
"Ah dimana aku? Tempat apa ini?" Teriak seorang wanita muda ketakutan. sambil mengedarkan pandangannya ke sekitar.
"Eh, tempat ini, indah sekali! Teduh dan nyaman. Apakah aku sedang bermimpi berada di surga?" ujarnya.
"Kamu sedang tidak bermimpi Manda. Ini nyata" jawab seseorang tiba tiba mengagetkan Amanda
"Kak Arya! Ka ka kau..?" respon perempuan yang bernama Amanda keheranan.
"Kenapa kaget begitu? Apakah aku menyerupai hantu?" tanya Arya.
"Bu bu bukan begitu!.Aku hanya kaget saja. Bagaimana tiba tiba kau muncul seperti itu. Bagaimana bisa? Macam hantu saja?" jawab Amanda.
"Nah kan? Kamu saja mengatai ku hantu.Padahal aku ini pangeran yang tampan, sampai seorang putri pak Satya tergila gila padaku?" balas Arya.
"Ihh! menyebalkan!" reaksi Manda pura pura merajuk, sambil mencubit lengan Arya.
"Sudah, sudah!. Aku hanya bercanda. Tapi apakah kau tidak ingin mendapatkan jawaban dari pertanyaan mu barusan, kenapa kau bisa berada ditempat ini?" tanya Arya memotong kesalahpahaman.
"Ya ya. Cepat katakan. Aku benar benar dibuat penasaran." jawab Amanda.
"Cerita detailnya aku kurang tahu. tapi intinya kau diculik oleh kembaran mu, yang ingin mendapatkan esensi darah perawan."
"Tunggu! tunggu! Kau bilang aku diculik. dan saudara kembaran ku? Siapa?" Tanya Amanda memotong penjelasan Arya
"Pangeran Sura Menggala. anak rampasan raja iblis denawa yang bernama Dasamuka. Dia ingin mendapatkan kekuatannya dengan cara yang tidak biasa."
"Sura Menggala? Sejak kapan aku mempunyai saudara seorang denawa, iblis pula! Apakah kamu sedang tidak bercanda?" reaksi Amanda.
"Ya itulah kenyataannya. Kau tidak lahir sendiri. Masih ada lagi anaknya yang bernama Sura Menggala. Dia diculik oleh seorang bangsa denawa, yang baru baru ini diketahui bernama Dasamuka. seorang Raja di kerajaan Ziangga." jawab Arya.
"Tujuannya?" tanya manda.
"Ya seperti yang aku katakan tadi. saudara kembaranmu itu ingin memanfaatkan esensi darah yang ada di tubuhmu itu, untuk membuka dunia misteri yang ada dibawah kerajaan naga, pimpinan raja Maladewa, saudara kakek ku itu."
"Ah pusing aku mendengarnya. Ringkaskan saja, supaya otak ku yang lagi buntu ini bisa memahaminya." respon Amanda cuek saja.
"Ah percuma bercerita panjang lebar, kalau pada akhirnya kau tidak nyambung juga." balas Arya.
"Tidak, tidak, tidak! Aku akan konsentrasi, dan mencerna apa yang akan kau utarakan nanti." reaksi Amanda.
"Baiklah! Tapi tolong jangan dipotong penjelasanku ya, agar semua menjadi jelas. dan setelah kau tahu, mau percaya atau tidak Itu terserah padamu. Yang penting aku sudah mengatakan yang sebenarnya." jawab Arya.
Maka di ceritakan lah kejadian dari awal sampai akhir apa yang terjadi pada Amanda juga pada yang lain. termasuk rencana Sura untuk menguasai tiga negara di dunia mereka, termasuk di dunia manusia beserta isinya. Sampai Arya memberitahukan pada penduduk dunia, untuk tidak keluar rumah buat sementara, sampai keadaan kembali aman.
Arya juga sudah mengumumkan pada sebagian koleganya untuk bersiap siap. Namun apa yang ditakutkan oleh Arya tidak terjadi juga, karena Arya langsung mendatangi sumbernya, atas arahan dari Baladewa leluhurnya tersebut.
Mendengar penjelasan itu, Amanda akhirnya menjadi paham. Namun ada sebagian yang ia belum begitu memahaminya, yaitu tentang kembarannya itu.
Amanda manusia, tapi kenapa Sura Menggala denawa?.Lalu apa alasan buat Dasamuka, si iblis bermuka sepuluh itu menculiknya. Apa ada dendam antara Satya dengan Dasamuka, sampai harus menculik anaknya. Apakah mereka berdua pernah bertemu sebelumnya?
"Ah aku pusing mendengarnya." teriak Amanda.
"Bukan hanya kau saja yang pusing Manda. Kanaya juga begitu" jelas Arya.
__ADS_1
"Kanaya? Apa yang terjadi dengan nya? Kenapa aku sampai tidak tahu?" reaksi Amanda.
"Ceritanya hampir sama, tapi pelakunya berbeda. Kalau tujuan Kanaya diculik karena ingin mendapatkan esensinya, agar aku..?
"Agar kenapa?" tanya Amanda penasaran.
"Ah lupakan saja!"jawab Arya enteng saja.
"Jelaskan!" desak Amanda.
"Bagaimana ini? Tak mungkin aku mengatakan yang sebenarnya tentang Kanaya pada Amanda?. Kalau aku jujur pasti akan melukainya." batin Arya.
"Kenapa diam? Apa kakak takut aku marah?"
"Tenang saja! Aku dan Kanaya temanan sudah cukup lama, walau tak begitu akrab. Cuma baru baru ini sih iya."
