari kejauhan.


sedangkan Alexa ia memperhatikan seorang anak yang berlarian mengejar bola sampai ke tengah-tengah jalan, ia melihat sebuah mobil melaju kencang hampir menabrak anak tersebut, ia berlari kencang sambil mendorong anak kecil tersebut hingga Alexa lah yang tertabrak.


Dimas segera membayar es krim tersebut dan berbalik, matanya langsung terbelalak melihat tubuh sang istri melambung tinggi di tabrak oleh sebuah mobil.

__ADS_1


"ALEXA.....


Brukk


Tubuh Alexa langsung jatuh terlentang dengan bersimbah darah di atas jalan, orang orang langsung berlari mengerubungi Alexa.


Dimas menjatuhkan es krim nya dan berlari menuju sang istri, ia membelah kerumunan tersebut, kaki nya langsung luruh ketika melihat mata sang istrinya tertutup rapat dengan darah yang keluar dari mulutnya.


Ia merengkuh tubuh sang istri dengan tubuh yang bergetar dan nafas tercekat, ia meraung-raung menangis memanggil nama Alexa namun tak membuat si empunya bangun, apakah semua ini akan berakhir begitu saja, kenapa takdir begitu kejam kepadanya, padahal dia baru saja merasakan kebahagiaan bersama wanita yang ia cintai itu.


"Tuan, cepat bawa istri anda ke rumah sakit,"teriak seorang wanita membuat Dimas langsung sadar, ia segera mengangkat tubuh lemah Alexa masuk ke dalam mobilnya, ia mengemudi dengan kecepatan yang sangat tinggi, selama perjalanan ia tak henti hentinya memanggil nama Alexa namun tak kunjung membuat Alexa bangun.


Hingga akhirnya ia tiba di rumah sakit, ia menggendong Alexa membawa masuk kedalam rumah sakit.


"DOKTER......"teriak Dimas menggema membuat semua orang menatap ke arah nya, Dito yang tak sengaja lewat melihat Dimas, matanya membulat sempurna melihat tubuh Alexa yang bersimbah darah membasahi lantai rumah sakit.


"Dim, apa yang terjadi?"tanya Dito panik.


"Selamatkan istri ku Dit,"pinta Dimas dengan suara yang serak.


"Siapkan ruang operasi,"teriak Dito pada para perawat di situ.


**bersambung.


hihi author hadir lagi nih.

__ADS_1


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah 🙏😂❤️


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰👍**


__ADS_2