Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
POV Arka Wijaya Lemos


__ADS_3

POV Arka.


Aku sangat bahagia karena wanita yang pernah aku renggut kehormatannya. Wanita yang telah aku hancurkan masa depannya, wanita yang membawa lari benih ku kini telah aku dapatkan kembali.


Awalnya aku berniat menikahinya hanya sekedar untuk tanggung jawab ku saja. Tapi setelah aku pikir-pikir kembali bukan hanya sekedar tanggung jawab tapi melainkan ada niat yang ingin memiliki. Saat aku melihat bagaimana dia mendidik anak kembar ku dengan tegas dan penuh kelembutan. 


Ketika aku melihat anak kembar ku itu membuat hati ku yang keras menjadi luluh. Terlebih lagi Aaron anak laki-laki ku yang memiliki kepribadian yang hampir mirip dengan ku. Bagaimana tidak? Bocah kecil itu sangat suka memuji dirinya sendiri dan begitu genit pada setiap wanita. Bahkan aku yang melihatnya pun tak bisa menahan gemas.


Oh iya! Jangan lupakan tentang putri bar-bar ku yang bernama Aarin. Dia adalah anak yang berani dan tidak kenal takut pada apapun dan siapapun. Tapi jangan lupakan sikap sadis nya yang begitu suka menyiksa lawannya. Bahkan dia juga sering menyiksa burung Pipit milik kakak kembar nya Aaron. Terkadang di remas, di pelintir dan di pukul sehingga membuat burung Pipit itu hampir mati tak bisa bernafas.


Aku bahagia karena dengan kehadiran Putri istri tercinta ku dan juga ditambah kehadiran anak kembar ku yang memiliki otak jenius dan hati yang dewasa. Kehadiran mereka membuat hidup ku lebih berwarna.


Aku tidak tahu amalan apa yang aku lakukan di masa lalu sehingga Allah memberikan aku kebahagiaan sebesar ini. Memiliki istri Sholeha yang memperlakukan dan melayani ku bak seorang Raja. Punya anak kembar yang lucu-lucu. Bila ini mimpi maka aku tidak ingin bangun. Siapapun tolong jangan bangunkan aku!


Hidup ku yang dulunya tak terarah kini mempunyai arah dan tujuan hidup yaitu membahagiakan keluarga kecilku. Rupanya bukan aku saja yang bahagia tapi juga orang tua ku.

__ADS_1


Mama dan papa ku sangat bahagia dengan kehadiran anak kembar ku yang sangat energik. Di tambah menantu hebat seperti Putri yang memiliki sifat ramah, sopan, pintar. Benar-benar menantu idaman setiap mertua.


Aku bahagia karena orang tua ku tak pernah menilai orang berdasarkan kasta nya. Jadi perjalanan cinta ku dan juga Putri sangat mudah tanpa lika-liku drama mertua yang kejam seperti kebanyakan di luar sana. 


Momen yang tak pernah bisa ku lupakan adalah momen saat si Joni masuk sangkar nya. Disitu aku merasakan nikmatnya cakrawala surga dunia yang halal. Oh ya ampun membayangkan nya saja sudah membuat aku mabuk kepayang. Sangkar istri ku yang ku beri nama si jinni itu sangatlah nikmat.


Benar kata orang alim bahwa melakukan acara masuk sangkar itu secara halal lebih nikmat daripada yang haram. Karena dulu saat aku merenggut kehormatan istri ku tidak senikmat ini.


Ahh .. apa yang aku katakan? Aku harap kalian para jomblo segera mencari istri agar bisa seperti ku.


Lima bulan pernikahan kami. Allah memberikan kepercayaan pada kami dengan cara menitipkan anak kembar tiga dalam rahim istri ku. 


Bibit unggul ku benar-benar hebat. Bibit pertama berhasil mencetak sepasang anak kembar yang cantik dan juga tampan. Dan bibit kedua berhasil mencetak tiga anak kembar. Dua laki-laki dan satu perempuan.


Semasa kehamilan istri ku! Aku benar-benar menjadi sosok suami dan Daddy yang siap siaga. Dimana pun dan kapanpun istri ku mengidam aku akan selalu ada. Meski harus berias seperti Joker, blackpink, dan menyanyikan lagu JKT48 di tengah malam. Tapi aku bahagia dan menikmati masa-masa itu. Melihat bagaimana susahnya istri ku berjalan dengan perut yang sangat besar itu saja sudah membuat aku ngilu melihatnya. Perempuan benar-benar sangat kuat. Bagaimana bisa mereka tidur, berjalan dan masih bisa melayani suami sedangkan perut mereka sudah hampir meledak.

__ADS_1


Puncaknya ketika aku melihat dengan mata kepala ku sendiri bagaimana hebatnya perjuangan istri ku dalam melahirkan bayi kembar ku itu. Sungguh hati ku bergetar, keringat dingin membasahi seluruh tubuhku. Tangan dan juga leherku di gigit oleh istri ku yang sedang mengejan. Tapi  itu semua tak membuat aku kesakitan. Karena aku tak berani mengeluh saat melihat istri ku yang berjuang bertaruh nyawa melahirkan anak-anak ku.


Membayangkannya saja sudah membuat ku merinding. Wanita benar-benar makhluk yang memiliki hati rapuh bak kaca yang tipis tapi memiliki fisik yang kuat mampu menahan sakit saat melahirkan. Semenjak saat itu aku semakin menyayangi istri ku. Tak akan aku biarkan dia kelelahan merawat anak-anak kami.


Aku bukanlah laki-laki sempurna yang memiliki ilmu agama Islam yang banyak. Tapi aku bukanlah laki-laki brengsek yang hanya tahu cara membuat anak tapi tidak dengan merawat anak. Sebisa mungkin aku membagi waktu agar bisa bekerja di luar rumah dan dalam rumah. 


Ku tatap wajah istri ku yang terlelap di tengah malam. Terkadang dia tertidur sambil menyusui anak-anak ku. Sungguh hati ku merasa iba melihat nya. Sekarang aku tahu kenapa Allah menghadiahkan istri yang taat itu boleh masuk surga lewat pintu manapun nanti di akhirat kelak.


Karena dengan mata dan kepala ku sendiri melihat bagaimana riweh nya Seorang istri dalam mengurus anak dan suami dalam satu waktu. Malahan aku geram ketika sering membaca di surat kabar dan artikel tentang suami yang menjadikan istri mereka tulang punggung keluarga. Mungkin bila suaminya sakit aku tidak mempersoalkan tapi yang lebih parah suaminya main game istrinya kerja di luar rumah.


Aku hanya ingin mengatakan pada kalian terima kasih karena telah mengikuti kisah ku dari awal sampai akhir. Aku harap kalian bisa mengambil sisi positifnya dari kisah ku.


Untuk kalian para laki-laki sayangilah istri kalian. Mereka itu makhluk lemah yang butuh pemimpin, mereka diciptakan dari tulang rusuk yang artinya harus di lindungi bukan tulang kaki yang bisa di injak-injak.


Bersambung.

__ADS_1


Jangan lupa mampir ke novel teman author yah kakak.



__ADS_2