
"Dito, kenapa kau diam saja hah...bantu Alexa,"teriak Arka panik kepada Dito yang mematung menatap monitor jantung Alexa, ia berbalik menatap Arka dan menggeleng kepalanya lemah membuat Arka luruh ke lantai.
"Alexa,,,sayang kamu harus bangun, dengarkan aku sayang, kalau kamu tidak mau bangun maka aku juga akan ikut kamu,"teriak Dimas menggoncang tubuh Alexa, ia menangis memeluk, menciumi wajah Alexa bertubi tubi namun tak membuat di empunya bangun.
Bilqis langsung memeluk kemal, berusaha menenangkan suaminya, kemal menangis dalam pelukan Bilqis, sedangkan Aarin dan Aaron memeluk leher Arka karena posisi arka yang luruh ke lantai, begitu pula dengan Brayen yang menggenggam tangan Leo erat seolah ingin membagikan kekuatan nya pada Leo agar tabah, Bryan juga ikut memeluk kaki Dito yang berdiri mematung menatap Alexa.
Wanita yang hampir 2 Minggu itu menjadi ibu sudah terbaring kaku di depan mereka, wanita yang di anggap adik oleh mereka semua, wanita yang menemani masa muda mereka sekarang telah pergi meninggalkan beribu kenangan di lubuk hati mereka, cobaan apa ini ya Allah? kenapa sangat menyakitkan? wanita itu telah banyak tersakiti di masa muda nya itu oleh sikap buruk lelaki yang menjadi suaminya sekarang, lalu di saat suaminya ingin memperbaiki semua kesalahannya di masa lalu kau pisahkan mereka begitu saja, bukankah itu sangat tak adil bagi keduanya.
"Daddy, don't cry... everything is gonna be okey..bunda Alexa Ndak bakall pelgi ninggalin paman Dimas and dedek Asha...because mommy bilang Allah Ndak akan menguji seolang hamba di luall batas temampuan na..so Daddy don't cry..kalna shebental ladi bunda Alexa akan sadall,"ujar Aarin tersenyum polos mencium pelupuk mata Arka yang basah, gadis kecil tersebut seolah tahu apa yang dirasakan Daddy dan para pamannya itu, gadis kecil yang sadis itu berubah menjadi gadis manis yang membuat hati Daddy nya itu tenang.
Arka memeluk erat tubuh mungil kedua anaknya itu, ia menangis dalam diam, sungguh bila ini nyata maka takdir sangat tidak adil pada Dimas dan anaknya.
"Paman laki laki itu gak boleh nangis karena akan terlihat lemah...hiks hiks,"ujar Brayen bergetar pada Leo dengan air mata yang mengalir di pipinya.
"Hiks hiks paman tidak nangis, paman cuma...huwaa hiks hiks,"tangis Leo langsung pecah karena tak sanggup meneruskan perkataannya, ia berjongkok dan memeluk Brayen membuat bocah laki laki itu juga ikutan nangis, untuk pertama kalinya Brayen mau di peluk oleh laki laki selain papa nya.
Sedangkan mama Dimas dan Alexa baru masuk kedalam rumah sakit, ayah Dimas maupun Alexa akan telat datang karena ada rapat penting di perusahaan mereka masing masing, mereka berlari cepat menuju ke ruangan Alexa karena baby Asha sedari tadi menangis kencang, mungkin bayi mungil tersebut begitu merindukan orang tuannya, Dimas bukannya jahat karena tidak terlalu memperdulikan Asha, ia hanya tak ingin jauh dari Alexa, ia yakin mama dan mertuanya itu bisa menjaga Asha dengan baik.
Mama Alexa yang bernama Sandra pun membuka kenop pintu kamar Alexa, tubuh nya menegang dikala melihat Dimas menangis menggoncang tubuh Alexa.
"Kamu harus bangun sayang...buka mata kamu, kamu tidak boleh pergi setelah apa yang kamu ucapkan disaat kita menikah dulu, kamu berjanji akan selalu menemaniku, kamu berjanji akan membantu ku untuk berubah menjadi pria yang baik dan lembut, pria yang bisa bersikap sopan dan hangat pada orang lain sayang...dan sekarang kamu ingin pergi meninggalkan ku hah....aku tidak akan mengizinkan itu terjadi hiks hiks..."bentak Dimas menangis sesenggukan menangis menyembunyikan wajah nya di dada Alexa, ia memeluk Alexa dengan cara menindih tubuh lemah Alexa.
"Oek oek oek,"tangis baby Asha melengking tinggi membuat semua mata menoleh ke arah Sandra yang mematung sambil menggendong baby Asha..
__ADS_1
Mata Dimas yang berair menatap dingin ke arah baby Asha, ia bangun dari tubuh Alexa dan berjalan menghampiri Sandra, Arka yang seakan tahu hal gila apa yang dilakukan oleh Dimas nantinya pun segera menghalangi Dimas.
"Minggir,"ucap Dimas dingin namun dibalas dingin oleh Arka.
