
Sebagai seorang pengusaha sekelas Arya, yang tentunya diuntungkan oleh jabatan barunya di otoritas perdagangan negara juga dunia, yaitu menjadi ketua agung kehormatan asosiasi sebesar Harley Jaya, yang pasti jabatannya tidak main main buat posisinya untuk bertahan. Tentu sedikit banyaknya mempengaruhi perusahaan yang dia buat sendiri di kota itu semakin berkembang.
Dalam beberapa bulan setelah diresmikan. Permintaan pasar domestik juga dunia meningkat tajam. Terutama obat obatan herbal yang ia kembangkan sendiri. dan itu tidak sulit buat Arya untuk memenuhinya.
Keuntungan penjualan sekarang sudah mencapai milyaran dolar Amerika. Apalagi jika dikaitkan dengan jenis pil kianshi bumi level sembilan juga level perubahan. Keuntungannya jika dirupiahkan, saat ini sudah mencapai empat biliun rupiah. dan semua uang itu disimpan oleh Arya di beberapa buah bank terkemuka dunia juga negara, tanpa takut terkena pengawasan jasa otoritas keuangan, agar tertib membayar pajak penghasilan kepada negara.
Di negara ini. Nama Arya sudah sangat terkenal. Apalagi di kota tempat restorannya berada juga di sekolahnya.
Di bulan ini nama Arya sudah bertengger dalam rilis terbaru majalah kenamaan. Dia sudah ditempatkan dan menduduki peringkat lima dunia dalam hal kekayaan. Namun itu pastilah karena Arya menyembunyikan jumlah kejayaan yang sebenarnya.
Jika dijumlahkan gunungan emas, permata, berlian, safir, zamrud Rubby dan sebagainya yang ia punya. Tentu kekayaan mereka tidak ada apa apanya. Namun Arya malah cuek cuek saja. Dia lebih senang jika harta kekayaannya tidak diekspos di media massa, agar kehidupan tenang berjalan sebagaimana mestinya.
Banyak orang yang senang dengan keberhasilan Arya, karena walaupun dia sudah kaya, Arya tetap bersikap rendah hati dan gemar menolong orang yang kesusahan. Sikapnya benar benar terpuji dan dikagumi orang.
Namun dari sekian banyaknya orang yang ada di dunia juga di negara ini. Ada ribuan bahkan mungkin jutaan yang sangat membenci Arya. Apalagi saat mengenang keberhasilan Arya, terutama orang yang merasa tersaingi, karena usaha mereka tidak mendapatkan untung banyak seperti biasanya, walau dilakukan dengan cara curang.
Dari ribuan serta jutaan itu, ada beberapa diantaranya yang mencoba menggoyahkan dominasi Arya dalam masalah usaha serta ketenaran Arya. Apalagi dalam masalah harta.
Kebanyakan dari mereka ingin menipu Arya agar mengikuti rencana mereka. dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan instan dan langsung dapat banyak. Atau bahasa kerennya merampok secara terselubung, melalui program bantuan berkedok amal. Penjualan saham ke dunia. Ikut bergerak diberbagai bidang sosial, yang sekali lagi berkedok amal. Diminta untuk Ikut berpartisipasi dalam berbagai even internasional, agar lebih memperkenalkan produknya kepada dunia. dan masih banyak lagi yang mereka ajukan pada Arya.
Namun dari puluhan bahkan ratusan ragam cara yang mereka terapkan, belum ada satupun yang berhasil mereka dapatkan. karena Arya bekerja bukan berdasarkan titik buta, tapi dilandasi intuisi tinggi serta pemikiran matang.
Ditambah lagi dengan adanya pasukan mata mata tidak terlihatnya, yang setiap saat membantu Arya dalam menjalankan bisnisnya. Semakin menambah dominasi Arya tidak terbantahkan. dan pada akhirnya usaha mereka jadi sia sia.
Beberapa orang yang mencoba berbuat curang di perusahaan pun akan langsung ketahuan oleh Arya, dengan bantuan mata mata tersebut. dan itu suatu fakta yang tidak terbantahkan.
