
Setelah mengatakan semuanya, baik Yana dan Xander saling diam menunggu reaksi keluarga Xander mereka. Tidak ada yang bicara membuat, Xander menggenggam lebih erat tangan Yana.
"Jadi artinya kau berselingkuh?"
"Ya, aku tidak menampik nya."
"Tapi takdir justru membuat kami bertemu. Dan juga Xavier hadir dan tengah kita."
"Astaga....." Mama Xander mengusap wajahnya beberapa kali setelah mendengar penjelasan Yana.
"Itu karena tekanan dari Mama, maaf Yana." Yana menggeleng cepat dan membalas sentuhan tangan mertuanya.
"Tidak, itu tidak salah Mama. Setiap orang tua menginginkan hal itu, seharusnya aku mengatakan yang sebenarnya, tapi aku juga merasa tidak menyesal karena Xavier lahir dan menjadi kebahagiaan ku."
"Ya, semuanya ada sisi baiknya. Kita harus mengambil pelajaran di setiap kejadian. Sekarang kita lanjutkan semuanya dengan lebih baik lagi." Akhirnya Vanriel berbicara dan semuanya mengangguk bersamaan.
"Kau bisa memaafkan kakak mu?" Entah mengapa pertanyaan itu timbul dan membuat Candra menghela nafasnya.
"Bisa, tapi untuk melupakan itu aku masih belum sepenuhnya. Bagaimana pun, dia adalah kakak ku, aku juga salah karena tidak bisa tegas dan juga terlalu polos. Sungguh, setiap kejadian memiliki nilai dan pelajaran untuk kita. Aku bisa memaafkan kakak." Xander langsung mendapatkan pelukan dari mama nya.
"Terimakasih nak, kau sungguh memiliki hati yang besar. Putraku memiliki hati yang besar. Maaf sayang."
"Tidak, aku sangat bahagia kembali merasakan pelukan Mama, Papa dan juga adik kecilku." Semuanya tertawa bersamaan dengan hati yang bahagia kembali bertemu.
__ADS_1
🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟
" Aku kesini juga ingin mengatakan hal yang lain, ma, pa."
"Apa berkaitan dengan kedatangan Yana bersamamu?" Xander langsung mengangguk karena ucapan Mama nya tepat sasaran.
"Papa Yana meminta ku menyelesaikan semuanya, baru setelah itu aku bisa menikah dengan Yana. Aku tidak ingin mengulur waktu lagi, aku meminta restu kalian."
"Kebahagiaan yang terhenti untukmu, akan segera kembali dilanjutkan. Tentu Papa dan Mama akan memberikan restu untuk kalian. Papa akan menghubungi papa Yana untuk hal ini."
"Ya, tapi aku ingin bertemu dengan kak Ander."
"Ya, kita akan pergi bersama kesana."
🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟
Sesuai dengan pertemuan, Yana segera menghubungi kedua orang tuanya dan mengabarkan yang terjadi. Tampak Yana berbincang dengan senang kepada kedua orang tuanya, tak lupa Xavier ikut nimbrung membuat suasana semakin ceria.
"Mami, apa mami sudah makan?"
"Ya sayang, mami sudah makan. Bagaimana dengan putra tampan mami ini?"
"Baru saja, kakek membelikan ku burger dan pasta. Sangat lezat!"
__ADS_1
"Jangan lupa buahnya sayang."
"Ya mami, apa Daddy disana?" Yana tampak melihat sekitar dan langsung menjawab tapi sebuah suara mengagetkan nya.
"Daddy disini sayang!" Tentu saja Xavier semakin sumringah melihat wajah Daddy nya.
"Daddy!"
"Putraku yang tampan, Daddy sangat merindukanmu."
"Aku juga, apa aku sudah bisa kesana? Aku ingin bertemu dengannya kakek nenek ku yang lain."
"Tentu sayang, Daddy dan mami akan segera menjemput mu, juga kakek nenek kesini."
"Hore!" Xavier tampak meninggalkan kamera dan berlari seperti selebrasi yang membuat semuanya tertawa kecil.
Sekarang kamera diambil alih oleh papa Yana. "Jadi.... Bagaimana?"
"Papsky jangan khawatir, dalam minggu ini, Yana akan papsky serahkan padaku."
Bersambung......
Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak.
__ADS_1