Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
Menuju sidang


__ADS_3

Seminggu berlalu semenjak Dito mengumpulkan para sahabatnya di kediaman Lemos, dan ia sangat bersyukur dikala Bilqis yang berjanji akan membujuk om Yogi agar Dito dan Sena bisa menikah siri terlebih dahulu karena Sena masih sekolah, berbeda dengan Bilqis yang walaupun umurnya sama dengan Sena tetapi karena otak nya yang amat genius ia bisa naik 2 tingkat dari pada anak yang seumuran dengannya.


Dito sangat bahagia dikala kemarin mendapatkan telpon dari Kemal dan mengatakan bahwa om Yogi akhirnya setuju untuk menikahkan nya dengan Sena, setelah Bilqis merayu dan mengganggu om Yogi bekerja setiap harinya, hingga om Yogi memilih untuk menuruti permintaan Bilqis.


Besok adalah hari persidangan Elsa dan Sena, twins A sudah di ajarkan oleh Putri dan Arka untuk berbicara sejujurnya tanpa melebihkan dan mengurangi kata kata nantinya di persidangan.


"Apa kamu bahagia Se, kalau nantinya menikah muda dengan Dito,"tanya om Yogi memeluk Sena dari belakang yang memandang ke arah balkon kamar.


"Heum kak, Sena bahagia karena pria itu adalah om Dito, dan ada yang membuat Sena lebih bahagia lagi, dan kakak tahu apa itu,"tanya Sena mengelus pipi om Yogi.


"Apa Se."


"Sena bahagia karena memiliki kakak yang hebat seperti kakak, baik, tampan dan penyayang pada Sena, itu saja sudah membuat Sena bahagia setiap saat mengingat kakak,"balas Sena berbalik mencium kening om Yogi.


"Kakak bahagia bila kamu senang,"ucap om Yogi memeluk hangat tubuh Sena.


"Apa kakak punya pacar." Pertanyaan Sena sontak membuat om Yogi tersedak ludah, bagaimana bisa ia pacaran kalau berdekatan dengan perempuan saja sudah membuat nya risih.


"Kakak tidak punya,"jawab om Yogi jujur.


"Hah, yang benar kakak tidak punya pacar,"tanya Sena sekali lagi, karena ia merasa terkejut mendengar nya, ia tak percaya bahwa kakak nya yang tampan dan kaya tidak memiliki pacar.


"Iya."


"Lalu kapan kakak punya pacar dan menikah, masa nanti Sena punya anak kakak masih belum nikah,"sungut Sena membuat om Yogi menaikkan alisnya.


Aku harus membuat kesepakatan dengan si Dito Subroto Krakatau itu untuk tidak menghamili Sena dulu sebelum Sena lulus sekolah, karena kalau tidak ku cincang burung nya jadi perkedel batin om Yogi kesal.


"Untuk apa menikah kalau kakak sudah punya kamu,"balas om Yogi santai membalikkan tubuh Sena menghadap balkon dan memeluk posesif pinggang Sena.


"Tapi Sena nanti udah punya suami kak, dan tidak bisa selalu bersama kakak, Sena mau kakak menikah dengan wanita yang baik baik dan juga punya anak nantinya sehingga hidup kakak lebih berwarna nantinya,"ujar Sena mengelus kepala om Yogi.


"Kakak tidak butuh semua itu Se, cukup kakak melihat kamu bahagia sudah membuat hidup kakak berwarna,"terang om Yogi membuat Sena menghela nafas panjang.


"Kalau Sena bahagia bila kakak menikah, bagaimana,"gumam Sena pelan namun masih dapat di dengar oleh om Yogi.


"Maka kakak akan menikah bila itu mampu membuat mu bahagia, tapi yang jelas kakak tetap ingin tinggal satu atap dengan kamu,"tegas om Yogi membuat Sena tersentak kaget.

__ADS_1


"Benarkah kak,"tanya Sena dengan raut wajah bahagia.


"Heum, apapun untuk mu adik ku,"balas om Yogi tersenyum lembut mengecup kening Sena.


"Apa kau akan gugup di persidangan besok Se."


"Tidak kak, karena Sena benar tidak salah dan juga nanti disana akan banyak yang mendukung Sena,"balas nya yakin membuat om Yogi tersenyum kecil.


"Itu baru adik kakak,"ucap om Yogi mengelus kepala Sena.


***


Mentari berganti senja, siang berganti malam, bulan pun sudah terbit menggantikan matahari yang tadinya terang menerang, langit yang tadinya biru berubah menjadi gelap dan di penuhi dengan bintang bintang kecil yang berkelap-kelip menemani sang bulan.


Di sebuah rumah mewah di salah satu kota Jakarta, tampak seorang wanita terbaring lemah di atas kasur dengan meringkuk memegang perutnya di temani oleh suami tampan di samping nya.