"Jadi katakan saja, walau itu pahit dan kemungkinan akan membuat hati kami terluka." desak Amanda.
"Yakin tak apa apa?" tanya Arya.
"Ya!" jawab Amanda.
"Baik! Aku akan mengatakannya!" tegas Arya.
Setengah jam kemudian. Amanda terlihat menangis sesenggukan, karena Arya akan meninggalkannya demi Kanaya. Walau dia tahu itu baru prediksi saja, dan masih bisa diubah. Tapi tetap saja membuat hati Amanda sedih.
Bagaimanapun, Arya adalah cinta pertamanya, dan tidak akan mudah dilupakan. Oleh karena itu sebagai manusia biasa. Amanda tetap menangis juga, karena itulah fitrah wanita.
Sekuat apapun dia, pasti akan kecewa. jika lelaki yang dicintainya. harus bersama dengan yang lain.Tidak terkecuali Amanda.
"Siapa lagi kalau bukan Govinda?" jawab Arya.
"Govinda, anak ya pak Braga itu?Beraninya dia?" reaksi Manda.
"Dia hanya orang suruhan. Biang keroknya ya tetap saja Sura, kembaran mu itu." sambung Arya.
"Lagi lagi dia! Apa sebenarnya tujuannya? Apakah ingin memiliki kami berdua? Enak saja!" respon Amanda.
"Kalau kak Arya bagaimana? Apakah bisa?" celetuk Arya.
"Ha? Kau ingin kedua duanya? Apa tidak serakah namanya?" reaksi Amanda kesal jadinya.
"Kalau terpaksa ya harus bagaimana? Dua duanya pun boleh. karena sama sama cantik. ya aku bagai mendapat anugrah yang tiada terkira?" jawab Arya cuek saja.
"Ihh kak Arya! Menyebalkan saja!"
"Awas ya, Manda laporkan ini pada papa. kalau kak Arya sudah mulai tidak bisa dipercaya." respon Amanda dibuat kesal jadinya.
"Eh jangan! jangan! Bisa mati berdiri aku? Gawat jadinya?"
"Atau begini saja. Bagaimana kalau kalian bersaing untuk mendapatkan ku melalui pertarungan? Siapa yang menang, dia yang akan mendapatkan keuntungan. Keren kan?" jawab Arya.
Bugh!
__ADS_1
"Uh!. Kenapa kau memukul ku? Apa salah ku?" tanya Arya pura pura kesakitan.
"Apa pantas laki laki diperebutkan. Memang ada sejarahnya?" respon Manda kurang senang.
"Ya adalah! Ingatkan apa yang guru sejarah kita katakan? Bukankah Dewi Shinta itu saat ingin mendapatkan jodoh harus diadakan sayembara. dan pemenangnya ya tetap Sri Rama. Apa laki laki tidak boleh begitu. Apa harus perempuan saja?" jawab Arya malah membalikkan keadaan.
"Ah, aku malas berbicara pada mu lagi. Buat kesal saja!" reaksi Amanda kesal bukan kepalang.
"Maaf sayang. Aku hanya bercanda." ujar Arya ingin meredakan kesalahpahaman.
"Huh!" respon Manda masih saja kesal .
"Ayo kita jalan jalan. Mumpung sedang ada di dunia jiwa." tangkis Arya.
"Dunia jiwa? Jadi ini dunia jiwa? Siapa yang punya?"tanya Manda penasaran.
"Siapa lagi kalau bukan pangeran Arya?" jawab Arya apa adanya.
"Tempat ini kau yang punya? Bagaimana bisa?" tanya Manda penuh selidik.
"Nantilah aku ceritakan. Sekarang mumpung masih ada di sini. kenapa tidak sekalian membuktikannya?" jawab Arya tidak asal bicara.
"Ah benar juga?. Tapi aku masih penasaran la, bagaimana sih rupa orang yang katanya kembaran mu itu, agar jika orang tuaku bertanya, aku bisa menjelaskannya." sambung Manda.
"Menurutku jangan dulu.Tunggu sampai orang tua mu sudah siap. baru kita berterus terang" jelas Arya.
"Baiklah!. Tapi apa kakak bisa menunjukkan wajah orang itu dulu pada ku. Siapa tahu kakak memfotonya tadi?" jawab Amanda.
"Memfoto sih tidak. Tapi menggambarkannya aku bisa" balas Arya.
"Benarkah? Kalau begitu lakukan. Aku penasaran dengan rupa kembaran ku itu!" respon amanda senang.
"Kau lihatlah kesana. Aku akan memperlihatkannya padamu. Tapi kau jangan terkejut, jika melihat yang sebenarnya" balas Arya.
"Oke aku sudah siap!" jawab Manda.
Tik!
Boom!
"Itu orang ya!" ucap Arya.
"Samudra!. Bagaimana bisa?" reaksi Amanda keheranan.
"Kau kenal dia?" tanya Arya.
"Ya kenallah!. Bukankah dia pernah berurusan dengan kita waktu kompetisi dulu."
"Di mananya?"
"Utusan dari SMA seberang. yang dijuluki kijang terbang itu." jawab Manda
"Kijang terbang? Tapi bagaimana bisa ya. Aneh saja!"reaksi Arya.
__ADS_1
"Itu tidak penting buat sekarang. yang penting Sura adalah dia. Berarti kita harus berhati hati. Ternyata dia disusupkan ke dunia manusia. Entah apa maksudnya?" jawab Amanda.
"Ya aku juga berpikir demikian. Kita harus menyelidikinya!" balas Arya.