Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2

Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2
Rahasia kecil keluar Charlos.


__ADS_3

***


Episode 120 : Rahasia kecil keluar Charlos.


***


Masih flashback kejadian 20 tahun lalu,


Beberapa saat setelah Nadine memejamkan matanya, beberapa orang datang ke tempat dimana Adam dan keluarganya di ikat.


Baron yang saat itu datang langsung hendak melenyapkan Adam dan keluarganya sudah membawa pistol di tangannya.


"Sial sekali ya, ku dengar kau sangat hebat dalam tim mu, kasihan sekali kau harus mengalami ini! harusnya kau mengambil uang itu saja kan masalah beres, kau tidak perlu kehilangan istrimu yang cantik dan anak mu yang imut!" Baron berbicara dengan remeh.


Walau Adam adalah orang hebat tetapi musuhnya terlalu kuat untuk ia tangani sendiri, Adam tidak akan pernah menduga jika pimpinan nya yang memerintah mereka menyelidiki para penjahat ini malah adalah salah satu yang bekerjasama dengannya.


Ternyata rencana penyelidikan itu hanyalah sebuah trik untuk menutupi kebusukannya dari atasannya lagi.


"Tutup mulut mu! sialan, kau boleh membunuh aku! tapi lepaskan anak-anak itu!" teriak Adam dengan tatapan mata yang sangat tajam, membuat Baron ingin merekrut nya jadi anggotanya saja, karena merasa tertarik dengan keberanian Adam ini.


"Akan aku lepaskan keduanya Tetapi jadilah anggota ku!" Baron memberikan penawaran sembari meletakkan pistol di dahi.


Yang artinya jika tidak diterima maka akan mati.


"Heh! kau kira aku bodoh!? aku sudah kehilangan istriku! tidak ada alasan untuk ku bertahan lagi, dan kau ingin aku bergabung dengan organisasi terkutuk mu? mimpi kau sialan!" teriak Adam begitu berani, matanya yang tajam dan berbinar.

__ADS_1


Sayang sekali harus membunuh nya, gumam Baron merasa sayang sekali harus melenyapkan orang hebat seperti Adam.


"Keras kepala! Baiklah aku akan membunuh kedua anak itu!" ucap Baron santai, seolah nyawa orang hidup tak penting baginya.


"Heh! kau tidak bisa membunuh keduanya, mereka anak keluarga Charlos, jika kau berani menyentuh bahkan ujung jarinya saja maka kau tahu hidup mu akan mati bahkan kau tidak akan memiliki keturunan!"


Mendengar nama Charlos membuat Baron gemetaran, keluarga Charlos memang sangat terkenal, bukan hanya karena kekayaan tetapi juga betapa bringas nya dulu kakek Aron dan juga ayah Aron.


Jadi sebenarnya kegilaan Aron turun dari kakek dan ayahnya.


Baron langsung menyuruh anak buahnya mendekat, "Periksa apakah perkataan nya benar! jika keduanya sungguh anak keluarga Charlos maka matilah kita semua!" bisiknya pada anak buahnya.


Tetapi karena pada tahun itu belum secanggih sekarang, mendapatkan informasi tidaklah mudah, butuh berhari-hari untuk mendapatkan informasi yang mereka inginkan.


Oleh karena ucapan Adam, setidaknya putrinya dan Aron akan selamat sementara waktu, Aron yang mendengar itu melihat kearah Paman Adam dengan sangat ketakutan.


Tidak bisa melakukan apapun lagi, Adam telah ditipu oleh pimpinannya sendiri, Aron yang masih 13 tahun hanya bisa mengangguk dan menahan teriakannya.


Dia memejamkan matanya saat satu tembakan menembus kepala Adam, saat itu tatapan Adam hanya tertuju kepada istrinya yang sangat ia cintai.


Untuk pertama kalinya Adam merasa menyesal menjadi agen rahasia, untuk pertama kalinya dia merasa menyesal menggapai mimpinya.


Mereka adalah korban dari para pihak dan oknum yang melakukan banyak dosa, membunuh sesama hanya untuk uang dan kemegahan duniawi.


Pada akhirnya semuanya hanya lah masalah uang, nyawa orang baik seperti Adam dan Ayu melayang begitu saja demi ketamakan para monster yang menganggap diri mereka manusia.

__ADS_1


Setelah menembak Adam, Baron melangkah kearah Aron dan Nadine, dia melihat anak perempuan yang tertidur di pundak Aron.


"Hey, benarkah kau anak keluarga Charlos?" tanya Baron dengan gaya preman nya itu.


Aron yang sebenarnya ketakutan sekali menelan salivanya, tetapi kakeknya sudah terbiasa membuat nya dalam bahaya seperti ini, karena sebenarnya kenapa keluarga Aron sangat ditakuti adalah sebenarnya keluarga Charlos memiliki sedikit rahasia turun temurun yang sekarang tidak pernah dibahas.


Kakek Aron adalah seorang ketua mafia yang mengambil pekerjaan paruh waktu sebagai pengusaha.


Jadi sebenarnya Aron sudah mendapatkan pelatihan keras dari sang kakek, walau sekarang Adam dan ayahnya tidak meneruskan perkumpulan mafia itu atas saran sang kakek, para anggotanya masih setia secara turun temurun melayani keluarga Aron.


Karena itulah kenapa Aron memiliki banyak anak buah, sebenarnya itu turunan dari anak buah kakeknya.


Kakeknya berpesan jika jaman sudah berubah, jaman mafia tidak akan lagi menjadi jalan yang benar di kemudian hari, karena itulah fokus saja menjalani bisnis keluarga dan menghapus perkumpulan mafia nya setelah ia wafat.


Akan tetapi banyak anggota mafia kakeknya tetap melayani keluarga Charlos karena kebaikan dan kedermawanan keluarga itu.


Jadi kehebatan Aron bertarung sebenarnya sudah ia dapatkan sejak dulu, dari kakeknya yang terus menghajarnya.


"Iya benar, aku Aron Charlos dan dia adikku, Nadine Charlos!" seru Aron tegas dan tegar.


Matanya saja membuat Baron sedikit gugup, kengerian keluarga Charlos tidak bisa membuat nya tidak takut.


"Kau, amankan keduanya sampai kebenaran informasi dikirimkan, dan kedua orang ini letakkan di tempat lokasi mobil tadi malam, pimpinan nya yang mengkhianati nya akan membereskan nya!" perintah Baron pada anak buahnya.


Membagi tugas, beberapa mengurus mayat Adam dan Ayu dan satu orang menjaga anak kecil yang katanya anak keluarga Charlos.

__ADS_1


***


__ADS_2