Berandalan Vs Gadis Berhijab

Berandalan Vs Gadis Berhijab
Kado Terindah, Dihari Kemerdekaan (Tamat)


__ADS_3

Ruangan bersalin tampak terlihat sangat bahagia dengan kelahiran generasi penerus dari pasangan Qara dan Jati.


"Selamat yah Mbak Qara dan Mas Jati, bayinya laki-laki, tampan sama seperti Mas Jati." Dokter meletakan bayi yang masih merah di dada Qara. Jati pun bertubi-tubi menghujam Qara dan buah hatinya dengan ciuman, entah berapa kali laki-laki itu mengucapkan selamat untu Qara yang baru saja memberikan kado terindahnya.


"Ini hadiah hari Jadi A Jati yang ke dua puluh tiga, sekaligus kado untuk tanah air tercinta yang ke enam puluh delapan. Semoga dengan lahirnya putra kita, bisa berguna untuk tanah air kita tercinta nantinya," ucap Qara yang langsung membuat Jati menangis haru karena laki-laki itu justru lupa kalau hari ini adalah hari ulang tahunnya.


"Terima kasih sayang, ini adalah kado terindah yang pernah aku terima. Terima kasih, dan semoga kamu selalu sehat dan juga selalu bisa menemani aku sampai kakek nenek nantinya."


"Amin."


Kembali Jati mencium Qara dengan mesra, rasanya harinya sangat bahagia sejak ia mengenal wanita cantik itu.


Setelah saling mendokan kini Jati pun mengumandangkan adzan di telinga kanan bayi laki-lakinya, dan dilanjutkan iqomah di telinga kirinya.


Adzan :


Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (2x).


Asyhadu allaa illaaha illallaah (2x)


Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah (2x)


Hayya 'alashshalaah (2x)


Hayya 'alalfalaah (2x)


Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)


Laa ilaaha illallaah (1x)

__ADS_1


Artinya:


Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. Aku bersaksi bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah. Marilah mendirikan salat. Marilah menuju kepada kejayaan. Allah Maha. Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah.


Iqamah: Allaahu Akbar, Allaahu Akbar


Asyhadu allaa illaaha illallaah


Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah


Hayya 'alashshalaah


Hayya 'alalfalaah


Qad qaamatish-shalaah, Qad qaamatish-shalaah


Allaahu Akbar, Allaahu Akbar


Laa ilaaha illallaah


Kebahagiaan pun terasa sempurna di tengah-tengah keluarga kecil itu ketika anggota keluarganya satu persatu datang untuk mengucapkan selamat pada Qara dan juga Jati. Tidak ketinggalan Thomy pun datang dengan Noah, dan Iren datang dengan Nara. Serta tidak ketinggalan tentu Abah datang juga bersama dengan Diki dan juga Deva, mereka benar-benar menyambut bayi tampan yang lahir di hari ulang tahu kemerdekaan Indonesia.


"Selamat yah Sayang, semoga anak kamu nantinya menjadi anak yang sholeh dan berguna bagi nusa dan bangsa, serta patuh pada ke dua orang tuanya. Sayang pada kita semua." Iren adalah orang pertama yang mengucapkan selamat, dan dilanjutkan dengan yang lainnya.


"Selamat buat kalian yah, yang bangga dari pangeran yang baru lahir dan berharap masa depan yang terbaik untuknya, dan untuk ke dua orang tuanya." Thomy adalah orang kedua mengucapkan selamat untuk pasangan yang tengah berbahagia.


. "Selamat atas anggota baru keluarga Abang adan Kak Qara. Berkah dan harapan baik untuk kalian semua. Dapatkan kesehatan, kebahagiaan, dan kemakmuran yang baik sekarang dan di tahun-tahun mendatang." Nara.


"Selamat ya buat Abang dan Kak Qara sudah diberikan amanah oleh Allah untuk memiliki anak. Semoga kelak anak kalian selalu diberkahi dan diberikan rezeki yang banyak oleh-Nya dan bisa menjadi amal jariyah yang paling baik serta berkah untuk kedua orang tuanya." Noah.

__ADS_1


"Semoga Allah menjadikannya anak kalian menjadi anak yang diberkahi atasmu dan atas umat Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam." Abah.


"Kelahiran adalah nikmat Tuhan yang patut disyukuri. Setiap bayi yang dilahirkan ke dunia, sudah membawa rezekinya masing-masing. Selamat atas kelahiran anak pertama A Jati dan Teh Qara. Semoga menjadi keluarga yang sakinah dan bahagia dunia akhirat." Diki.


"Selamat atas kelahiran anak pertama A Jati dan Teh Qara. Semoga Tuhan memberkahi dengan kelahiran ponakan kita, diberikan rezeki yang luas, dan A Jati dan Teh Qara bisa mendapatkan bakti dari si tampan." Deva


"Ngomong-ngomong cucu Abah namanya siapa?" tanya Abah, dan yang lain baru sadar kalau dari tadi belum tahu nama dari cucu pertama di keluarga Thomy dan juga Abah.


"Namanya,  Jaqa Asyraf Rayansyah," jawab Jati dengan yakin.


"Waw, nama yang keren Jaqa, apa itu gabungan dari nama Abang dan Kak Qara?" tanya Nara.


"Iya dong keren kan? Dan Rayansyah adalah menyambut hari kemerdekaan Indonesia raya."


"Asli keren, nama panggilannya siapa?" tanya Diki. Laki-laki itu langsung mengacungkan dua jari jempol.


"Jaqa aja biar lebih keren."


"Hai, Jaqa selamat datang di dunia ini semoga kamu menjadi anak yang hebat."


Doa-doa kebaikan pun terucap dari kerluarga besar Jati, tentunya termasuk Thomy yang saat ini sudah menerima Qara menjadi menantunya. Memang Thomy dan Iren sudah sepakat mereka akan berdamai, tetapi mereka memilih tidak rujuk, dengan alasan ingin tenang, dan introspeksi diri. Apalagi Iren yang selama ini benar-benar cukup tertekan dengan menjadi istri dari Thomy dan kali ini mereka ingin kumpul dengan anak-anak dengan damai, tanpa dedam. Semuanya sudah berlalu dan mengajarkan mereka arti keluarga dan kesabaran.


Keluarga mereka pun saat ini sudah sangat bahagia dengan kelahiran Jaqa. Jaqa adalah bukti cinta, serta membawa kedamaian untuk keluarga bahagia itu. Dengan lahirnya Jaqa di hari Kemerdekaan, tentu menambah kebahagiaan untuk keluarga mereka, dan tentunya dengan harapan yang tinggi, kelak Jaqa menjadi anak yang bisa membanggakan kelurga dan tanah air tercinta.


Selamat Hari Kemerdekaan dan semoga kita semua memaknai hari kemerdekaan Indonesia dengan hal yang positif.


(Tamat)


...****************...

__ADS_1


Yang sudah membaca kisah Jati dan Qara Othor ucapkan terima kasih. Yuk sekarang mampir ke novel besties Othor di jamin bikin baper.



__ADS_2