Benih Bayaran Madam CEO

Benih Bayaran Madam CEO
Rasa Penasaran


__ADS_3

Mendengar teriakan di dekat tangga, membuat pelayan yang berada dan tengah bekerja tentu saja lari tunggang langgang. Manik mereka segera membulat melihat nyonya mereka bersandar di anak tangga sambil meringis memegangi perutnya.


"Nyonya!"


"Sakit! Aghhh." Yana tidak merespon apapun disekitar nya, selain perutnya yang sakit begitu mendera saat ini.


"Apa yang kalian lakukan? Cepat angkat nyonya!!" Mendengar perintah dari atasan mereka, yang lainnya segera memapah Yana ke kamarnya.


Sejak hamil, Vander meminta kamar mereka di lantai bawah. Tubuh Yana segera dibaringkan, merasakan keempukan di tubuhnya dan air di tenggorokannya Yana mulai membaik tapi masih dengan tangannya yang tak lepas dari perutnya.


"Hubungi Tuan Vander!"


"Tidak! Aku sudah baikan, jangan menghubungi Tuan." Wanita Pelayan setia itu masih belum yakin karena teringat perkataan Vander.


"Tapi....."


"Tidak apa, berikan obat biasanya. Jika tidak membaik, baru hubungi Vander."


"Baik, ini obat nya. Segeralah minum Nyonya." Yana membuka bibirnya dan memasukkan obat resep dokter itu, setelah semuanya tandas Yana merasakan perutnya membaik.


"Aku sudah baikan, aku ingin tidur. "

__ADS_1


"Nyonya yakin? Saya akan menunggu disini." Yana tidak ingin memperpanjang masalah, dia setuju saja. Bukan karena apapun, tapi matanya sudah lelah apalagi dengan otaknya yang sudah lelah memikirkan identitas Jaden.


Wanita yang telah mengabdikan dirinya hampir sepuluh tahun, melangkah mendekat ke ranjang Yana. Tampak napas Yana sudah teratur dan beberapa kali wanita itu menyentuh perut Yana, sedikit tau dirinya mengenai itu dan wajahnya terlihat lebih rileks dari sebelumnya.


"Benar sudah membaik, tapi apa gerangan yang membuat Nyonya sering begini? Ini seperti beban pikiran, apa terjadi sesuatu?"


🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟


Vander yang tengah disibukkan dengan pertemuan yang begitu merayap, bahkan untuk makan siang saja ia baru mulai.


"Ah, lega sekali setelah membaringkan tubuhku di sini. Aku lelah sekali dan tentunya lapar."


"Bawakan makanan segera, keruangan ku.!" Bahkan saking lelahnya, Vander menggunakan alat komunikasi yang terhubung di ruangannya.


"Baik pak."


"Letakkan disana."


"Maaf tuan, aku ingin mengabarkan sesuatu." Mendengar suara yang lain membuat Vander membuka matanya.


Manik Vander menangkap sosok pria yang menjadi kaki tangan nya di perusahaan. "Kabar apa?" Tanya Vander dengan tubuh yang masih malas bangun.

__ADS_1


"Ada seseorang yang ingin bertemu pak."


Mendapatkan kabar bahwa ada sosok pria yang ingin bertemu dengannya, Vander tentu saja penasaran.


"Siapa dia? Sudah janji temu?" Jujur saja tubuhnya saat ini butuh asupan makanan.


"Tidak pak, tapi beberapa hari ini ia terus menghubungi kita dan ingin bertemu dengan bapak." Lapor Dafa selaku sekretaris Vander.


Ketukan pintu kembali terdengar dan ternyata pekerja yang membawakan makanan. "Makanannya pak, maaf terlambat." Ujar pria itu menunduk setelah meletakkan makanan berkuah itu.


"Ya, kau boleh pergi." Pria itu kembali melanjutkan percakapan mereka yang belum mendapatkan kata deal.


Dafa melirik makanan yang beraroma harum mengunggah selera itu. "Pak, sebaiknya bapak makan dulu. Sepertinya bisa menunggu, Bapak bisa sakit, saya tidak tau, maafkan saya." Dafa merasa bersalah karena datang tidak diwaktu yang tepat.


"Aku jadi penasaran... Biarkan dia masuk." Vander semakin penasaran dan tidak sabar, Vander meminta pria itu untuk masuk, ada beberapa kentang goreng disana yang bisa menjadi makanan pembuka untuknya.


"Baik pak." Dafa terlihat keluar dan tak lama pintu itu kembali terbuka, terlihat pria dengan manik coklat hazelnut dengan tatapan tajam tersenyum padanya.


"Selamat siang Tuan Vander. Maaf jika aku menganggu dan mendesak." Ujarnya sambil melangkah masuk.


"Selamat siang, tuan...." Vander tidak melanjutkan ucapannya karena melihat nama serta perkenalan dari bibir pria itu yang tidak disangka oleh Vander ingin berkerja sama dengan dirinya.

__ADS_1


Bersambung.....


Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak


__ADS_2