"Bandel juga orang orang ini. Sudah diberi kesempatan agar mundur dan jangan mengganggu. Masih juga nekat ingin mendapatkan kekayaan dengan cara instan?"
"Lama lama jika dibiarkan. akan membuat kepala ku pusing, dan menghambat lajunya produksi, serta akan mempengaruhi pengiriman pesanan tepat waktu."
"Ini tidak boleh dibiarkan. Mereka harus diberi pelajaran!" ucap Arya dalam hati, semenit sebelum menyudahi pelajarannya.
"Kak Arya! Hari ini ibuku sengaja datang dan memasak banyak untuk mengundang mu datang."
"Jadi hari ini ayo pulang bersamaku, karena ibuku sedang menunggu mu dirumah untuk makan siang." ucap Shinta tiba tiba mengagetkan Arya dan semuanya.
"Ada apa?" tanya seseorang.
__ADS_1
"Oh kau Manda? Aku pinjam Arya sebentar ya?" reaksinya cuek saja.
"Memang Arya itu barang, sampai harus dipinjam segala. Ada ada saja. Tidak boleh!" bantah Manda tidak terima.
"Kenapa tidak boleh? Kau takut Arya aku ambil? Tenang saja. Setelah dia makan dirumah ku, aku akan kembalikan dia" jawab Shinta.yang nama lengkapnya Meggia Shinta, pacar Teddy waktu jayanya dulu.
"Maaf Megi. Kebetulan aku sedang tidak tertarik untuk memenuhi undangan dari orang tua mu, karena aku saat ini sedang banyak pekerjaan. Mungkin lain kali saja?"tolak Arya.
"Kenapa tidak bisa? Apa itu hanya alasanmu saja?" protes Shinta tidak terima.
"Eh sudah dikasi tahu masih nyolot juga. Kalau Arya tidak mau ya jangan maksa!" protes Amanda .
"Iya nih!. Tumben tumbennya kau mau mendekati Arya, dengan alasan orang tua mu mengundangnya untuk makan siang. Memangnya siapa dia?" sambung Natasya membela Amanda.
"Aku kasi tahu ya!. Ayahku seseorang pengusaha kenamaan di Jaya kota. Kekuasaannya sangat besar, dan pergaulannya luas sekali!"
"Sekali tunjuk saja banyak orang yang manut dengannya apalagi Arya?"
"Nah berhubung dia ingin ketemu Arya. Maka sekalian saja diundang untuk makan siang. Siapa tahu Arya akan ketularan rezeki baiknya, dan akan semakin sukses seperti dia?" bantah Meggia tidak terima.
"Sekali tidak boleh ya tidak boleh!. Kebetulan pula ayah dan ibuku hari ini juga datang, khusus untuk menemui calon menantunya.Jadi mana mungkin Arya tidak datang saat kedua orang tuaku mau bersulang untuknya?"bantah Amanda pula.
"Terserah apa katamu Megi. Yang jelas aku tidak bisa memenuhi undangan orang tuamu karena banyak pekerjaan penting yang harus aku selesaikan di perusahaan. Jadi silakan kau pulang duluan, karena aku juga membawa mobil. Lagipula arah rumah ku dengan rumah mu berlawanan?" jawab Arya mencoba menenangkan
"Ah kau tak asyik sekarang!Mentang mentang sudah kaya dan punya Amanda. Pertemanan dengan ku kau abaikan!"
"Kalau dulu kau yang selalu datang.Bahkan mengemis untuk dikasihani. Sekarang..?"bantah Shinta tidak senang. Sambil bersungut sungut melangkah untuk pulang.
Tanpa ada seorang pun yang tahu, air mata Shinta jatuh berlinang, dan tidak memperdulikan tatapan keheranan dari teman satu sekolahnya. Rata rata mereka menatap Shinta penuh kejutan. "Kenapa Shinta sekarang lain?" pikir mereka.Termasuk dua orang sahabat karibnya.
