
Leo dan Ara yang sedang makan sate di pinggir jalan pun harus segera pulang karena menerima panggilan dari James. Entah hal apa yang ingin papa nya bicarakan dengan Leo dan Ara, yang jelas mereka harus pulang cepat-cepat karena kata James ini menyangkut hal darurat.
Sesampainya di Mension, Leo dan Ara langsung bergegas masuk menuju ruang tamu, terlihat James yang duduk santai seraya mengelus perut rata Nana membuat Leo dan Ara khawatir.
"Apa yang terjadi, Pa. Kenapa wajah Mom terlihat pucat," tanya Leo panik langsung duduk di lantai menggenggam tangan Nana, diikuti oleh Ara.
"Sayang, kamu duduk saja di sofa. Tidak baik wanita hamil duduk di lantai," pinta Leo menahan tubuh Ara.
"Baik kak."
"Jawab Pa," sungut Leo membuat James menunjuk ke arah perut rata Nana.
"Ada apa dengan perut mommy," tanya Leo semakin geregetan melihat tingkah James yang terkesan santai.
"Le, bukankah kau sangat ingin punya adik dulu," tanya James serius.
"Benar Pa," balas Leo mengangguk kepalanya polos dengan posisi yang masih duduk di lantai.
"Maka kau harus segera sujud syukur karena doa mu terkabul, ada adikmu di dalam perut mommy," ujar James semangat membuat Leo menjatuhkan rahangnya, bahkan mata Ara juga langsung melotot seperti orang yang sedang sembelit.
Punya adik! Leo punya adik! Apakah ini nyata? Ini benar itulah pikir Leo dan Ara.
"A-dik, aku pu-nya adik," tanya Leo terkejut langsung menatap perut rata Nana.
"Yoi kau punya adik, Le. Papa sangat baik kan karena sudah tua tapi mampu memberikan adik untuk mu," balas James tersenyum senang menepuk dadanya, sedangkan Nana sedari tadi hanya diam menyembunyikan wajahnya di dada bidang James.
Aku benar-benar malu di depan menantu ku hiks .. hiks, bagaimana bisa aku hamil barengan dengan menantu ku, belum lagi aku berjumpa dengan teman sosialita ku … rasa malu ini lebih parah daripada kentut di depan umum batin Nana menjerit.
"Pa, are you crazy. Bagaimana bisa mom hamil!" Pekik Leo bangkit dari duduknya menatap tajam ke arah James.
"Kau sangat bodoh, mom hamil ya karena ulah papa," balas James mencebikkan bibirnya.
__ADS_1
"I know, but this so crazy. Bagaimana bisa mom hamil di usia yang sudah hampir 50, dan juga waktunya barengan dengan Ara." Sentak Leo mengusap wajahnya frustasi.
"Ya bisa karena mom punya body bagus, dan papa punya Money good jadi wajar saja bila mom hamil, karena selama hampir 3 Minggu kami melakukan program hamil di usia tua, bahkan papa menghabiskan uang ratusan juta untuk mengundang spesialis kandungan dari Prancis ke Indonesia, dan asal kau tahu kandungan mom sangat sehat karena kami mengikuti anjuran dokter," jelas James santai.
"Oh ya Allah. Papa seharusnya ingat umur sudah 53 tahun Pa, sebentar lagi papa bakal punya cucu. Benar bahwa Leo sangat ingin punya adik tapi bukan sekarang, dulu saat Leo masih anak-anak sedangkan Leo sekarang sudah bisa membuat anak, Pa."
"Hey … jangan bawa-bawa umur dong, apa kamu tahu kalau tenaga papa masih seperti dulu. Lalu apa salahnya kalau Mommy hamil, lihatlah tubuh mom mu masih sangat langsing, sehat dan bugar." Terang James langsung bangkit menunjukkan tubuh Nana yang masih sangat indah bahkan Nana masih terlihat cantik meski ada sedikit keriput di sudut matanya.
"Mommy memang dari dulu masih langsing, sedangkan tubuh Papa itu langsung, apalagi perut Papa yang sudah seperti wanita hamil kembar Siam," ketus Leo membuat James sontak Langsung menatap perut nya.
Oh ya ampun, ini akibat aku tidak olahraga satu Minggu batin James kesal.
"Apa kau tahu Le, bahwa ciri-ciri orang sukses itu perutnya kembung, dan papa salah satunya," elak James membuat Ara dan Nana tersedak ludahnya.
"Berarti koruptor di penjara juga sukses Pa," ketus Leo menghentakkan kakinya di lantai.
"Ya, mereka juga sukses menggelapkan uang perusahaan," balas James santai.
"Haduh Pa … apa papa tidak mikir apa yang dipikirkan oleh adik Leo kalau dia dewasa. Bisa-bisa dia bingung memanggil Leo papa atau kakak," sentak Leo mengacak-acak rambutnya.
"Kakak tidak boleh protes seperti itu, karena anak adalah anugerah dari Allah. Jadi kita tidak boleh mengeluh, terima saja dengan lapang dada. Bukankah sangat seru bila nanti anak-anak kita punya uncle atau aunty yang seumuran dengan mereka. Pasti nanti mereka akan semakin senang karena punya teman bermain," ujar Ara lembut membuat Leo yang tadinya kesal namun langsung terdiam dengan raut wajah yang kembali ramah seperti semula.
"Apa kamu tidak malu kalau punya mertua yang hamil bareng kamu, pasti nanti akan banyak nyinyiran pedas yang kamu dapatkan," tanya Leo serius.
"Buat apa malu kak, malahan Ara senang bisa hamil dan ngidam bersama mommy, dan pastinya tidak akan ada yang berani nyinyir dengan Ara karena ada kakak yang selalu melindungi Ara." Hati Leo langsung damai ketika mendengar penuturan Ara, tadinya dia kesal karena malu pada Ara.
"Terima kasih sayang," balas Leo langsung memeluk hangat tubuh Ara.
"Apa kakak tidak mau minta maaf pada mom dan papa," bisik Ara membuat Leo seketika sadar kalau dia telah berbuat tidak sopan.
"Pa," ujar Leo langsung memeluk hangat James.
__ADS_1
"Heum."
"Maaf," lirih Leo membuat James tersenyum geli, karena Leo persis seperti dirinya yang selalu patuh pada perkataan istri.
"Kamu tidak salah, Papa yang salah karena tidak bertanya padamu dulu," balas James mengelus pucuk kepala Leo.
"Mom," panggil Leo langsung menyembunyikan wajahnya di lutut Nana.
"Iya sayang."
"Apa dia rewel di dalam sana," tanya Leo mengelus perut Nana.
"Sedikit," balas Nana tersenyum manis ketika mengingat dia mengalami morning sickness.
"Hey Adik … ini aku kakakmu, baik-baik kau didalam sana, jangan berbuat ulah karena kalau tidak aku akan membawa pawang semua bayi untuk memarahi mu, dan kau tahu dia sangat galak bahkan singa saja takut dengan dia," ujar Leo mengelus perut rata Nana.
"Baik kakak," balas Nana menirukan suara anak kecil membuat mereka semua tertawa.
.
.
.
**Bersambung.
Hai kakak author kasih crazy up ini🤩🤩, terima kasih udah mau dukung author 🤭🤭 dan buat yang kesal, author minta maaf karena memang author sudah pikir matang-matang sebelum buat alur yang seperti ini, karena ini menyangkut season 2 🤭🤭**.
itu sama banget dengan kejadian di sekitaran author 🤣🤣🤣
__ADS_1
**Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak.
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰**