Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
Petuah Leo dan Kemal


__ADS_3

Setelah keadaan mulai tenang, Ara langsung menyeret Dito masuk kedalam mobil Van Leo, dengan menangis sesenggukan ia mengobati luka di wajah Dito membuat Leo yang melihatnya cemburu.


"Hiks hiks, kenapa kakak berkelahi hah, apa kakak tahu kalau Ara ketakutan setengah mati melihat kakak terluka seperti ini,"ujar Ara di sela sela tangisnya membuat Dito tersenyum lembut mengelus pipi Ara namun langsung di tepis oleh Leo.


"Jangan sentuh istriku,"ketus Leo cemberut membuat Dito terkekeh.


"Kakak baik baik saja Ra, ini cuma luka kecil kok,"ujar Dito lembut.


"Apa nya yang kecil hiks hiks, wajah kakak udah biru begini pasti ini sangat sakit,"sentak Ara menangis.


"Sayang, Dito tidak mati jadi kamu tidak usah menangisinya,"ujar Leo cemberut.


"Diam,"bentak Ara yang marah karena Leo seolah berdoa yang buruk untuk Dito.


"Sayang kamu membentak ku,"ujar Leo menutup mulutnya tak percaya dengan dramatis membuat Dito mencebikkan bibir nya.


"Apa kau tuli Le, ya jelas lah kalau Ara tadi membentak mu,"kesal Dito karena Leo sangat manja pada Ara.


"Baiklah, aku merasa tidak di butuhkan di sini, lebih baik aku masuk ke mobil sebelah karena disana ada two twins yang mau memperdulikan ku,"ujar Leo pura pura marah langsung membuka pintu mobilnya ingin turun, namun sebelum itu ia berbalik menatap Ara yang tak menggubrisnya sama sekali.


"Sayang aku pergi yah,"lanjut Leo sekali lagi seolah-olah ingin kalau Ara menahannya.


"Pergi aja kak,"balas Ara yang sibuk mengobati wajah Dito.


"Kamu jahat sayang, kamu gak peduli lagi sama aku,"sungut Leo langsung menutup pintu mobil dengan keras membuat Ara dan Dito terkejut.


"Kamu gak takut sama Leo Ra, dia lagi marah loh?,"tanya Dito bingung melihat Ara yang tampak santai.


"Paling nanti malam udah baik lagi kak, karena mau minta setoran,"balas Ara santai membuat Dito terkekeh geli.


"Kakak senang kalau kamu bahagia bersama Leo,"ujar Dito mengelus pucuk kepala Ara.


"Sekarang coba ceritakan kenapa kakak bisa di pukul sama om Yogi, bukankah seharusnya kalian akrab karena sebentar lagi akan menjadi saudara ipar?"


"Dia sepertinya tidak merestui hubungan kakak dan Sena Ra,"lirih Dito pelan membuat Ara langsung menangkup pipi Dito.


"Apa alasannya kak?"tanya Ara lembut.

__ADS_1


"Dia ingin Sena kuliah dulu Ra, dia menyuruh kakak untuk mencari wanita lain,"balas Dito dengan mata yang berkaca-kaca.


"Lalu kenapa kakak sedih begini hemm, tak seharusnya kakak marah dan saling berkelahi seperti tadi, kakak harus membuktikan bahwa kakak benar benar menyayangi Sena, kan bisa nanti Sena kuliah setelah menikah dengan kakak, apakah kakak tidak berkata seperti itu pada om Yogi,"ujar Ara lemah lembut memeluk hangat tubuh Dito.


"Enggak Ra, tadi kakak kebawa emosi langsung memukul nya Ra, kamu tahukan Ra kalau kakak tidak pernah jatuh cinta, dan sekali kakak jatuh cinta pasti akan setia, kakak tidak ingin mencari wanita lain Ra, karena Sena adalah wanita yang berbeda,"balas Dito dengan suara yang bergetar menahan tangis.


"Iya kak Ara tahu, tenang saja kak karena Bilqis pasti sudah membuat om Yogi merestui hubungan kalian,"jelas Ara membuat Dito langsung kembali semangat.


"Benarkah Ra?"


"Bener kak,"balas Ara membuat Dito bahagia, karena ia pun yakin bahwa Bilqis bisa membuat hubungan nya dengan Sena semakin lancar.


***


"Apa oom merasa hebat hah,"sentak Bilqis menatap tajam ke arah om Yogi yang terlihat santai dengan bibir yang terluka, karena dibandingkan dirinya, Dito lebih parah karena pukulan om Yogi tidak main main.


"Tidak,"balas om Yogi datar.


"Kenapa oom memukul om Dito, apakah itu karena oom tidak merestui hubungan nya dengan Sena?"


"Benar."


"Tidak suka." Bilqis langsung naik ke pangkuan om Yogi lalu mencekik leher om Yogi membuat Kemal dan juga Twins AB terkejut.


"Sayang/mama,"ucap mereka berlima terkejut.


Sedangkan om Yogi ia hanya diam saja tanpa membalas ataupun melawan, karena cekikikan Bilqis bukan apa-apa baginya, sedangkan Kemal langsung berusaha memisahkan Bilqis dari tubuh om Yogi.


"Sayang lepaskan, nanti ok Yogi mu bisa mati dan kau bisa di penjara kan,"ujar Kemal memeluk erat tubuh Bilqis.


"Lepasin hubbie, biar Bilqis cekik leher nya dan Bilqis bongkar otak om Yogi,"teriak Bilqis kesal.


"Kalau kamu tidak mau berhenti, kamu puasa selama satu bulan,"tegas Kemal membuat Bilqis langsung melepaskan tangannya dari leher ok Yogi.


"Hehehe udah Bilqis lepasin kok Hubbie,"ujar Bilqis tertawa cengengesan.


"Bisa kamu bawa anak anak keluar love, aku ingin berbicara empat mata dengan om Yogi,"titah Kemal lembut dan di angguki oleh Bilqis.

__ADS_1


Baiklah Bilqis mengalah aja, daripada gak dapat mayones si Rambo nanti malam batin Bilqis pasrah.


Dan sekarang tinggal Kemal dan om Yogi di dalam mobil, mereka berdua saking pandang dengan tatapan yang tak terbaca.


"Boleh aku gabung,"ujar Leo yang membuka pintu mobil dengan raut wajah yang tak terbaca juga.


"Hemm." Leo pun langsung masuk dan duduk di samping Kemal.


"Jangan pisahkan mereka,"ujar Kemal tanpa basa-basi.


"Apa urusan kalian?"tanya om Yogi balik menatap tajam ke arah Leo dan Kemal.


"Anda tak berhak memisahkan mereka, karena selama ini Dito lah yang menjaga Sena, dia yang merawat Sena sakit walaupun dia sempat lengah hingga Sena dilukai oleh mama nya,"ucap Kemal datar.


"Karena itulah aku tidak mengizinkan mereka bersama, bagaimana jika Sena si lukai lagi oleh keluarga nya lagi disaat Sena menikah dengan Dito,"balas om Yogi dingin.


"Anda juga tak boleh egois, karena bagaimanapun mereka berduaan saling mencintai, bila persoalan di lukai nantinya itu mustahil akan terjadi dikarenakan Sena adalah adik anda yang ternyata orang kaya, dan kami mengenal dengan baik siapa Dito, dia adalah laki-laki yang bertanggung jawab dan setia,"ucap Leo yang sedari tadi diam.


"Tapi aku masih ingin bersama dengan adik ku, aku ingin dia kuliah bukan menikah,"sanggah om Yogi.


"Kan nanti anda bisa tinggal serumah dengan mereka kalau memang anda ingin bersama dengan Sena, dan kalau persoalan kuliah itu bisa dilakukan nanti setelah mereka menikah, sama seperti Bilqis yang juga kuliah sekarang,"tukas Kemal cepat.


"Bahkan istri ku saja masih home schooling sekarang,"timpal Leo jujur karena sudah satu bulan Ara sekolah lagi.


"Apa anda belum pernah jatuh cinta?"tanya Kemal tiba tiba membuat om Yogi menatap tajam ke arah nya.


"Hahahaha ternyata belum yah, pantesan dia tetap kekeh memisahkan Dito dan Sena karena dia tidak tahu bagaimana sakit nya putus cinta,"ejek Leo membuat Kemal mengangguk kepalanya.


"Cinta itu bagaikan kentut, ditahan sakit di lepas ribut, itulah sebabnya Dito tidak bisa menahan cinta nya karena itu akan membuat hatinya terasa sangat sakit,"lanjut Leo.


Baiklah aku akan mengizinkan Sena menikah batin om Yogi pasrah.


**Bersambung.


hai kakak author balik lagi nih..


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah..

__ADS_1


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰**


__ADS_2