Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
Boncap Arka dan Putri


__ADS_3

Seorang pria tampan bangun dari tidurnya ketika merasakan seseorang menepuk wajahnya sedari tadi. Pria tersebut tersenyum manis saat melihat si pelaku nya yang kecil dan imut.


"Daddy .. wake up! Don't be lazy .. kalena talo Daddy lazy nanti Maheel bisa clazy kalena dompet Maheel keling shepelti cabe!" Sungut si tampan Maheer yang mempunyai kepribadian berbeda dengan saudaranya yang lain. Bila Aarin sangat cinta dengan dokter sunat dan Aaron dengan tentara, maka Maheer cinta akan uang. Bocah kecil itu tidak pernah meminta mainan karena yang dia sukai adalah uang. Setiap uang yang di beri oleh Arka maka akan di simpan nya di dalam saku atau dompet kecil yang di beli dengan uang hasil tabungan nya sendiri. Bocah itu tak pernah tertarik dengan mainan seperti saudaranya Mauza yang suka bermain sepak bola dan Maura yang suka bermain masak-masakan.


Arka tertawa pelan mendengar penuturan putranya itu, ia tak habis pikir bagaimana bisa anak yang berusia 4 tahun bisa begitu menyukai uang. Maheer paling tidak suka melihat orang malas, bocah tampan itu sangat sering menggerutu di hari Minggu karena penduduk mension bangun terlambat. Alhasil di Maheer yang rajin hanya bisa berkeliaran di mension Lemos seorang diri sembari menghitung uang yang di tabungnya. Para pelayan yang melihatnya pun hanya bisa menelan ludah ketika uang yang di hitung oleh Maheer bukan main, ada uang rupiah, dollar dan Yen. Bocah itu tidak hanya suka menabung uang tetapi juga mengoleksi mata uang.


"Emang ada cabe kering, boy?" Arka bertanya pura-pura tak tahu sembari mencium ceruk leher Maheer yang sudah harum karena sudah mandi.


"Ada dad .. cabe yang shambala do sol fa mi ledo itu .. shepelti ladu na ayu tingting kesukaan glandma!" Jelas Maheer polos membuat Arka tertawa lepas melihat kepolosan putranya itu.


"Itu sambalado sayang! Bukan nada lagu!" Arka tertawa lepas membuat Putri yang baru siap mandi pun heran.


"Honey, kamu kenapa?" Tanya Putri heran membuat Arka tersentak melihat Putri yang hanya berbalut kimono dengan rambut basah.


Maheer mencebikkan bibirnya disaat pandangannya di tutupi oleh tangan besar Arka. Mereka semua tahu kalau Daddy mereka itu sangatlah cemburuan dan posesif.


"Daddy .. itu mommy na Maheel juda .. jadi kenapa Daddy shelalu cembulu?" Sungut Maheer membuat Putri yang melihatnya terkekeh geli.


"Jangan banyak tanya .. sekarang keluar dari kamar Daddy dulu!" Arka berucap santai membuat Maheer tersenyum penuh arti.


"Dollar na mana?" Maheer menengadahkan tangannya pada Arka membuat pria tampan yang punya bontot 5 itu pun mendengus kesal karena semua anaknya itu sangat pandai mengambil kesempatan dalam kesempitan.


Arka membuka laci di samping kasur nya, kemudian ia mengeluarkan di lembar dollar lalu memberikannya kepada Maheer.


"Kok cuma dua, Dad?" Sungut Maheer memanyunkan bibirnya.


"Anak-anak gak boleh banyak dollar nanti mata nya berubah jadi ijo seperti siluman katak!" Jawab Arka asal membuat Maheer percaya.


"Shiluman katak kawan na uncle Leo?" Tanya Maheer polos membuat Putri dan Arka bingung.

__ADS_1


"Kenapa dengan uncle Leo, boy?" Arka bertanya dengan dahi yang berkerut.


"Kalena kata paman Dito, uncle Leo itu shiluman buaya yang tinggal di lawa-lawa!" Jelas Maheer polos membuat Arka dan Putri menepuk jidat mereka.


"Heum .. makanya kamu jangan jadi buaya seperti uncle Leo, yah!" Arka berucap lembut mengelus kepala Maheer.