"Shinta kenapa? Kok uring uringan begitu? Apa gara gara cintanya ditolak oleh Arya jadi bersikap begitu. Sungguh kasihan."tanya seorang siswa pada temannya.
"Sa bodoh ah!. Ayo kita pulang!. Perutku juga sudah lapar!" jawab temannya menyakitkan.
"Makan saja yang kau pikirkan! Giliran teman kita mendapat masalah, temannya kemana? Malah bersikap masa bodoh. Itu yang namanya teman?"protes Keenan tidak senang.
"Terserah kau sajalah! Jadi Apa mau mu sekarang? Pujuk Shinta dan menghiburnya agar dia senang. Begitu..?" balas Kintan juga tidak senang.
__ADS_1
"Tau ah! Yok kita pulang!. Besok baru kita tanyakan,kenapa Shinta menangis sedih begitu. Siapa tahu kita bisa membantunya lepas dari permasalahan?" cuek saja Keenan menyelesaikan persoalan.
***
Beberapa menit kemudian.
"Lapor tuan muda!. Pergerakan perdagangan saham PT. Angkutan Jaya, rekanan perusahaan anda mendadak turun. Hal itu kemungkinan karena pemegang saham menuntut pengembalian uang mereka dalam bentuk tunai. dan mendesak pemilik perusahaan agar segera mentransfer uangnya ke rekening mereka. Jadi apa yang harus kita lakukan tuan muda?"lapor seorang akuntan perusahaan milik Arya pada tuannya.
"Hubungkan aku pada pak Saka. Aku ingin bicara dengannya." ujar Arya.
Semenit kemudian panggilan tersebut pun sudah tersambung dengan yang diminta. Dalam sambungan telepon itu terlihat, bagaimana kondisi lawan bicaranya. Terlihat pucat dan bergetar tangannya. "Tuan muda! Gawat! Saya sudah hancur. Tidak ada harapan lagi untuk bangkit, karena seluruh pemegang saham perusahaan ku menuntut pengembalian modalnya saat ini juga?"
"Bahkan mereka membeberkannya di media sosial. portal berita dan di portal portal sosial lainnya."
"Saya sudah berusaha membendungnya. Namun respon netizen terlalu terbuka, dan menghujat tindakan saya yang menerapkan efesiensi keuangan."
"Akibatnya...?" ujar Saka mengadu pada Arya.
"Ya aku sudah tahu tentang itu. Tapi paman tenang saja. Tidak ada yang sulit jika kita mau berusaha dan mengatasi permasalahannya."
"Semua itu karena uangkan?Aku akan membayar mereka. serta mendepaknya dari perusahaan."
"Sebutan berapa modal yang mereka minta? Maka aku akan mengirimkan uangnya sekarang juga!" tanggap Arya sangat luar biasa.
"Tuan muda..?"reaksi Saka tidak percaya.
"Jangan pikirkan itu. Uang bukan segalanya. Tapi kepercayaan itu yang perlu!"
"Sekarang sebutkan saja berapa uang yang kau butuhkan. Jangan ditunda tunda lagi. Banyak rencana yang harus kita kerjakan sesudahnya!" respon Arya.
"Delapan ratus sembilan puluh enam milyar tuan muda. Ditambah dengan jaminan di bank. Jumlahnya menjadi satu triliun delapan ratus juta." lapor Saka.
"Baik! Akan aku kirimkan!"sambut Arya cukup menggembirakan.
Satu menit kemudian. Sejumlah uang sebanyak yang disebutkan barusan, sudah masuk ke rekening perusahaan. Lalu beberapa menit kemudian sudah ditranfer ke rekening tujuh pemegang saham, yang terus mendesak pengembalian uangnya dalam tiga jam.
Dengan demikian tujuh orang itu sudah bukan dewan direksi perusahaan lagi. tapi orang luar. Namun kegembiraan mereka tidak akan berlangsung lama, karena tim hacker Arya sedang bekerja membongkar kecurangan mereka saat menjadi pemegang saham. Sangat banyak kecurangan yang mereka lakukan.
__ADS_1
:Tunggu saja!" guman Arya.