"Jangan pernah bertindak gila pada Asha Dim, karena aku tidak mengizinkan nya,"sentak Arka menatap tajam ke arah Dimas.
bugh
bugh
"Bawa Asha pergi ma,"teriak Kemal menyadarkan Sandra yang masih shock, mama nya Dimas langsung menarik Sandra keluar dan pergi meninggalkan ruangan tersebut, ia sangat mengenal watak Dimas yang tidak bisa berpikiran jernih bila sedang marah, ia yakin Dimas pasti akan menyakiti Asha untuk membangunkan Alexa, sungguh pemikiran Dimas sangatlah dangkal bila sedang marah.
Kemal dan Bilqis langsung mengamankan anak anak untuk di bawa keluar ruangan tersebut, Dimas benar benar menghajar Arka dengan gila, sedangkan Leo dan Dito mencoba melerai perkelahian mereka.
bugh
bugh
"Kau mau apa ban*sat..mau menyakiti anak mu agar anak mu menangis kemudian Alexa bangun begitu hah...."teriak Leo menggelegar membuat suasana seketika hening, yang ada hanyalah suara Isak tangis Dimas, arka dan Dito.
"Apa kau tidak bisa berpikiran jernih hah...sampai kapan ego mu itu membuat kau menyesal di kemudian hari Dim...apa tidak cukup 7 tahun kau menyakiti Alexa hah...dan sekarang kau ingin menyakiti buah cinta mu dengan Alexa karena berpikir Alexa akan bangun nantinya...ingat jangan bertindak gegabah disaat amarah menghampiri mu jikalau tidak ingin penyesalan datang di kemudian hari,"sentak Leo dengan nada bergetar karena hatinya juga ikut hancur melihat keadaan sahabat nya yang hancur.
"Kau tidak tahu apa yang aku rasakan Le...kau berbicara begitu karena kau tidak berada di posisi ku,"sarkas Dimas.
__ADS_1
"Itulah guna sahabat bodoh, disaat kau rapuh kami yang menguatkan mu, disaat kau sedang khilaf kami yang menyadarkan mu, disaat kau menangis kami siap memeluk mu, bahkan bila kau ingin menyebrangi sungai yang tidak ada jembatan nya kami semua siap menjadikan tubuh kami sebagai jembatan untuk mu Dim...kau harus sadar bahwa yang ingin kau lakukan tadi itu salah...menyakiti Asha tidak akan merubah apapun terkecuali keajaiban datang,,, seharusnya kau tetap memeluk Alexa sambil berdoa agar keajaiban datang... bukannya melampiaskan kemarahan mu begini,"teriak Dito yang sedari tadi hanya diam membuat Dimas sadar..
Ia menoleh kesamping dan melihat tubuh kaku Alexa di atas brangkar, Dimas langsung berlari dan memeluk tubuh Alexa erat, ia membisikkan kata-kata manis dan indah berharap Alexa bangun.
"Hei, istriku,,bidadari surga ku...ayoo bangun...belum saatnya kamu kembali pada yang Maha Kuasa karena kau belum memenuhi kewajiban mu sebagai seorang ibu...kau belum melihat rupa anak kita yang menggemaskan,,kau belum menyusuinya..kau belum pamit kepadanya...bukankah kau termasuk wanita yang penyayang terhadap anak anak...lalu kenapa kau tidak menyayangi anak mu...apa kau mau anak mu nantinya membenci mu karena pergi meninggalkan nya tanpa pamit...dan kau juga sempat berjanji pada sang Maha Kuasa setelah melahirkan ingin berhijab...masa kamu lupa sih..kamu kan selalu bilang kepada ku bahwa janji adalah hutang dan hutang harus di bayar...ayoo buka mata mu... bayar hutang mu pada yang Maha Kuasa dan juga tepati janjimu yang mau membantu ku untuk berubah menjadi pria yang baik sayang...kami semua membutuhkan mu,"bisik Dimas menangis di telinga Alexa.
Ya Allah, engkau berfirman bahwa tidak akan menguji seorang hamba di luar batas kemampuan nya...Engkau yang Maha Mengetahui bahwa hamba tidak sanggup menjalani hari hari hamba tanpa wanita yang hamba cintai ini....hamba tidak sanggup merawat anak hamba seorang diri....sungguh Allah maha melihat dan maha mendengar batin Dimas berdoa..
Arka menyandarkan tubuhnya di dinding ruangan, ia menatap kosong ke arah brangkar, Alexa adalah wanita yang pertama kalinya mengisi hatinya selain sang ibu..bahkan sebelum Putri hadir di hidupnya...Alexa sudah tertanam di lubuk hati nya yang dalam...bukan sebagai pacar melainkan sebagai adik...
"Di...mas."
Dimas terkejut mendengar suara lemah tersebut, ia segera melonggarkan pelukannya dan bangun bertumpu tangannya di atas brangkar, ia melihat pelupuk mata Alexa yang berair..
"Sayang...."
**bersambung..
hehehe mau lagi?? ayo vote dan beri hadiah untuk pasangan penuh haru ini...🥰🤗
jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak...
jejak jempol kakak semua sangat berarti bagi kami para author...mohon bantuan like nya kak ..gratis kok🤣🤣🤣😂😂semoga rezeki kakak semua berkah yah..
__ADS_1
salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰👍**