Benih Bayaran Madam CEO

Benih Bayaran Madam CEO
Kabar


__ADS_3

Lampu yang menghiasi ruangan besar diisi oleh beberapa orang itu membuat suasana bak diskusi kelompok. Tampak Yana dan Xander yang mengiringi langkah nya menuju kedua orang tua Yana yang menatap mereka berdua.


"Selamat malam pa, ma." Jawab keduanya serempak.


"Selamat malam, langsung saja Xander.... Kalau kau ingin tangan mu untuk menggenggam tangan putriku, maka selesaikan akar masalahnya. " Tampak papa Yana duduk dengan mode serius sambil menatap kedua sosok yang bertemu lagi setelah sekian lama.


"Aku tau itu papsky dan aku juga sudah mempertimbangkannya. Aku akan segera ke Indonesia dan menyelesaikan semuanya."


"Bagus sekali, itu yang aku harapkan darimu. Aku tau kau sangat bijak dalam mengambil keputusan."


"Pa, aku juga akan ikut."


"Apa?" Tanya papa Yana yang seolah memastikan pendengarannya.


"Aku akan ikut bersama Xander pa. Kami akan pergi bersama, apapun yang terjadi dari sekarang kami akan melewatinya bersama." Yana mengatakan hal yang sudah ia pikirkan dengan baik.


Terlihat pria yang sudah mengarungi lautan asam manis kehidupan itu menatap intens putrinya.


"Kau yakin Yana?"


"Aku yakin pa."

__ADS_1


"Putriku mengambil keputusan lagi, Papa harap semoga dimudahkan." Yana melepaskan genggaman tangan mereka, dan menuju papa nya dan memeluk tubuh yang merupakan cinta pertamanya itu.


"Aku sayang papa."


"Papa lebih menyayangimu." Sambil mengelus rambut panjang putrinya, matanya bertatapan dengan manik khas itu.


Mama Yana melihat adegan dihadapannya, merasa bahagia dan berharap kebahagiaan putrinya yang tertunda akan kembali berjalan tanpa halangan lagi.


🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟


Meksipun jam sudah menunjukkan pukul tiga pagi, tapi tampaknya ada sepasang mata yang belum terpejam. Dan akhirnya ia melangkah keluar meninggalkan cahaya yang kembali ia temukan.


Pintu ia tutup dengan perlahan tanpa suara sekecil mungkin dan menuju arah kanan. Mengandalkan cahaya yang remang, tidak membuat dirinya terjatuh, seolah sudah terbiasa dengan kegelapan dari kehidupan yang menerpanya.


Sesekali matanya terpejam tapi tak lama ada suara ditengah keheningan alunan lagu kesunyiannya. "Ada yang menganggu mu? Atau kau berpikir ingin pergi sekarang?"


"Aku terbangun, dan tak bisa tidur lagi papsky. Jadi bagaimana dengan papsky sendiri? Apa tidak mendapatkan vitamin?"


"Kau mengejek ku? Aku bisa membatalkan dan menarik restu ku untuk kalian."


"Aku yakin papsky tidak akan melakukannya." Keduanya tertawa bersamaan sambut menatap langit tanpa awan.

__ADS_1


"Xander, aku merasa ikut bersalah akan apa yang menimpa mu."


"Tidak, aku mengerti, bahwa itu adalah tindakan untuk kebaikan Yana. Aku saja yang mengambil kesimpulan tanpa mengamati lebih dahulu dan juga sikap polos ku yang membuat semuanya semakin mudah. Jujur saja, aku tidak pernah membayangkan akan menerima perjodohan ini. Sejak kecil kami sangat berbeda, sikap, pola pikir dan juga pergaulan. Vander menolak perjodohan sehingga dilemparkan kepada ku, aku tidak ingin papa dan mama merasa malu akan hal ini, tentu menerimanya. Hingga aku bertemu dengan Yana, hubungan tanpa sengaja itu membuat aku merasakan perasaan berbeda. Hingga... kami saling jatuh cinta, tapi sepertinya Vander tidak terima dan melakukan kejahatan itu."


"Kau tau, saat melihat mu.... aku merasa kau tepat untuk putriku. Dan itu terbukti, segeralah bawa Yana. Beberapa tahun ini aku hanya melihat kesedihan dimatanya, tidak seperti dulu lagi, dan betapa b0dohnya aku berpikir Vander seperti mu."


Kedua pria beda generasi itu saling bicara dengan sudut pandang mereka masing-masing.


🌟🌟🌟🌟🌟🌟


Di sudut negara lain, terlihat keluarga yang terasa tak lagi sama. Bahkan, makanan yang terlihat mengunggah selera itu tidak menggoda perut siapapun.


"Aku akan melihat Vander."


"Ya, kita akan kesana."


Ditengah sarapan bagaikan paksaan itu, seorang pelayan datang dengan kabar. "Maaf tuan, nyonya. Ada tamu diluar..."


"Siapa?"


"Dia mengatakan namanya Xander dan juga ada nona Yana." Tentu saja sendok yang baru saja diangkat itu kembali jatuh.

__ADS_1


gersambung......


Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak.


__ADS_2