"Oke Daddy!" Balas Maheer polos lalu turun dari kasur king size milik orang tuannya itu. Bocah tampan tersebut berlari membuka pintu.


"Daddy .. cepetan mandi talo endak rezeki na di patok kobra!" Tegur Maheer sebelum menutup pintu kamar membuat Arka dan Putri tak bisa menahan gemas terhadap anaknya yang satu itu.


"Sayang, apa kamu merasa kalau Maheer itu berbeda?" Tanya Arka yang sudah bangun lalu memeluk tubuh Putri yang sudah mulai melar karena sudah punya 5 anak.


"Berbeda seperti apa?" Tanya Putri lembut mengelus rahang tegas Arka.


"Dia sangat suka dengan uang tapi dia sering memarahi saudaranya yang lain karena selalu merengek minta mainan mahal kepada ku? Maheer juga sangat perhitungan saat membeli sesuatu, dia lebih memilih yang mana kebutuhannya. Padahal usianya baru 4 tahun!" Jelas Arka membuat Putri tersenyum lembut.


"Anak kita yang satu itu punya pemikiran yang luas, dia tidak suka berfoya-foya. Honey lihat sendiri kan 2 bulan yang lalu dia mengumpulkan semua mainan Aarin dan Aaron yang tidak di pakai lagi lalu dia menyuruh papa untuk menyumbangkan ke anak panti? Dia berbeda karena dia istimewa!" Balas Putri membuat Arka bahagia karena memiliki anak-anak yang berbudi luhur.


"Ya sudah sana mandi .. sebelum Maheer mengamuk karena melihat Daddy nya bermalas-malasan!" Putri mendorong pelan tubuh Arka.


"Baiklah sayang .. tapi kiss dulu," pinta Arka menunjukkan bibirnya.


Cup.


"I love you." Ucap Arka lembut.


"Love you too." Balas Putri tersipu malu karena Arka masih saja romantis seperti awal-awal menikah.


***

__ADS_1


Maheer keluar dari kamar orang tuanya lalu beranjak menuju kamar kakak galaknya, siapa lagi kalau bukan Aarin. Dengan penuh kehati-hatian Maheer membuka pintu.


"tatak .. tatak Aalin banun .. ini shudah siang!" Teriak Maheer di telinga Aarin.


"Ah .. Maheer jangan ganggu kakak tidur! Ini hari libur jadi biarkan kakak beristirahat!" Rengek Aarin memunggungi Maheer yang menatap tajam ke arahnya.


"Ish .. anak pelempuan endak boleh banun siang .. nanti Cali jodoh na susah!" Jelas Maheer polos membuat Aarin kesal.


"Jodoh nya juga nanti Brayen, jadi gak bakal susah," gumam Aarin namun masih di dengar oleh Maheer.


"Ish tatak PD na shepelti Asha aja!" Sungut Maheer memanyunkan bibirnya ingin pergi dari ksmar Aarin namun ia terkejut saat Aarin malah mengangkat tubuhnya ke atas kasur lalu di jadikan guling oleh Aarin.


"Oh no .. i hate this .. let me go ..!" Berontak Maheer dalam cengkraman Aarin.


"Diam! Atau kakak sunat burung puyuh mu?!" Ancam Aarin membuat Maheer langsung membeku.


**Bersambung.


Halo-halo kakak author mau kasih tahu kalau author ounya novel baru bertemakan POLIGAMI, namun tenang saja karena gak bakal banyak bawang bombai karena seperti biasanya author bakal taburi bumbu komedi juga di dalamnya 🤭🤭.


Thor kenapa poligami? Padahal biasanya novel author jauh dengan poligami?


Jawabannya adalah author ikut event lomba berbagi cinta yang kisahnya bertemakan poligami .. author masih terlalu bodoh dalam menulis jadi dengan ikut lomba akan banyak ilmu yang bakal author dapatkan nanti dari teman-teman author lainnya dan tentunya nanti bakal nambah pengalaman dan juga teman🥰🥰🥰


Jadi mohon dukungannya ya kakak dengan cara like coment vote dan beri rating 5 di setiap karya author.


Silahkan cek profil author untuk cari novelnya**.


Judulnya Berbagi cinta : Pernikahan Toxic.

__ADS_1



Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰❤️ i


__ADS_2