"Kamu sakit sweetie,"tanya Dimas lembut mengusap pipi Alexa yang sedang berbaring di atas kasur.


"Aku lagi menstruasi sayang, jadi perut dan pinggang ku sakit,"balas Alexa memegang perut nya yang terasa keram.


"Apa perlu aku panggil dokter sweetie,"ucap Dimas khawatir.


"Sudah mendingan,"tanya Dimas mencium lembut kening Alexa.


"Heum, ini sangat nyaman,"balas Alexa jujur.


"Yasudah tidur aja ini sudah malam, biarkan nanti kalau Asha bangun aku yang akan menjaga nya, dan besok kalau perutnya masih keram kamu gak usah ikut ke persidangan,"tutur Dimas mengecup bibir Alexa.


"Heum ahhhh." Tangan Dimas yang kanan mengusap lembut perut rata Alexa sedangkan yang kiri di gunakan untuk mengelus buah kelapa Alexa yang tampak menyembul keluar karena pakaian yang di gunakan Alexa hanyalah lingerie seksi berwarna hitam.


"Tidurlah sweetie,"bisik Dimas membuka lapisan berbentuk kacamata tersebut dan menyedot air kelapa Alexa.


"Dimas, aku lagi sakit,"ucap Alexa melebarkan matanya menatap tajam Dimas.


"Aku tahu Xa, itulah sebabnya aku menyedot ini agar kamu bisa cepat tidur, bukankah ini dapat membuat mu nyaman, anggap aja aku Asha,"balas Dimas santai membuat Alexa mengumpat kesal di dalam hati nya.


"Oek oek oek,"tangis baby Asha terdengar dari box bayi membuat Dimas menghentikan aksinya.

__ADS_1


"Istirahatlah sweetie, biar aku mendiamkan Asha,"ujar Dimas langsung bangkit berjalan menuju box bayi.


Dimas tersenyum manis melihat putri kecilnya yang tampak langsung diam disaat dirinya datang.


"Anak papa sudah bangun yah, mau tidur lagi atau mau main sama papa hemm,"tanya Dimas langsung menggendong Asha dengan hati hati.


Brrrrrr.


Dimas terkekeh geli melihat Asha yang menggetarkan bibir nya sehingga air ludah bayi kecil itu menyembur keluar.


"Ternyata anak papa mau main dia ya, ya sudah kita keluar kamar yah, biar mama istirahat dulu oke,"ucap Dimas mencium gemas pipi gembul Asha.


Namun gadis kecil itu langsung menangis disaat Dimas keluar kamar membuat Alexa yang tadinya memejamkan matanya langsung membuka kembali, ia tahu sang putri kehausan karena dada nya terasa sakit, bahkan air susu nya sudah meluber keluar, Alexa adalah wanita yang memiliki dada besar dan apalagi dia tergolong wanita yang menjaga kesehatan nya jadi wajar saja bila air susunya sering merembes keluar.


"Sayang, bawa Asha kemari karena seperti nya dia kehausan,"pinta Alexa pada Dimas yang berdiri di depan pintu kamar.


"Baik sayang,"balas Dimas semangat langsung membawa Asha ke sisi Alexa.


Alexa langsung memposisikan bayi Asha untuk meminum ASI nya yang sebelah kiri.


"Dia sangat haus,"ujar Alexa tersenyum manis melihat Asha yang kembali tidur sambil menyedot rakus dada Alexa.


"Aku juga sweetie,"balas Dimas langsung bermain di dada kanan Alexa.


"Dasar big baby ku,"gumam Alexa gemas mengelus kepala Dimas, ia tak habis pikir pada Dimas yang baru saja mengatakan tidak akan mengganggu nya tetapi itu hanyalah fiktif belaka bila Asha sudah meminta susu padanya, namun bila saja Asha ngompol, pup, dan harus mandi maka Dimas sudah bisa melakukannya sendiri, tanpa meminta bantuan Alexa, namun satu kelemahan Dimas yaitu tak bisa menahan diri untuk berkolaborasi dengan Asha bila sedang menyusu.


"Hukum meminum air susu istri itu adalah halal dalam agama karena suami dan istri tidak ada hubungan darah, oleh sebab itu suami yang menyusu pada istrinya tidak di anggap sebagai anak susu. cuma ada sebagian ulama berpendapat agar jangan di lakukan karena itu menyalahkan fitrah manusia. Bisa cek ceramah Buya Yahya di YouTube."


**Bersambung.


Alur nya author kasih cepat biar gak bertele tele🤭🤭🤭


Kira kira bagaimana yah aksi Aarin dan Aaron di pengadilan nanti 🤔🤔


jangan lupa vote nya dong untuk mendukung Sena dan twins A nanti nya!!!🥰🥰


Hadiah nya juga bisa kok, setangkai bunga pun tak masalah, kopi apa lagi🤭🥰

__ADS_1


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah..


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰**


__ADS_2